News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Perundungan di Buton, Murid Kelas 1 SD Dipaksa Minum Air Kencing Seniornya

Seorang murid kelas 1 SD di Kecamatan Pasarwajo, Buton, mengalami perundungan oleh empat kakak kelasnya. Korban dipaksa minum air kencing dari kakak kelasnya.
Senin, 2 Oktober 2023 - 14:52 WIB
Seorang murid kelas 1 SD di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mengalami Perundungan oleh 4 kakak kelasnya.
Sumber :
  • Jamil Azali/tvOne

Buton, tvOnenews.com - Seorang murid kelas 1 SD di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mengalami perundungan oleh 4 kakak kelasnya.

Korban dipaksa minum air kencing dari kakak kelasnya dan diancam akan dipukuli jika tidak menurut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa perundungan ini terjadi pada hari Rabu (27/9/2023), menurut Fransiska Leda (29), saat itu anaknya berinisial PR yang masih duduk di kelas 1 SD tengah bermain bersama teman sebayanya tak jauh dari rumah mereka.

Namun tiba-tiba empat bocah yang lebih tua menghampiri korban sambil minum es yang dibungkus plastik. Setelah minumannya habis, kemudian dua pelaku mengisi kantung bekas es dengan air kencing mereka.



"Waktu itu dia bermain sama temannya, datang pelaku mereka habis minum es pipet, dua orang kencing isi di kantung es tadi, baru dia suruh temannya anaku minum tapi dia langsung lari, tinggal anaku yang disuruh minum. Tapi anaku tidak mau, dia dipaksa diancam kalau tidak minum dia dipukul, akhirnya anaku dia minum sedikit langsung muntah habis itu mereka tertawa," ungkap Fransiska ditemui di rumahnya di Kecamatan Pasarwajo (2/10/2023).

Kejadian ini sempat disaksikan salah satu keluarga korban dan langsung melaporkannya ke ibu korban.

Mendengar hal tersebut, ibu korban langsung mendatangi rumah salah satu pelaku hingga sempat terjadi adu mulut karena menurut ibu korban, salah satu ibu pelaku tidak terima anaknya disalahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara orang tua tiga pelaku lainnya sudah mengakui kesalahan anaknya dan meminta maaf kepada keluarga korban.

"Anakmu itu yang salah bukan anakku" kata Fransiska menirukan ucapakan salah satu ibu pelaku yang masih tetangganya sendiri.

Hal ini sangat disayangkan keluarga korban, terlebih lagi korban saat ini enggan ke sekolah karena malu dan takut dibuli oleh teman-teman sekolahnya.

"Sejak hari itu anak saya ini tidak berani lagi ke sekolah dia takut diolok-olok sama teman sekolahnya," keluhnya.

Menurut bibi korban, Ayu, kasus perundungan ini telah dilaporkan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Buton dan kepala desa setempat.

"Rencananya akan diadakan pertemuan antara keluarga korban dan pelaku di kantor desa yang didampingi UPTD PPA Buton untuk mencari penyelesaian kasus perundungan ini, " tutur Ayu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percepat Penyaluran Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga

Percepat Penyaluran Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga

Mendagri Tito Karnavian dalam Rakor meminta Pemda NTT mempercepat realisasi bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
Sassuolo Inkonsisten di Awal Musim, Media Italia Berharap Jay Idzes Cepat Comeback Usai cedera Panjang di Laga Vs Juventus

Sassuolo Inkonsisten di Awal Musim, Media Italia Berharap Jay Idzes Cepat Comeback Usai cedera Panjang di Laga Vs Juventus

Bukan karena penampilannya yang buruk, kondisi Jay Idzes yang baru saja pulih dari cedera memaksanya untuk melewatkan pramusim bersama Sassuolo. 
Jauh Sebelum Satu Tim, Bintang Hyundai Hillstate Ini Diam-diam Pantau Megawati Hangestri, Akui Punya Serangan Mematikan

Jauh Sebelum Satu Tim, Bintang Hyundai Hillstate Ini Diam-diam Pantau Megawati Hangestri, Akui Punya Serangan Mematikan

Jauh sebelum benar-benar berada dalam satu tim, bintang Hyundai Hillstate ini ternyata sudah memberikan perhatian khusus terhadap permainan Megawati Hangestri.
Pemerintah Tindak Lanjuti RUU Satu Data Indonesia, Wujudkan Data Terpadu untuk Semua

Pemerintah Tindak Lanjuti RUU Satu Data Indonesia, Wujudkan Data Terpadu untuk Semua

Mendagri menegaskan, penerapan SDI bertujuan memastikan setiap warga negara terdata, terlayani, dan terlindungi secara proporsional dalam kebijakan publik.
Ramalan Keuangan Zodiak 9 September 2026, Ada 3 Zodiak Diprediksi Cuan

Ramalan Keuangan Zodiak 9 September 2026, Ada 3 Zodiak Diprediksi Cuan

Ramalan keuangan zodiak 9 September 2026 mengungkap peluang finansial 12 zodiak. Ada 3 zodiak yang diprediksi paling beruntung dan berpeluang cuan.
Pesan Shin Tae-yong untuk The Jakmania Jelang Hadapi Persib: Jangan Ada Kericuhan! 

Pesan Shin Tae-yong untuk The Jakmania Jelang Hadapi Persib: Jangan Ada Kericuhan! 

Persija Jakarta dijadwalkan akan melakoni laga panas menghadapi sang rival Persib Bandung dalam pekan kedua Super League 2026-2027.

Trending

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT