News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkah Musim Kemarau, Petani Jeruk Siam di Buton Meraup Untung Hingga Ratusan Juta

Kemarau panjang membawa berkah tersendiri untuk petani jeruk siam di Buton, pasalnya tahun ini menjadi panen dengan keuntungan terbesar selama ini.
Rabu, 11 Oktober 2023 - 08:41 WIB
Jeruk Siam yang tumbuh subur ditengah musim kemarau panjang di Buton
Sumber :
  • Jamil Azali

Buton, tvOnenews.com - Di tengah bencana kekeringan yang melanda di hampir seluruh wilayah di indonesia, petani jeruk siam di Desa Lasembangi, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, justru meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. Bagaiman tidak, panen jeruk tahun ini meningkat hingga 60 persen.

Sudah dua bulan ini puluhan petani jeruk siam di desa lasembangi, mulai memanen jeruk. Panen kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana masa panen tahun ini durasinya lebih panjang jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berlangsung paling lama dua pekan masa panen. Bahkan hingga kini masa panen yang sudah berlangsung selama dua bulan belum juga berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam masa panen dua bulan ini saja, setiap petani jeruk sudah menghasilkan 10 hingga 16 ton jeruk tergantung dari luas kebun dan jumlah tanaman jeruknya, para petanipun dapat meraup untung  hingga ratusan juta rupiah dari hasil penjualan jeruknya.

Seperti yang diungkapkan Sigit Handoyo, salah satu petani jeruk siam di Desa Lasembangi, sejak mulai menjadi petani jeruk siam 10 tahun lalu, baru panen tahun ini yang menurutnya sangat menguntungkan, hasil panen mengalami peningkatan hingga lebih dari 60 persen.

"Saya sudah 10 tahun jadi petani jeruk siam, namun baru tahun ini hasil panennya sangat meningkat, boleh dibilang lebih 60 persen, hasil panen saya kemarin itu yang tercatat 16 ton itu saya dapat Rp 180 Juta Rupiah, itu  hanya dari hasil panen yang sudah ada pemesannya, belum dari pembeli yang datang langsung ke kebun itu lumayan banyak juga, " ungkap Sigit, saat ditemui di lahan jeruknya di Desa Lasembangi, Senin (9/10/2023).

Kata Sigit, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya hasil panen tahun ini. Selain karena dampak dari musim kemarau, salah satunya juga dengan melakukan inovasi dalam proses pemupukan, sehingga meskipun di musim kemarau, tanaman jeruk tetap tumbuh subur.

Petani Jeruk Siam di Buton Meraup Untung Hingga Ratusan Juta ditengah musim kemarau panjang.
"Jadi dosis pupuknya kita tambah sehingga mempengaruhi daya tahan tanaman jeruk, selain itu juga yang terpenting kita sebagai petani ini harus lebih aktif, lebih ulet lagi agar mendapatkan hasil yang memuaskan, " terangnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Lasembangi, Sabaparta, dari data yang ada, terdapat lahan seluas hampir 50 hektar yang ditanami tanaman jeruk Siam oleh puluhan petani termasuk petani pemula. Diakuinya panen tahun ini bisa dibilang panen besar karena peningkatan hasil panen yang sangat menguntungkan para petani. Diperkirakan hasil panen dari seluruh lahan tanaman jeruk di Desa Lasembangi bisa mencapai 100 Ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peningkatan hasil panen tahun ini selain dipicu dari dampak musim kemarau juga disebabkan peningkatan SDM petani yang tidak lepas dari edukasi ketua Gapoktan dan kelompok-kelompok petani profesional berkaitan dengan penggunaan pupuk, " terang Sabaparta.

Hingga kini ini luas lahan tanaman jeruk siam di Desa Lasembangi mendekati 50 hektar dan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah petani pemula. Para petani memprediksi masa panen akan berakhir hingga awal Desember nanti. (jai/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Dedi Mulyadi Kagum Pada Mak Acih, Menjanda Sejak Muda Berharap Bertemu Mendiang Suami di Surga

Dedi Mulyadi Kagum Pada Mak Acih, Menjanda Sejak Muda Berharap Bertemu Mendiang Suami di Surga

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merasa kagum dengan seorang ibu paruh baya bernama Mak Acih yang menjanda selama 36 tahun setelah suaminya meninggal
Prediksi BMKG Soal Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Hingga Siang

Prediksi BMKG Soal Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Hingga Siang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Selasa (5/5). 
Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Milangkala Tatar Sunda atau hari jadi provinsi akan digelar di Garut, hari ini, Selasa (5/5) malam dimeriahkan pasukan berkuda
Di Balik Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif Curiga Ada Pengalihan Isu

Di Balik Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif Curiga Ada Pengalihan Isu

​​​​​​​Di balik pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif curiga ada dugaan pengalihan isu dari konflik hukum yang tengah memanas.
Dedi Mulyadi Langsung Rangkul Pemilik Toko yang Dibakar saat May Day, 3 Bantuan ini Langsung Diberikan

Dedi Mulyadi Langsung Rangkul Pemilik Toko yang Dibakar saat May Day, 3 Bantuan ini Langsung Diberikan

Dedi Mulyadi merangkul pemilik Kios atau Toko yang dibakar masa saat memperingati hari buruh atau May Day, dan beri bantuan ini

Trending

Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikalahkan Pramono Anung. dr Myta Aprilia Azmy, dokter yang meninggal saat internship alami sesak nafas sebelum meninggal.
Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Bukan sekadar spekulasi belaka, pengamat sepak bola sebut kapten Persija Jakarta Rizky Ridho hampir merapat ke klub Eropa yang dimiliki pengusaha Indonesia.
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Respons Istri dr Richard Lee soal kabar sertifikat Mualaf dicabut. Tanggapan Ahmad Dhani saat akun Instagramnya hilang buntut tudingan terhadap Maia Estianty
Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di hadapan Deid Mulyadi (KDM), pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung ungkap detik-detik sebelum kiosnya hangus terbakar.
Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Status mualaf dr Richard Lee hingga kini masih menjadi polemik. Kini sertifikat Mualaf milik dokter kecantikan itu telah resmi dicabut oleh Hanny Kristianto.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT