News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pemuda di Makassar Nekat Tikam Pacar PSK, Ini Alasannya

Pelaku merasa ditipu oleh korban AF dan pacar korban MR yang merupakan PSK, karena sebelum berhubungan badan dengan transaksi melalui aplikasi michat tersebut, pacar korban kabur dan membawa uang milik pelaku
Rabu, 10 Januari 2024 - 11:00 WIB
Pelaku Permana yang tikam pacar seorang PSK di Makassar
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Permana (23) pelaku pembunuhan dengan menikam korban AF (25), pacar dari wanita MR yang ia kenal melalui michat, karena membawa kabur uang pelaku ketika berada di dalam kamar saat hendak berhubungan badan, Selasa (9/1/2024).

"Jadi motifnya, pelaku merasa ditipu oleh korban AF dan pacar korban MR, karena sebelum berhubungan badan dengan transaksi melalui aplikasi michat tersebut, pacar korban kabur dan membawa uang milik pelaku, sehingga pelaku sakit hati dan menikam korban hingga tewas," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya pelaku Permana (23) ini adalah warga Bukkang Mata, Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya, kota makassar yang juga sebagai tukang bengkel memesan wanita pekerja seks komersial (PSK) di aplikasi michat.

Setelah menemukan wanita MR yang tak lain adalah pacar dari korban, pelaku pun sudah deal dengan MR di michat dengan harga Rp 200 ribu satu kali berhubungan.

Wanita MR pun bertemu pelaku di kosannya MR untuk melakukan hubungan badan, namun sebelum melakukannya, wanita MR meminta pelaku untuk mencuci badan, namun Wanita MR pun kabur dengan mengambil yang pelaku saat pelaku membersihkan badannya.

"Pelaku kemudian keluar dari kamar dan mencari MR, Hanya menemukan korban yang merupakan pacar dari wanita MR tersebut, hingga terjadi pertengkaran keduanya," ungkap Ngajib.
 
Saat itu korban bertanya kepada pelaku dengan bahasa Makassar, korban bilang apa kau bikin di sini kosnya pacarku, pelaku pun hanya mencari wanita MR tersebut, dan menjelaskan kejadian kepada korban.

Lantaran pelaku melihat ada badik di kamar kos wanita MR tersebut, pelaku dan korban terlubat perkelahian, hingga pelaku mengambil badik dan menikam hingga korban tewas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pun berhasil di tangkap oleh Polsek Biringkanaya Makassar tidak lama berselang setelah korban tewas ditikam oleh pelaku.

Akibat perbuatannya pelaku ditahan di Polsek Biringkanaya Makassar, dengan dijerat pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (mnr/frd)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

Sebanyak 178.897 tiket kereta api jarak jauh tercatat telah terjual selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026 keberangkatan dari Jakarta.
Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT