News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dihantui Rasa Takut, Oknum Guru Pelaku Pedofilia di Buton Selatan Menyerahkan Diri ke Polisi

Merasa khawatir dengan kondisi keselamatan usai tindakan pedofilianya terbongkar, oknum guru pelaku pedofilia terhadap muridnya menyerahkan diri ke polisi.
Rabu, 31 Januari 2024 - 23:51 WIB
Oknum guru pelaku pedofilia di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara menyerahkan diri ke polisi, Rabu (31/1/2024)
Sumber :
  • jamil azali

Buton Selatan, tvOnenews.com - Dihantui rasa takut akan sanksi sosial akibat perbuatan asusila, oknum guru pelaku pencabulan terhadap 17 siswa SMP di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, menyerahkan diri ke kantor polisi. Pelaku mengaku bersalah dan siap diproses hukum.

"Pelaku yang sebelumnya dilaporkan para korban, saat ini sudah menyerahkan diri ke Polsek, dengan viralnya kasus tersebut pelaku merasa frustrasi dan untuk keamanan dirinya," terang Kapolsek Sampolawa, Iptu Herman Mota, Rabu (31/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku berinisial RM langsung menjalani pemeriksaan penyidik Unit Reskrim Polsek Sampolawa, usai menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Tindakan pelaku menyerahkan diri ke polisi bukan tanpa sebab, sejak perbuatan mesumnya tercium dan menjadi perbincangan luas, pelaku kerap dihantui rasa gelisah dan khawatir akan keselamatannya.

Saat pemeriksaan awal, lanjut Herman, pelaku mengaku perbuatan pencabulan yang dilakukan terhadap belasan anak didiknya terjadi karena sebuah penyakit seperti gangguan emosi seksual yang tidak normal. Pelaku tidak dapat menahan dorongan hasratnya terhadap anak-anak.

"Untuk saat ini motifnya adalah pelaku mengaku mengalami sakit yang tidak biasa sejak masa kuliah sering muncul sehingga korbannya anak muridnya sendiri, " ungkapnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, pelaku juga mengaku pemberian berupa uang dan handpone kepada sejumlah korban bukan sebuah iming-iming namun karena adanya rasa sayang terhadap para korbannya.

Sementara dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Buton Selatan terhadap para korban, ditemukan adanya trauma yang dirasakan para korban, khususnya yang mengalami pelecehan kategori berat.

"Asesmen Awal sudah dilakukan kepada 5 orang anak, 2 diantaranya mengalami pelecehan seksual Kategori Berat. Untuk mengetahui apakah kondisi trauma ini termasuk kondisi mengkhawatirkan, kami akan breafing dulu bersama tim psikologis klinis," ungkap Kepala UPTD PPA Buton Selatan, Wa Ode Siti Sahara.

Terungkapnya kasus pedofilia ini bermula saat salah satu korban yang merasa sudah tak tahan dengan ulah oknum guru tersebut menceritakan tindakan tak senonoh yang dialaminya kepada salah satu guru di sekolahnya yang kemudian dilaporkan ke kepala sekolah hingga korban yang didampingi petugas UPTD PPA melapor ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini pelaku yang sudah beristri dan memiliki dua orang anak ini harus menanggung akibatnya, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam dan akan segera menetapkan status tersangka terhadap pelaku. 

(jai/asm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT