News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjelang Berbuka Puasa, Puluhan Rumah di Palangkaraya Ludes Terbakar

Puluhan rumah warga yang berada di kawasan padat penduduk ludes terbakar. Bangunan rumah warga dari material kayu dan angin kencang membuat api cepat membesar.
Minggu, 7 April 2024 - 23:51 WIB
Warga berupaya padamkan api yang membakar puluhan rumah yang terletak di kawasan padat penduduk ludes dilalap si jago merah.
Sumber :
  • Didi Syahwani

Palangkaraya, tvOnenews.com - Sesaat menjelang waktu buka puasa, puluhan rumah di Komplek Puntun, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ludes dilalap si jago merah Minggu (7/4/2024) malam.

Peristiwa kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk ini sontak membuat geger warga, lantaran kobaran api sangat cepat membesar, bahkan sempat terdengar beberapa kali suara ledakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi bangunan rumah yang rata-rata terbuat dari kayu dan jarak antar bangunan yang sangat rapat, membuat kobaran api dengan cepat menjalar dan melahap puluhan rumah warga lainnya.

Dugaan sementara berdasarkan informasi warga sekitar, sumber api berasal dari sebuah bangunan barak kontrakan yang tak berpenghuni.

"Kata dari anak-anak sini tadi, api berasal dari sekitar tempat orang yang jual kayu, karena rumah warga disini semuanya terbuat dari kayu, rumah panggung, api sangat cepat merembet, untuk jumlah rumah yang terbakar belum diketahui, yang jelas ada tiga Gang yang kena, mulai dari Gang Sayur, Gang Giat, sama Gang Karyawan," kata Amin, warga setempat.

Sementara salah satu korban yang rumahnya turut terbakar bernama Utuh juga mengungkapkan, ia tidak tahu asal api darimana, karena saat berbuka puasa ia mendengar teriakan anak-anak bahwa ada kobaran api.

"Untuk asal api dari mana, saya tidak mengetahui, apakah dari kompor atau yang lainnya, cuma saat berbuka puasa saya mendengar teriakan ada api di barak haji hadri, kemudian langsung menyelamatkan diri, untuk jumlah rumah yang terbakar belum diketahui, karena rumah saya ada unit yang ikut terbakar," kata Utuh.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, informasi kebakaran ini diterima sekitar Pukul 17.30 Wib sesaat setelah berbuka puasa.

Upaya pemadaman pun langsung dilakukan dengan mengerahkan seluruh personel baik dari Damkar Kota Palangka Raya, BPBD, TNI-Polri hingga tim relawan pemadam kebakaran.

Sulitnya akses jalan untuk menuju titik api di kawasan pemukiman padat penduduk ini, sempat membuat petugas kesulitan untuk melakukan pemadaman, sehingga petugas harus menggunakan mesin portabel untuk menjinakkan api.

Sucipto juga menyebut, saat proses pemadaman, satu orang petugas pemadam mengalami luka akibat terkena paku dan langsung mendapat perawatan di klinik kesehatan terdekat.

"Kita menerima informasi kebakaran dari warga di Gang Sayur ini sekitar setelah lima menit berbuka puasa, bahwa ada anak-anak yang berteriak kebakaran, dikira awalnya cuma bercanda, ternyata benar bahwa ada kebakaran, jadi menurut keterangan warga disini tadi api berasal dari bangunan barak kosong, untuk penyebabnya kita nanti serahkan ke pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan" kata Sucipto.

Setelah berjibaku kurang lebih dua jam, kobaran api yang menghanguskan komplek Puntun kawasan pasar penduduk di Kelurahan Palangka Raya ini berhasil dijinakkan oleh petugas gabungan.

Akibat musibah kebakaran ini, kerugian yang ditanggung oleh korban ditaksir mencapai ratusan rupiah. Sementara pihak kepolisian dari Polresta Palangka Raya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(dsi/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berapa Detail Tawaran Naik Gaji 5 Kali Lipat yang Ditawarkan Persija Jakarta untuk Pemain Schalke 04 Amin Younes?

Berapa Detail Tawaran Naik Gaji 5 Kali Lipat yang Ditawarkan Persija Jakarta untuk Pemain Schalke 04 Amin Younes?

Amin Younes, pemain Schalke 04 dilaporkan mendapat tawaran untuk ke Persija Jakarta menurut media Jerman. Kabarnya, kenaikan gaji 5 kali lipat bisa didapatkan.
Warga Mataram Diimbau Gencarkan PSN

Warga Mataram Diimbau Gencarkan PSN

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau warga mewaspadai potensi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan menggencarkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Liverpool Dikritik Soal Bursa Transfer, Richard Hughes Yakin Rekrutan Musim Panas Akan Bersinar di Bawah Asuhan Arne Slot

Liverpool Dikritik Soal Bursa Transfer, Richard Hughes Yakin Rekrutan Musim Panas Akan Bersinar di Bawah Asuhan Arne Slot

Liverpool menuai kritik atas pengeluaran besar di bursa transfer musim panas, Direktur Olahraga Richard Hughes tetap yakin bahwa rekrutan baru akan bersinar.
Pascagempa, Perjalanan Kereta Api di Daop Jember Dipastikan Aman

Pascagempa, Perjalanan Kereta Api di Daop Jember Dipastikan Aman

Gempa bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Pacitan, dipastikan tidak mengganggu perjalanan KA yang melintas di wilayah sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
Gugatan Ali Wongso ke Depinas SOKSI Pimpinan Misbakhun Ditolak PN Jaksel

Gugatan Ali Wongso ke Depinas SOKSI Pimpinan Misbakhun Ditolak PN Jaksel

PN Jaksel menolak seluruh gugatan yang diajukan Ali Wongso terhadap Dewan Pimpinan Nasional SOKSI yang dipimpin oleh Mukhamad Misbakhun.
Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Pasien Cuci Darah Usai Ramai Keluhan di Media Sosial

Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Pasien Cuci Darah Usai Ramai Keluhan di Media Sosial

Kemensos mengaktifkan kembali BPJS PBI khusus pasien cuci darah setelah ratusan pasien terdampak penonaktifan mendadak dan viral di media sosial.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT