News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembunuhan Istri dan Dikubur dalam Rumah Terancam Hukuman Mati

Fakta baru terungkap pada kasus pembunuhan perempuan yang mayatnya ditumbun dan dikubur dalam rumah oleh suaminya sendiri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Selasa, 16 April 2024 - 18:57 WIB
Kapolrestabes Makassar berikan fakta baru peristiwa pembunuhan seorang ibu rumah tangga yang dilakukan suami sendiri.
Sumber :
  • andri rezky

Makasar, tvOnenews.com - Fakta baru terungkap pada kasus pembunuhan perempuan yang mayatnya ditumbun dan dikubur dalam rumah oleh suaminya sendiri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden nahas ini terjadi Jalan Kandea 2 Lorong 116 No 6 B, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontola.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, korban JU (35) ternyata bukan dibunuh oleh suaminya H (43) pada 2018, melainkan dianiaya hingga meninggal dunia pada Agustus 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan juga kita konfrontir dengan tersangka kemudian kami juga buka digital forensiknya kita temukan bahwa kejadian tersebut terjadi pada bulan Agustus 2017," kata Ngajib kepada awak media di Mapolrestabes Makassar, Selasa (16/4/2024).

Dia mengatakan, dalam kasus ini telah memeriksa sebanyak 9 saksi dan satu tersangka dan diketahui motifnya adalah karena pelaku terbakar api cemburu.

"Pemeriksaan saksi-saksi maupun pelaku diperoleh fakta bahwa motif daripada pembunuhan ini adalah karena faktor kecemburuan dari pelaku," ujarnya.

Di mana, kata Ngajib, pada saat kejadian korban atau istrinya diduga berkomunikasi, berhubungan dan bersama dengan pacar lamanya atau mantan pacarnya.

"Sehingga pada saat pelaku dan korban bertemu disitulah ditanya apakah benar atau tidak ternyata disinilah terjadi emosional akhirnya terjadilah penganiayaan.

Ngajib menjelaskan, penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku tiga kali di mana hari ketiga ternyata korban sudah meninggal dunia dan korban ini dibawa kebelakang rumah yang kurang lebih 1 meter ada ruang kosong dan korban ditimbun pasir dan tanah.

"Setelah kejadian itu mereka meninggalkan rumah tersebut kemudian pindah ke rumah orangtuanya, setelah 6 bulan kemudian rumah itu sudah di kontrakan, ada yang ngontrak kurang lebih 5 tahun," paparnya.

Bahkan, kata Ngajib, anak-anak korban sering mendapatkan kekerasan oleh bapaknya sehingga anaknya didampingi tantenya melaporkan kasus kekerasan yang dialaminya ke polisi.

"Dari situ berkembanglah dan akhirnya diketahui bahwa orangtuanya atau ibunya tidak hilang atau pergi dengan pacar lamanya tapi ternyata dilakukan kekerasan dan terjadi pembunuhan kemudian dikubur di belakang rumah," tandas Ngajib.

H (43) Pelaku pembunuhan istri yang mayatnya ditumbun dan dikubur di dalam rumahmya sendiri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam hukuman mati.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, pelaku dikenakanan pasal 340 KUHPidana untuk primernya kemudian subsider Pasal 338 KUHPidana.

"Ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara," kata Ngajib.

Ngajib menyatakan, menerapkan pasal itu karena ada dugaan perencanaan pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku H. 

Termasuk juga, kata Ngajib, pihaknya akan mempertimbangan penerapan pasal tambahan kepada pelaku karena kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik kepada korban maupun kedua anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya seperti itu (pasal tambahan karena ada dua laporan, satu laporan penganiayaan terhadap anak-anaknya kedua pembunuhan terhadap istrinya," tutup Kombes Ngajib.

(ary/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PBNU Pastikan NU Dukung Program Pemerintah

Ketum PBNU Pastikan NU Dukung Program Pemerintah

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin memastikan PBNU akan mendukung program pemerintah. Bahkan dia menegaskan
Belum Menyerah Bersaing Perebutkan Gelar MotoGP 2026, Bos Ducati Sebut Juara Dunia Musim Ini Ditentukan dari Konsistensi

Belum Menyerah Bersaing Perebutkan Gelar MotoGP 2026, Bos Ducati Sebut Juara Dunia Musim Ini Ditentukan dari Konsistensi

Bos Ducati, Gigi Dall'Igna, menegaskan Ducati masih belum mengibarkan bendera putih dalam perburuan gelar MotoGP 2026.
Viral WNA Asal India Diduga Jadi Korban Jambret di Gondangdia

Viral WNA Asal India Diduga Jadi Korban Jambret di Gondangdia

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan dan pengecekan lokasi kejadian.
Buntut KRL Anjlok 2 Kali, KAI Minta Maaf dan Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Buntut KRL Anjlok 2 Kali, KAI Minta Maaf dan Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Buntut KAI Commuter Line mengalami anjlok hingga dua kali pada rute Bogor-Jakarta Kota kemarin. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan
Sekjen Kemendagri Minta Tim Pemantauan Temukan Akar Masalah Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Intervensinya Berbeda-beda

Sekjen Kemendagri Minta Tim Pemantauan Temukan Akar Masalah Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Intervensinya Berbeda-beda

Sekjen Kemendagri meminta agar pertumbuhan ekonomi daerah harus memberikan dampak nyata terhadap melalui peningkatan investasi, lapangan kerja, pendapatan, dan kesejahteraan.
Kembangkan Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Kenalkan Transisi Energi ke Anak Muda di IdeaFest 2026

Kembangkan Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Kenalkan Transisi Energi ke Anak Muda di IdeaFest 2026

Pengembangan SAF digadang menjadi salah satu langkah konkret Pertamina dalam menjalankan transisi energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Trending

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.
Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT kembali beraksi, kini melalui Dirpolairud NTT untuk mendistribusikan bantuan ke warga terdampak gempa di Flores. Hal ini atas perintah Kapolda NTT
Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pria ngamuk bawa celurit di Jaksel ternyata diduga hendak mencuri barang milik seseorang.
Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT