News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh, Oknum Polisi di Kolaka Diduga Keroyok 2 Warga, Korban Babak Belur dan Sempat Ditodong Pistol

Dua warga yang menjadi korban pengeroyokan dan ditodong pistol diduga dilakukan oknum polisi dari Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/4/2024) malam.
Sabtu, 20 April 2024 - 21:21 WIB
Ilustrasi pengeroyokan kepada warga dilakukan oknum polisi di Kolaka, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Antara

Kolaka, tvOnenews.com - Oknum polisi yang bertugas di Polres Kolaka diduga telah melakukan aksi pengeroyokan terhadap warga hingga babak belur. Para pelaku saat beraksi diduga sempat bertindak dengan cara menodongkan pistol ke arah korban.

Diketahui, korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi di Kolaka tersebut bernama Melsin (27) dan Firman (28). Keduanya dikeroyok saat sedang asik nongkrong yang berada di depan sebuah bengkel di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/4/2024) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditodong pistol dan pas dikeroyok ditodongkan juga teman saya pake pistol. Polisi baru tugas di Polres Kolaka," kata Melsin salah satu korban saat dimintai keterangannya, Sabtu (20/4/2024).

Pasalnya mereka tiba-tiba dihampiri oleh sejumlah pria yang terpantau sedang mengendarai sepeda motor saat mereka sedang asik nongkrong.

Para pelaku pun seketika langsung berhenti mengendarai kendaraannya dan tanpa berpikir panjang oknum tersebut mengejar para korban.


Rekaman CCTV ketika sekelompok pemotor diduga oknum polisi saat mengejar warga di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/4/2024) malam. (tvOnenews.com/Erdika)

Dalam rekaman CCTV, lima motor terpantau yang di mana mereka menghampiri para korban yang merupakan warga biasa.

Posisinya saat itu masing-masing motor dari para pelaku ditumpangi oleh dua orang pria. 

Melsin yang merupakan salah satu korban pengeroyokan tersebut bilang dari komplotan pemuda yang membuat dirinya dihajar.

Ternyata beberapa pelaku berhasil dikenali yang di mana mereka diduga adalah oknum polisi yang berasal dari Polres Kolaka.

Tidak hanya itu saja, para pelaku juga sempat memberikan ancaman kepada korban yang di mana dengan cara menodongkan senjata api (senpi). 

Akibat pengeroyokan itu, Melsin mengalami sakit di badan usai ditendang, bahkan mulut dan kepalanya ikut dipukul.

Sedangkan rekannya yang juga menjadi korban pengeroyokan tersebut bernama Firman telah mengalami luka di wajah dan bagian mata.

"Matanya temanku, dioperasi mi tadi," ucapnya. 

Kini proses terbaru dari kasus tersebut dilaporkan ke pihak Polres Kolaka.

Harapaan korban dari pengeroyokan yang dialaminya bersama Firman, segera diberikan efek jera kepada para pelaku yang diduga dilakukan oleh oknum polisi dengan sesuai hukum yang berlaku. 

Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP Abdul Azis Husien Lubis akhirnya buka suara dan membenarkan kejadian tersebut yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum polisi dari pihaknya.

Informasi yang didapatkan pihaknya lantaran ada warga yang melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut yang diduga dilakukan oleh anggota Polres Kolaka perihal adanya kasus penganiayaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, ada anggota kami yang diadukan dugaan penganiayaan," pungkas AKP Abdul Azis.

Namun sampai saat ini identitas para pelaku masih belum diketahui, karena masih dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Kolaka. (emr/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mendadak mengambil sanksi tegas terhadap Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung usai terbukti melanggar peraturannya.
Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Juara dunia 1996, Damon Hill, melontarkan ultimatum tegas kepada Max Verstappen yang teru-menerus mengeluhkan regulasi baru di F1 2026.
NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

KNVB melakukan investigasi pada pertandingan NAC Breda melawan Go Ahead Eagles setelah NAC Breda menuduh Dean James tidak sah untuk dimainkan dalam pertandingan tersebut. 
Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan hanya warga Jabar, warga Jateng juga dapat bantuan tunai dari Dedi Mulyadi, kisah mengharukan di pintu Tol Subang.
Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria percepat konsolidasi 15 BUMN logistik jadi satu perusahaan nasional, target rampung sebulan untuk efisiensi dan daya saing global.
Souljah akan Ajak Penggemar Lepas Rindu di Anjungan Sarinah

Souljah akan Ajak Penggemar Lepas Rindu di Anjungan Sarinah

Grup musik reggae Indonesia, Souljah, akan menggelar acara bertajuk "Rindu Souljah" di Anjungan Sarinah, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026) pukul 18.00-21.00 WIB

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT