GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Bombana Naik Hingga 50 Persen

Naiknya harga ikan kering disini disebabkan bahan baku sedikit karena nelayan jarang turun melaut karena faktor hujan yang melanda selama 2-3 pekan terakhir.
Kamis, 23 Mei 2024 - 18:41 WIB
Dua orang ibu di Bombana saat melakukan penjemuran ikan di wadah yang disediakan di depan rumah mereka
Sumber :
  • Antara

Kendari, tvOnenews.com - Harga ikan kering asin maupun ikan segar  di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami kenaikan dari Rp20 ribuper kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram.

"Naiknya harga ikan kering disini disebabkan bahan baku sedikit karena nelayan jarang turun melaut karena faktor hujan yang melanda selama 2-3 pekan terakhir," kata Rahmi, salah seorang warga pedagang ikan kering di Kecamatan Rumbia Tengah, Bombana, Rabu (22/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal lanjut Rahmi, jika tidak musim hujan harga ikan stabil. Saat ini harga ikan kering mencapai Rp30 ribu per kilogram sementara di cuaca normal hanya Rp20 ribu per kilogram. Selain itu, ada beberapa jenis ikan laut yang biasa di produksi seperti jenis ikan katamba, sori dan kaso.

"Ikan kering ukuran kecil seharga Rp20 ribu per kilogram, sedang Rp27 ribu per kilogram, besar Rp30 ribu per kilogram, dan untuk cumi seharga Rp40 ribu per kilogram," katanya.

Sementara itu, produksi ikan kering di beberapa perajin juga menurun karena suplai dari nelayan sedikit dan jenis ikan tangkapan berbeda dari biasanya. Proses pengeringan yang lama menyebabkan stok ikan kering di Kabupaten Bombana menurun drastis.

"Saya hanya punya 10 kilogram ikan asin saja ini, biasanya kalau menjemur ikan biasanya cuma satu hari saja tapi sekarang bisa sampai satu minggu baru kering " tutur Rahmi.

Ditempat terpisah, Udin salah satu nelayan yang biasa menyuplai ikan ke perajin ikan kering mengatakan hampir sebulan ini tangkapan berkurang akibat cuaca hujan.

"Jadi saya menjaring ikan sekarang hanya dapat jenis ikan yang jarang disukai perajin," ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kabupaten Bombana, Asis Fair, membenarkan dengan naiknya harga ikan kering yang diakibatkan oleh cuaca hujan. selain itu, untuk mendapatkan kualitas yang baik mesti mendapatkan sinar matahari yang sempurna agar hasilnya memberikan rasa yang enak.


"Suplai ikan yang menjadi bahan baku utama sangatlah sedikit karena faktor cuaca hujan sehingga nelayan sulit mendapatkan ikan dan Sebagian lagi nelayan memilih tidak melaut sampai cuaca Kembali normal," katanya saat dihubungi melalui telepon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, Dinas Perindagkop Bombana terus melakukan promosi para pelaku-pelaku ke usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) salah satunya adalah perajin ikan kering dan terasi sebab dengan berkembangnya UMKM maka akan memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

"Saat ini, kami sedang memikirkan program lain agar produksi ikan kering terus meningkat," tambahnya. (ant/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Aparat kepolisian dari Polres Gowa tengah mendalami temuan sejumlah barang bukti terkait tewasnya seorang mahasiswi tingkat akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19). 
Pemimpin Redaksi Republika Kecam Keras Aksi Zionis Israel, Andi: Relawan Bukan Bawa Senjata, Melainkan Solidaritas

Pemimpin Redaksi Republika Kecam Keras Aksi Zionis Israel, Andi: Relawan Bukan Bawa Senjata, Melainkan Solidaritas

Tentara Israel menyergap armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza, Palestina, Senin (18/5/2026). Dua jurnalis Republika telah diculik
KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Jawa Barat tak akan berganti nama jadi Tatar Sunda seperti yang beredar di media sosial.
Lensa Berbicara: Kabel Semrawut di Jalan Mandor Iren Sunter Jaya Jakut Ancam Keselamatan

Lensa Berbicara: Kabel Semrawut di Jalan Mandor Iren Sunter Jaya Jakut Ancam Keselamatan

Kondisi kabel utilitas yang semrawut di Jalan Raya Mandor Iren, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuai keluhan warga dan pengguna jalan. 
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
Berpotensi Tumpang Tindih Kewenangan, Peran DPN Mulai Dipertanyakan

Berpotensi Tumpang Tindih Kewenangan, Peran DPN Mulai Dipertanyakan

Pemerintah membentuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dengan tujuan untuk memperkuat koordinasi strategi pertahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global, ancaman siber, konflik kawasan, hingga tantangan keamanan non militer.

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.
Dilaporkan Deputi KPK, Linda Susanti Hadiri PGelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya

Dilaporkan Deputi KPK, Linda Susanti Hadiri PGelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya

Linda Susanti seorang terlapor kasus dugaan penggunaan surat palsu mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (19/5/2026).
Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

Trafik Tol Kutepat Naik 19,65 Persen, 127 Ribu Kendaraan Melintas saat Libur Panjang

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14–17 Mei 2026.
KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Jawa Barat tak akan berganti nama jadi Tatar Sunda seperti yang beredar di media sosial.
Berpotensi Tumpang Tindih Kewenangan, Peran DPN Mulai Dipertanyakan

Berpotensi Tumpang Tindih Kewenangan, Peran DPN Mulai Dipertanyakan

Pemerintah membentuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dengan tujuan untuk memperkuat koordinasi strategi pertahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global, ancaman siber, konflik kawasan, hingga tantangan keamanan non militer.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT