GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai-ramai Warga Dulang Emas di Sungai, Pemerintah Keluarkan Larangan Demi Keselamatan

Ramai-ramai mendulang emas di bantaran sungai. Pemerintah pun menghimbau dan melarang warga untuk tidak merusak alam apalagi bisa berdampak buruk terhadap keselamatan mereka.
Kamis, 30 Mei 2024 - 15:23 WIB
Warga ramai-ramai mendulang emas di bantaran sungai Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kolaka, tvOnenews.com - Hebohnya penemuan emas membuat puluhan warga di Kelurahan Ulunggolaka, KecamatanLatambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggaram, ramai-ramai mendulang emas di bantaran sungai. Pemerintah pun menghimbau dan melarang warga untuk tidak merusak alam apalagi bisa berdampak buruk terhadap keselamatan mereka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Camat Latambaga, Firman mengatakan sudah sepekan warga melakukan aktivitas mendulang emas di sungai tersebut. Ia pun meminta warga untuk tidak terpengaruh dengan penemuan emas yang sempat menghebohkan warga itu.

 

“Sudah hampir sepekan ini warga mencari emas di bantaran sungai. Kami menyampaian selaku pemerintah bahwa dilarang sama sekali mencari emas apalagi menggali bantaran sungai,” katanya, Kamis (30/5/2024).

 

Firman menyebut tidak semua warga bisa mendapatkan emas, bahkan ada beberapa warga yang tidak mendapat apapun meski sudah melakukan aktivitas pendulangan seharian penuh.

 

“Mereka ini mengaku juga jika tidak ada yang didapat dalam sehari, tetapi ibu-ibu ini berdalih tidak punya kegiatan di rumah sehingga mereka mengais rezeki di bantaran sungai sambil rekreasi,” tambahnya.

 

Ramainya informasi tersebut memang memancing reaksi warga sekitar untuk berdatangan berburu emas bersama sanak keluarga. Mereka pun terlihat fokus mendulang emas dengan menggunakan alat seadanya seperti wajan, sekop, karpet dan jaring kecil.

 

Diketahui, pelarangan yang dilakukan oleh pemerintah setempat ini cukup mendasar. Karena selain faktor kerusakan lingkungan, hal itu juga bisa mengancam keselamatan mereka jika terjadi banjir secara tiba-tiba.

 

“Dampak negatifnya karena disana itu salah satu sungai besar yang tidak menutup kemungkinan warga bisa terbawa arus, kebun masyarakat bisa longsor akibat penggalian batu di bantaran sungai,” jelasnya.

 

Sementara itu, salah satu warga bernama Samsuddin mengaku telah melakukan aktivitasnya sejak empat hari terakhir lantaran mendengar informasi dari salah satu pendulang yang pernah mendapatkan butiran emas di sungai tersebut. 

 

"Sama keluarga saya datang sudah empat hari, terus dalam sehari itu kalau kita ngarpet biasa dapat paling tinggi 2 kaca," ungkap Samsudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Syamsudin bilang hasil dari aktivitas mendulangnya itu bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hashim Ungkap Kemarahan Prabowo Terkait MSCI: Mencoreng Kehormatan Negara

Hashim Ungkap Kemarahan Prabowo Terkait MSCI: Mencoreng Kehormatan Negara

Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo ungkap kemarahan Presiden Prabowo Subianto terkait peringatan MSCI soal
Bareskrim Polri sebut Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Punya Koper Berisi Narkotika

Bareskrim Polri sebut Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Punya Koper Berisi Narkotika

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima Kota menjadi sorotan publik. Pasalnya, Bareskrim Polri temukan koper miliknya berisi narkotika.
Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara tegas melarang ormas melakukan sweeping rumah makan selama Ramadan 2026. 
Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (14/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 16 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengelola uang hari ini.
Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Como 1907 harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari Fiorentina pada lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.

Trending

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (14/2/2026)
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, serta Virgo. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan lengkapnya di sini.
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan kabar jantung kota London diterangi 30 ribu lampu led, pada Jumat (13/2). Sontak, kabar itu menuai komentar warganet.
Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur resmi menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini untuk menggantikan Thomas Frank.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT