News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Penganiayaan Merasa Laporannya Diabaikan Polisi, Ini Kata Kapolres Palopo

Leonart Parante (51) warga Jalan Patang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa setelah melapor ke Polres Palopo, atas kasus penganiayaan yang dialaminya
Sabtu, 8 Januari 2022 - 13:28 WIB
Leonart Parante (51) warga Jalan Patang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • Tim Tvone- Haswadi

Palopo, Sulawesi selatan - Merasa laporannya tidak diindahkan aparat kepolisian, Leonart Parante (51) warga Jalan Patang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa setelah melapor ke Polres Palopo, atas kasus penganiayaan yang dialaminya. Leonart melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Palopo, pada hari Kamis (04/01/2022) sekitar pukul 14:00 Wita. Saat itu laporannya diterima AIPTU Basiruddin, Kepala SPK Polres Palopo. Laporan tersebut kata Leonart sudah disertai hasil visum dari layanan kesehatan. Namun pasca membuat laporan, kasus yang dia laporkan sampai hari ini belum ditindaklanjuti polisi.

"Saya tawarkan untuk menghadirkan saksi, tapi polisinya bilang nanti hari Senin," kata Leonart Parante, Jumat (07/01/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan sudah mendatangi Polres Palopo untuk mencari tahu perkembangan laporannya. Tapi lagi-lagi, Leonart harus pulang kecewa. Laporannya belum ditindaklanjuti. Akibat penganiayaan itu, Leonart mengalami luka memar pada lengan, rumahnya juga dirusak. Pelaku yang menyerang dan menganiayanya lebih dari satu orang.

Kepala Kepolisian Polres Palopo, AKBP Yusuf Usman tidak merespon saat dikonfirmasi soal laporan warga yang diabaikan polisi.

Beberapa jam pasca korban mengeluh dan mengungkapkan kekecewaanya, polisi langsung bergerak dan menangkap dua orang diduga pelaku.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar mengatakan dua orang diduga pelaku penganiayaan sudah ditangkap. Pemeriksaan pada keduanya sedang dilakukan penyidik.

Sementara Kapolres Palopo, AKBP Yusuf Usman membantah jika polisi mengabaikan laporan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maaf agar dikonfirmasi sebelumnya, karena terduga pelaku tadi sore sudah diamankan dan saat ini dilakukan pemeriksaan. Jadi tidak betul jika laporan masyarakat itu tidak diterima atau tidak ditindaklanjuti," kata AKBP Yusuf Usman.

Adapun Leonart Parante, menyebut pelaku yang melakukan penganiayaan, pengeroyokan serta pengrusakan rumahnya berjumlah enam orang. Satu di antaranya adalah aparatur sipil negara (ASN). (Haswadi/Ask) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT