Aksi Unjuk Rasa Tolak Tapera di Makassar, Mahasiswa Tutup Jalan Hingga Malam
- Andri Resky
Makassar, tvOnenews.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Humpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya (HMI Cagora) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Â
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 19.30 wita, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahasiswa HMI Cagora yakni penolakan keras Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Â
Ketua HMI Cabang Gowa Raya, Nawir Kalling mengatakan bahwa penerapan Tampera dianggap terburu-buru dan merugikan pekerja.
Â
"Kami dari HMI Cabang Gowa Raya melakukan aksi demonstrasi terkait Tampera, karena kami merasa Tampera ini masih buru-buru untuk menerapkan ke pegawai," ujarnya.
Â
Nawir juga menyoroti rencana penerapan kebijakan ini secara umum pada tahun 2027, serta temuan anggaran sebesar 500 miliar rupiah oleh BPK tahun lalu.
Â
"Meskipun, aturan atau kebijakan yang disampaikan bahwa tahun 2027 baru kemudian diterapkan secara umum kepada perusahaan-perusahaan untuk mendaftarkan pegawainya. Kemudian tahun kemarin ada anggaran yang ditemukan BPK senilai 500 miliar," sebutnya.
Â
Lebih lanjut, Nawir mengkritisi logika di balik kebijakan tersebut yang mengharuskan pekerja menabung selama 30 tahun untuk mendapatkan satu rumah.
Â
"Dengan itu kami dengan tegas menyampaikan untuk mencabut kebijakan Tampera, karena dianggap bahwa ini tidak sesuai dengan hang seharusnya diberikan kepada masyarakat," ungkapnya.
Â
Tidak seharusnya kata Nawir, dipungut besar kepada masyarakat khususnya kepada pekerja dan peruntukannya pun bermasalah.
Â
"Tidak rasional bahwa bekerja selama 30 tahun untuk mendapatkan satu rumah. Katanya subsidi silang, tapi logikanya tidak semua pekerja di bangsa ini, negara ini tidak memiliki rumah," tuturnya.
Â
"Pertanyaannya adalah pekerja yang memiliki rumah apakah diwajibkan juga atau tidak," pungkas Nawir. (ary/frd)
Load more