News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga di Gowa Diduga Dimintai Uang Saat Ingin Mengambil Motor Usai Lakalantas, Kasat Lantas: Uang Damai

Hal tersebut diceritakan oleh Syahrul selaku pemilik motor. Dimana motor KLX miliknya ditahan Satlantas Polres Gowa setelah terlibat kecelakaan lalulintas dengan pengendara sepeda motor N-max pada tahun 2022 lalu.
Selasa, 18 Juni 2024 - 14:01 WIB
Plan Polres Gowa
Sumber :
  • idris tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga dimintai uang Rp 5 Juta jika ingin mengambil sepeda motornya yang ditahan oleh Satlantas Polres Gowa, Jumat (14/6/2024)

Hal tersebut diceritakan oleh Syahrul selaku pemilik motor. Dimana motor KLX miliknya ditahan Satlantas Polres Gowa setelah terlibat kecelakaan lalulintas dengan pengendara sepeda motor N-max pada tahun 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadiannya kalau tidak salah dua tahun lalu sekitar tahun 2022, saya sudah lupa karena sudah lama," ungkapnya saat dikonfirmasi via WhatsApp. 

Syahrul mengungkap jika motor KLX miliknya itu di pakai oleh sepupunya saat itu dan terlibat tabrakan dengan pengendara sepeda motor N-max.

Akibatnya, kedua motor yang terlibat tabrakan itu diamankan oleh unit Lakalantas Polres gowa.

"Saya pernah pergi minta itu motorku, tapi disuruh bayar Rp. 5 juta, baru saya tidak punya uang segitu, karena tidak ada kendaraan dipake pergi kerja karena motor ku di tahan," jelasnya.

Syahrul, membeberkan jika motor yang ditemani sepepunya tabrakan sudah keluar dan sudah diambil oleh pemiliknya.

"Tinggal motorku tidak bisa saya ambil di Polres Gowa, kalau motor yang ditemani sepupuku tabrakan sudah dia ambil. Saya disuruh membayar ganti rugi," bebernya.

"Motornya rusaknya, motor ku juga rusak, masa sayaji disuruh membayar ganti rugi," sambungnya.

Hal serupa disampaikan Nasrun Dg Tarang (Keluarga Syahrul) yang mendatangi unit Lakalantas Polres Gowa dimana ia juga mengaku di mintai uang sebesar Rp 5 juta kalau mau motor tersebut di keluarkan.

"Saya datang ke Satlantas Polres Gowa, saat itu saya bilang saya mau ambil motor tapi uang saya cuma 1 juta. Tapi penyidiknya tidak mau dia tetap minta 5 juta," kata Nasrun Dg. Tarang, keluarga Pemilik motor KLX.

Tidak hanya itu, kata Nasrun Dg Tarang, Penyidik satlantas Polres Gowa meminta uang dengan mengaku untuk diserahkan ke pemilik motor N-max.

"Waktu saya tanya itu penyidik kenapa harus bayar 5 juta, penyidik itu bilang uang tersebut adalah permintaan lawannya. Terus saya tanya mana bukti kesepakatannya, penyidiknya bilang tidak ada hanya kesepakatan secara lisa," ungkap Nasrun.

"Ironinya motor yang N-max sudah di keluarkan dengan dalih pinjam pakai, sementara motor lawannya tidak mau di pinjam pakaikan," sambungnya.

Nasrun Dg Tarang juga menyayangkan kasus tabrakan antara sepeda motor ini tidak dilanjutkan ke pengadilan justru mengendap di polres Gowa tanpa diproses lebih lanjut.

"Harusnya kalau tidak ada kesepakatan damai secara tertulis, kasus itu di lanjut ke pengadilan, masalahnya satu unit barang bukti motor suda tidak ada di Polres, katanya penyidik dipinjam pakai pemiliknya," tutupnya.

Berbeda yang di sampaikan kasat lantas Polres Gowa, AKP Ida Ayu Made Ari. Ia mengaku jika permintaan uang senilai Rp 5juta tersebut adalah kesepakatan antara kedua pengendara motor KLX dengan N-max.

Namun, kata Ida Ayu Made Ari, kesepakatan itu tidak terealisasi, lantaran pengendara sepeda motor KLX malah kabur ke Kalimantan.

"Pengendara KLX itu kabur ke Kalimantan dan ia ingkar dengan kesepakatannya. Karena sebelumnya kita pertemukan keduanya namun tidak ada titik temu," kata Kasat Lantas Polres Gowa.

Kemudian, lanjut Kasat Lantas, pemilik motor N-max mengajukan pinjak pakai, sehingga menjadi pertimbangan pihak kepolisian.

"Korban ini koperatif, dan korban juga bersedia jika pemilik motor KLX sudah ada, ia bersedia akan membawa motor N-max tersebut ke Polres," ungkapnya.

"Ada pernah yang datang membawa uang 1 juta, tapi penyidik saya bilang jangan bicara sama saya silahkan bicara dengan pengendara N-max. Kalau N-max itu terima berarti akan muncul kesepakatan dan akan selesai kasusnya," sambungnya.

Kasat lantas Polres Gowa menegaskan, jika anggotanya tidak pernah meminta uang, hanya saja kesepakatan antara kedua pengendara itu saja.

"Soal uang itu, tidak da penyidik kami yang meminta uang, cuma mereka yang sepakat berdua, tapi Memang belum ada kesepakatan secara tertulis hanya secara lisan saja," imbuhnya.

"Rencananya saya akan pertemukan keduanya, kalau nanti pemilik N-max itu menerima uang 1 juta dari pemilik motor KLX maka selesa ini persoalan. Kita sudah kasih kesempatan untuk menyelesaikan. Dan kita menunggu kesepakatan itu saja," tegasnya.

Perwira tiga balok ini juga menegaskan jika status pemotor KLX tersebut berstatus tersangka sehingga tidak diberikan motornya untuk pinjam pakai.

"Masa tersangka mau pinjam pakai, selain urusan kalau tersangka pinjam pakai, mungkin tidak akan ada kesepakatan lagi," ucapnya.

Mengenai tindak lanjut kasus tersebut ke pengadilan, kasat lantas Polres Gowa mengaku jika dari awal pemilik N-max tidak mau lanjut kasus tersebut lantaran sudah ada kesepakatan berdua dengan pemotor KLX.

"di prosespun nyari orangnya alamatnya nda jelas, hanya dibilang Kalimantan, siapa yang mau nyari di Kalimantan sementara nda ada alamatnya yang jelas," jelasnya.

"Sementara pemilik motor KLX tidak mau memberikan alamat dimana orang yang meminjam motor nya itu tinggal," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKP Ida Ayu Made Ari, juga mengaku jika tabrakan kedua pengendara sepeda motor itu terjadi pada tahun 2022 dimana saat itu dia belum menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Gowa.

"Saya masuk ke Polres Gowa dan menjabat Kasat Lantas baru tahun 2023," tutupnya. (Itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jerman Telan Kekalahan dari Yunani untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Jurgen Klopp Bilang Begini

Jerman Telan Kekalahan dari Yunani untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Jurgen Klopp Bilang Begini

Pelatih Timnas Jerman, Jurgen Klopp, mengatakan bahwa kekalahan dari Yunani adalah bagian dari proses pembelajaran. Ini merupakan kekalahan perdana Der Panzer dari Yunani sepanjang sejarah.
Dedi Mulyadi Beri Penjelasan soal Pernyataan Orang Kaya Tidak Boleh Tinggal di Kompleks Orang Kaya, Singgung Disparitas Ekonomi

Dedi Mulyadi Beri Penjelasan soal Pernyataan Orang Kaya Tidak Boleh Tinggal di Kompleks Orang Kaya, Singgung Disparitas Ekonomi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan penjelasannya soal pernyataan orang kaya tidak boleh tinggal di kompleks orang kaya. 
Viral! Istri Bongkar Perselingkuhan Suaminya dengan Guru di Sumedang Pakai Modus Transfer Gopay

Viral! Istri Bongkar Perselingkuhan Suaminya dengan Guru di Sumedang Pakai Modus Transfer Gopay

Viral di media sosial TikTok seorang istri yang bongkar perselingkuhan suaminya dengan guru di Sumedang dengan modus kirim pesan lewat aplikasi kirim uang Gopay
Leo/Daniel Tembus Final Asian Games 2026, Ganda Putra Indonesia Potensi Amankan Medali Emas

Leo/Daniel Tembus Final Asian Games 2026, Ganda Putra Indonesia Potensi Amankan Medali Emas

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil melaju ke final bulu tangkis Asian Games 2026. Ganda putra tanah air pun berpotensi amankan medali emas.
Banjir Melanda India Utara, 56 Orang Tewas

Banjir Melanda India Utara, 56 Orang Tewas

Banjir yang melanda India Utara, menyebabkan 56 orang tewas dan 46 orang lainnya terluka. 
Penyidik Jampidsus Tetapkan Lima Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Tata Kelola Komoditas Nikel

Penyidik Jampidsus Tetapkan Lima Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Tata Kelola Komoditas Nikel

Penyidik Jampidsus menetapkan lima tersangka perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel tahun 2017-2020. 

Trending

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Rookie Hyundai Hillstate menolak panggilan yang disematkan Megawati Hangestri kepadanya. Momen lucu ini terjadi saat mereka sedang liburan singkat di Pulau Jeju
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT