GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirlantas Polda Sulteng Menolak Diwawancara Oleh Jurnalis Hanya Karena Gunakan HP China

Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto, diduga melecehkan jurnalis SCTV Palu, Syamsuddin Tobone, hanya karena menggunakan ponsel untuk wawancara.
Kamis, 18 Juli 2024 - 14:31 WIB
Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto,
Sumber :
  • Abdi Mari

Palu, tvOnenews.com – Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto, diduga melecehkan jurnalis SCTV Palu, Syamsuddin Tobone, hanya karena menggunakan ponsel untuk wawancara.

Insiden tersebut terjadi ketika Syamsuddin hendak melakukan wawancara dengan Kombes Pol Dodi Darjanto di Tugu 0 kilometer, Palu, pada Rabu pagi, (16/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syamsuddin Tobone, yang juga merupakan Kepala Biro SCTV Palu, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

"Saya sudah janji mau wawancara dari kemarin lewat asprinya. Akhirnya tadi pagi Pak Dir bersedia jam 08.30 WITA di Tugu 0. Setelah apel, saya bertemu beliau untuk memulai wawancara. Saya pakai seragam SCTV, rapi. Setelah salam dan kenalan, saya mau mulai merekam. Dia langsung berkata, 'Kenapa merekam wawancara pakai HP? Saya tidak mau. Masak wawancara pakai HP, HP merek Cina lagi. Suruh direkturmu belikan HP yang canggih,'" ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menjelaskan bahwa ia mencoba memberi tahu Kombes Pol Dodi Darjanto bahwa teknologi saat ini memungkinkan pengambilan gambar yang berkualitas tinggi menggunakan ponsel. Namun, penjelasannya tidak diterima dengan baik.

"Sampai anak buahnya, anggota lantas Polda, datang dan membisikkan kepada saya, bilang sudah, tidak usah dibantah," tambahnya.

Insiden ini menimbulkan reaksi dari komunitas jurnalis di Palu, yang menganggap tindakan Kombes Pol Dodi Darjanto tidak profesional dan merendahkan kerja jurnalis yang sering kali bekerja dengan berbagai alat, termasuk ponsel, dalam situasi yang tidak selalu memungkinkan penggunaan peralatan profesional lengkap.

Para jurnalis menuntut klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak Dirlantas Polda Sulteng atas pernyataan tersebut.

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, Moh. Ikbal menyebut tindakan yang dilakukan oleh Dir Lantas Polda Sulteng itu melecehkan profesi jurnalis.

Menurut dia, seharusnya sebagai pejabat public dia tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang merendahkan profesi.

“Kami meminta pihak Polda Sulteng mengklarifikasi hal ini dan memberi sanksi kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Dirlantas Polda Sulteng Meminta Maaf

Dilansir dari Antara, Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto meminta maaf ke jurnalis SCTV Syamsuddin Tobone, pasca kekerasan verbal yang terjadi di Kota Palu.

"Saya juga turut prihatin dan saya juga sangat bersalah dan mohon maaf," katanya pan sejumlah jurnalis Sulteng dan perwakilan tiga organisasi pers, IJTI Sulteng, AJI Palu dan PFI Palu di Mapolda Sulteng, Kamis (16/7/2024).

Dalam pernyataan yang dimediasi Kabid Humas Polda SultengKombes Pol Joko Wienartono itu, ia menjelaskan apa yang dilakukannya adalah sebuah kekhilafan yang dilakukan tanpa adanya unsur kesengajaan.

"Apa yang saya lakukan khilaf, tidak ada maksud apa-apa. Intinya saya itu sekedar bercanda saja tapi kejadiannya jadi seperti ini. Tidak ada maksud apa-apa," ungkapnya.

Dengan adanya pengakuan tersebut, Jurnalis Sulteng menerima permohonan maaf yang disampaikan Dodi Darjanto, demi menjaga hubungan kerja antara jurnalis dengan Polda Sulteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, IJTI Sulteng bersama organisasi pers lainnya sebagai sesama organisasi profesi, tetap menuntut adanya tindakan tegas dari pimpinan Polri atas sikap Dirlantas Polda Sulteng yang diyakini sebagai suatu kekerasan verbal yang harus disikapi secara serius.

Karena itu, IJTI Sulteng bersama organisasi pers lainnya meminta perhatian dan tindakan tegas dari Pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, sebagai bentuk menjaga hubungan kemitraan antara Polda Sulteng dengan insan pers di Sulawesi Tengah. (aii/frd)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 29 Agustus 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 29 Agustus 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 29 Agustus 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi -
Harga Beras hingga Telur dan Minyak Goreng Kompak Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya

Harga Beras hingga Telur dan Minyak Goreng Kompak Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya

PIHPS Nasional BI melaporkan, harga beras kualitas bawah I naik Rp 2.000 di Rp 16.800 per kg, dan harga beras kualitas bawah II naik Rp 1.100 di Rp 15.750 per kg.
Begini Sikap Ruben Onsu usai Ditetapkan Tersangka, Hari Ini Dijadwalkan Pemeriksaan

Begini Sikap Ruben Onsu usai Ditetapkan Tersangka, Hari Ini Dijadwalkan Pemeriksaan

Media sosial (medsos)diramaikan dengan kabar Ruben Onsu ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan investasi. Begini sikapnya dan pernyataan Kepolisian.
Rupiah Menguat ke Rp17.688 di Tengah Gejolak Aksi Publik

Rupiah Menguat ke Rp17.688 di Tengah Gejolak Aksi Publik

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp17.762 pada Kamis, 27 Agustus 2026. 
Maarten Paes Ketiban Untung? Ter Stegen Lakukan Kesalahan Konyol di UEFA Conference League yang Bikin Pelatih Ajax Mencak-mencak

Maarten Paes Ketiban Untung? Ter Stegen Lakukan Kesalahan Konyol di UEFA Conference League yang Bikin Pelatih Ajax Mencak-mencak

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes berpeluang dapat keuntungan usai blunder Ter Stegen bersama Ajax. Kesempatannya menjadi pilihan utama pun semakin terbuka.
Tenxi Banget! Intip Keseruan, Barang Favorit dan Ikonik yang Jadi Pilihan di Shopee 9.9 Super Shopping Day

Tenxi Banget! Intip Keseruan, Barang Favorit dan Ikonik yang Jadi Pilihan di Shopee 9.9 Super Shopping Day

Shopee 9.9 Super Shopping Day hadir untuk menemani pengguna mengeksplorasi beragam pilihan yang sesuai dengan gaya, minat dan kebutuhan masing-masing. 

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Demi tampil maksimal di debut Liga Champions, Como 1907 bergerak agresif di bursa transfer.
LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

Penggunaan transportasi umum dalam mobilitas masyarakat semakin mengalami peningkatan diantaranya LRT Jabodebek.
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India..
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT