GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penolakan Wawancara Pakai HP China, Dirlantas Polda Sulteng Kombes Dodi Darjanto Seharusnya Dinonaktifkan, Ternyata Bermasalah dengan Jurnalis

Pengamat kepolisian Rasminto mendorong pimpinan Polri menonaktifkan Kombes Dodi Darjanto dari jabatan Dirlantas Polda Sulteng. Desakan itu buntut penolakan wawancara pakai HP China
Rabu, 24 Juli 2024 - 02:35 WIB
Penolakan Wawancara Pakai HP China, Dirlantas Polda Sulteng Kombes Dodi Darjanto Seharusnya Dinonaktifkan, Ternyata Bermasalah dengan Jurnalis
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat kepolisian Rasminto mendorong pimpinan Polri menonaktifkan Kombes Dodi Darjanto dari jabatan Dirlantas Polda Sulteng.

Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI) itu menilai penonaktifan sementara itu bisa dibertimbangkan dalam bentuk ketegasan Polri, terkait penolakan wawancara menggunakan handphone (HP) merek China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penonaktifan sementara jabatan Dirlantas dapat dipertimbangkan sebagai bentuk ketegasan institusi Polri, dalam mendisiplinkan personel yang tidak menghormati profesi orang lain, apalagi profesi jurnalistik," kata Rasminto dihubungi, Selasa (23/7/2024).

Menurutnya, penolakan wawancara dengan alasan handphone digunakan adalah merek China, merupakan tindak arogan.

Dia menilai tindakan itu dapat dikategorikan kekerasan verbal dan pelecehan terhadap profesi jurnalistik. 

"Tindakan yang dilakukan Dirlantas sebagai penjabat utama, merupakan sikap arogan dan tidak etis, serta tidak menunjukkan teladan sebagai pengayom masyarakat," tegasnya.

Rasminto menjelaskan semestinya para pejabat di Indonesia dapat menunjukkan sikap keteladanannya, termasuk juga pejabat di lingkungan Polri.

Sebab, dia menuturkan jangan karena mempunyai pangkat dan jabatan, bisa berperilaku seenaknya.

Rasminto pun merasa ironis, karena Kombes Dodi pernah berkasus yang sama dengan profesi jurnalistik.

"Pada 2015 lalu, saat Kombes Dodi jadi Kapolres Siantar di Sumatera Utara, dia mengusir wartawan dengan anjing, saat menunggu wawancara," paparnya.

Sebelumnya, insiden ini bermula ketika Syamsuddin Tobone, yang merupakan Kepala Biro SCTV Palu, hendak melakukan wawancara dengan Kombes Pol Dodi Darjanto di Tugu 0 Kilometer, Palu, dalam rangka meliput hasil operasi patuh Tinombala 2024 pada hari pertama.

"Saya sudah janji wawancara sejak kemarin melalui ajudannya. Setelah salam dan kenalan, saya mau mulai merekam. Dia langsung berkata, kenapa merekam wawancara pakai HP? Saya tidak mau. Masak wawancara pakai HP, HP merek Cina lagi. Suruh direkturmu belikan HP yang canggih," ujar Syamsuddin.

Sementara itu, Dodi Darjanto, dalam permintaan maafnya yang disampaikan pada Kamis (18/7/2024), di hadapan sejumlah jurnalis Sulteng dan perwakilan empat organisasi pers, yaitu IJTI Sulteng, AJI Palu, PFI Palu, dan AMSI Sulteng, mengakui bahwa tindakannya adalah kekhilafan yang dilakukan tanpa unsur kesengajaan.

"Apa yang saya lakukan khilaf, tidak ada maksud apa-apa. Intinya saya itu sekedar bercanda saja tapi kejadiannya jadi seperti ini. Tidak ada maksud apa-apa Pak," tutur Dodi Darjanto.

Meski permohonan maaf telah disampaikan dan diterima oleh jurnalis Sulteng untuk menjaga hubungan kerja antara jurnalis dan Polda Sulteng, IJTI Sulteng, AJI Palu, PFI Palu, dan AMSI Sulteng, yang tergabung dalam Komunitas Roemah Jurnalis, tetap menuntut adanya tindakan tegas dari pimpinan Polri atas sikap Dirlantas Polda Sulteng yang dianggap sebagai kekerasan verbal dan harus disikapi secara serius.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pep Guardiola Tinggalkan Man City, Erling Haaland Ungkap Kalimat yang Bikin Merinding

Pep Guardiola Tinggalkan Man City, Erling Haaland Ungkap Kalimat yang Bikin Merinding

Erling Haaland memberi tribut emosional untuk Pep Guardiola yang resmi meninggalkan Man City, menyebut sang pelatih membuat kehebatan terasa normal di Etihad.
Direktorat Jenderal Pajak Blokir Rekening 84 Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Tembus Rp330,6 Miliar

Direktorat Jenderal Pajak Blokir Rekening 84 Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Tembus Rp330,6 Miliar

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memblokir rekening 84 penunggak pajak dengan total tunggakan mencapai Rp330,6 miliar.
Dari Respons Darurat ke Pemulihan Total, Ini Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Dari Respons Darurat ke Pemulihan Total, Ini Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai memasuki fase baru. Setelah melalui tahap tanggap darurat dan masa transisi, kini wilayah terdampak bersiap menuju pemulihan permanen melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang akan dijalankan secara bertahap hingga 2028.
FIFA Kena Masalah Baru Jelang Piala Dunia 2026, Harga Tiket Mahal Berujung Penyelidikan

FIFA Kena Masalah Baru Jelang Piala Dunia 2026, Harga Tiket Mahal Berujung Penyelidikan

FIFA diselidiki New York dan New Jersey soal harga tiket Piala Dunia 2026 yang melonjak, setelah fans mengeluhkan sistem dinamis dan biaya resale yang mahal.
Rupang Buddha Transparan di Surabaya Pecahkan Rekor MURI pada Vesak Festival 2026

Rupang Buddha Transparan di Surabaya Pecahkan Rekor MURI pada Vesak Festival 2026

Vesak Festival 2026 kembali menghadirkan daya tarik unik melalui “Rupang Buddha Transparan” raksasa yang menjadi ikon utama perayaan Waisak tahun ini.
MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

Meski sempat meronta dan mengamuk, sapi kurban di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya berhasil dikendalikan oleh tukang jagal yang dibantu guru dan para siswa.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Selengkapnya

Viral