News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walhi Nilai Minim Agenda Penyelamatan Lingkungan pada Debat Pertama Cagub Sulsel

Walhi Sulawesi Selatan menilai bahwa dalam debat calon gubernur dan wakil gubernur minim agenda penyelamatan lingkungan.
Rabu, 30 Oktober 2024 - 16:02 WIB
WALHI nilai minim agenda penyelamatan lingkungan saat debat Cagub Sulsel
Sumber :
  • ist

Makassar, tvOnenews.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Selatan menilai bahwa dalam debat calon gubernur dan wakil gubernur minim agenda penyelamatan lingkungan. Debat perdana yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan ini berlangsung pada tanggal 28 oktober 2024 .
 
Arfiandi Anas, Kepala Divisi Hukum dan Politik Hijau Walhi Sulsel melihat dalam visi misi yang disampaikan oleh kedua kandidat gubernur tidak menyentuh soal lingkungan hidup sebagai aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan sulawesi selatan.

“Pasangan nomor urut 1 visi misinya menyebutkan aspek ekologi namun tidak muncul dalam penjelas bagaimana  bentuk misi pada setiap jawaban poin misi yang akan dijalankan dan Pasangan nomor urut 2 dalam visi misinya tidak menyentuh soal lingkungan hidup sebagai aspek penting yang diperhatikan dalam pembangunan," kata Arfiandi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pada pembahasan tema pemberantasan kemiskinan, pasangan nomor urut 2 menganggap masalah kemiskinan hanya membutuhkan koordinasi antar pemangku kepentingan, seperti bupati, wali kota dan dunia usaha. Padahal dalam faktanya di lapangan bahwa dunia pemerintah daerah dan para pebisnis tidak mampu mensejahterakan masyarakat sekitar, seperti yang terjadi di Luwu Utara dan Luwu Timur.

“Ditengah banyaknya pembukaan aktivitas ekstraktif pertembangan dan HGU perkebunan skala besar yang justru tidak menyerap tenaga kerja yang banyak, merampas tanah petani dan alih fungsi hutan menjadi konsesi tambang secara besar-besaran di Sulawesi Selatan telah menimbulkan kemiskinan di wilayah - wilayah tersebut, contoh nyatanya daerah Luwu Raya 2 dari 4 kabupaten kota yakni Kab. Luwu dan Luwu Utara masuk dalam 5 besar kabupaten kota termiskin di Sulawesi Selatan berdasarkan data BPS 2024” Katanya.

Selain itu para calon juga tidak menyinggung soal pesisir dan pulau-pulau kecil, dimana wilayah Sulawesi Selatan memiliki ribuan pulau-pulau kecil dan memiliki salah satu garis pantai terpanjang di indonesia yang juga menjadi pihak yang sangat penting untuk mendapatkan pelayanan dan perlindungan oleh gubernur yang akan terpilih nanti.

“Keadaan nelayan dan perempuan pesisir dan pulau-pulau kecil seperti pesisir Makassar dan Takalar makin menderita karena layanan pemerintah yang minim dan  ditambah lagi proyek reklamasi pesisir dan tambang pasir laut membuat kemiskinan semakin dirasakan akibat akses sumber daya ekonomi mereka menjadi rusak”, katanya

Selanjutnya, pada pembahasan perempuan dan perubahan iklim para kandidat tidak memberikan solusi yang dirasakan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, dimana masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil beberapa tahun terakhir merasakan dampak signifikan terhadap perubahan iklim yang tidak bisa diprediksi oleh nelayan.

“Jawaban kedua pasangan calon yang disampaikan tidak menyentuh permasalahan dampak krisis iklim terhadap perempuan sehingga solusi yang ditawarkan juga tidak menyentuh masalah yang dirasakan oleh perempuan dimana saat ini terkhusus wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil menderita akibat askes air bersih yang sulit, reklamasi, dan tambang pasir laut  telah menghancurkan wilayah tangkap nelayan sehingga pendapatan ekonomi menurun ditambah cuaca yang tidak menentu menyebabkan nelayan sulit melaut. Akibatnya persoalan rumah tangga menjadi beban ganda yang mesti dirasakan perempuan yang mesti mencari kebutuhan ekonomi tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ujarnya.

Terakhir, terkait pengelolaan sampah, Pasangan Danny Pomanto dan Azhar (DIA) mendorong penanganan sampah salah satunya dengan cara pembangunan PSEL, sedangkan pasangan Andi Sudirman dan fatmawati mendorong pembangunan pengelolaan sampah RDF. Kami menilai Upaya kedua calon gubernur dalam pengelolaan sampah dengan cara pembakaran menggunakan insinerator justru menimbulkan masalah baru. Selain produksi sampah justru meningkat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembakit listrik tenaga sampah, dampak buruk yang ditimbulkan yakni polusi udara, pencemaran yang diakibatkan bekas pembakaran sampah.

“Contohnya saja di masalah yang telah terjadi proyek PSEL Putri Cempo di Surakarta yang telah memiliki dampak lingkungan buruk. Operasional PLTSa Putri Cempo menimbulkan bau tak sedap yang mirip bau pembakaran sampah, seringkali tercium oleh masyarakat dan menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, Limbah tar (air lindi) hasil pembakaran yang berwarna hitam pekat terbuang di sekitar rumah penduduk dan mencemari sungai," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, pasca menyaksikan debat perdana kemarin, maka kami menilai bahwa kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang telah menuntaskan debat perdananya masih sangat minim membahas agenda perlindungan dan penyelamatan rakyat serta lingkungan hidup di Sulawesi Selatan.

"Padahal kualitas lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hal dasar dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena sekali lagi kami menekankan bahwa tidak akan ada kesejahteraan rakyat tanpa lingkungan hidup yang sehat, adil, dan lestari. Dan ini tidak muncul dalam debat kemarin," tegasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Turunkan Full Pemain Diaspora saat Hadapi Singapura, Timnas Indonesia Disorot Media Arab

Turunkan Full Pemain Diaspora saat Hadapi Singapura, Timnas Indonesia Disorot Media Arab

Gara-gara turunkan full pemain diaspora di starting line-up awal saat menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia disorot media Arab.
Modal Kecil Bikin Panen Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Monyet 28 September 2026 di Sini!

Modal Kecil Bikin Panen Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Monyet 28 September 2026 di Sini!

Shio Monyet akan mendapati bahwa esok hari tanggal 28 September 2026 akan menuntut kelincahan mental untuk menangkap peluang alur pendapatan non-konvensional.
Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar wejangan pemain senior hingga skema baru pelatih Hyundai Hillstate.
Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Leo/Daniel Segel Medali Asian Games 2026, Tak Mau Ulangi Drama di Hangzhou

Leo/Daniel Segel Medali Asian Games 2026, Tak Mau Ulangi Drama di Hangzhou

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil memastikan satu tempat di semifinal bulu tangkis Asian Games 2026 sekaligus mengamankan medali untuk tim Merah Putih.
Atlet Skateboard Indonesia Ni Wayan Malana Gagal Raih Medali Asian Games 2026, Finis Keenam

Atlet Skateboard Indonesia Ni Wayan Malana Gagal Raih Medali Asian Games 2026, Finis Keenam

Atlet skateboard Indonesia, Ni Wayan Malana Fairbrother gagal meraih medali di Asian Games 2026. Atlet muda berusia 14 tahun itu harus puas menempati posisi keenam nomor street putri di Aichi Sky Expo, Nagoya, Jepang, Minggu (27/9/2026).

Trending

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan Emil Audero tidak dimainkan saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Megawati Hangestri Ungkap Kronologi Bisa Comeback di Liga Voli Korea: Bermula dari Pelatih Hyundai Hillstate Ngotot ke Indonesia

Megawati Hangestri Ungkap Kronologi Bisa Comeback di Liga Voli Korea: Bermula dari Pelatih Hyundai Hillstate Ngotot ke Indonesia

Megawati Hangestri menceritakan bagaimana proses dirinya akhirnya bisa kembali bermain di Liga Voli Korea. Ia mengaku bahwa perjalanannya kembali dimulai berkat kepercayaan yang diberikan Kang Sung-hyung selaku pelatih Hyundai Hillstate.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT