News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menipu dengan Struk Palsu, Pasutri di Gowa Ditangkap

Pasutri kerap melakukan aksi penipuan dengan menggunakan struk palsu untuk pembayaran non tunai terhadap pedagang kecil di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.
Jumat, 27 Desember 2024 - 14:59 WIB
Pasutri Anwar (30) dan Farida (27) di tangkap Satreskrim Polres Gowa usai melakukan penipuan.
Sumber :
  • Idris Tajannang
Gowa, tvOnenews.com - Tim Jatanras Resmob Polres Gowa berhasil mengamankan pasangan suami istri (Pasutri), Anwar (30) dan Farida (27), yang kerap melakukan aksi penipuan dengan menggunakan struk palsu untuk pembayaran non tunai terhadap pedagang kecil di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi terakhir pasangan ini terjadi di Romang Polong, Kecamatan Somba, Gowa, pada Rabu, 25 Desember 2024. Pihak kepolisian menerima laporan dari salah satu korban yang menjadi target penipuan dengan modus pembayaran non tunai menggunakan struk palsu. 
 
Setelah melakukan penyelidikan, kedua pelaku berhasil ditangkap di Kota Makassar dan kemudian dibawa ke Polres Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, menjelaskan bahwa pasangan pelaku ini menipu para pedagang kecil dengan menggunakan struk palsu yang sudah dimodifikasi melalui aplikasi untuk pembayaran. Dalam beberapa kasus, pelaku mengambil barang-barang seperti beras, telur, dan bawang merah dari pedagang.
 
"Pelaku ini menjual kembali barang hasil curian mereka. Sasaran mereka adalah pedagang kecil. Di wilayah Gowa saja, sudah ada 10 tempat kejadian perkara (TKP), belum lagi di daerah lain. Berdasarkan pengakuan mereka, pelaku juga kerap beraksi di Makassar," ungkap Bahtiar, Jumat (27/12/2024).
 
Lebih lanjut, Bahtiar menjelaskan bahwa pasangan suami istri ini juga terbukti menggunakan narkoba jenis sabu. Kedua pelaku positif menggunakan narkoba berdasarkan tes urin yang dilakukan setelah penangkapan.
 
"Setelah kami lakukan tes urin, keduanya positif menggunakan narkoba. Uang hasil penipuan ini sebagian digunakan untuk membeli sabu, dan sebagian lagi untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Bahtiar.
 
Modus operandi pasangan ini adalah dengan berkeliling menggunakan mobil untuk mencari target. Setelah menemukan pedagang yang tepat, Farida masuk ke kios untuk menanyakan harga barang. Setelah harga disepakati, Farida mengaku tidak memiliki uang tunai dan meminta nomor rekening untuk melakukan pembayaran non tunai. 
 
Nomor rekening yang diterima Farida kemudian dikirimkan ke suaminya, Anwar, yang menunggu di mobil. Anwar kemudian mengedit nomor rekening tersebut dan mengirimkan struk palsu sebagai bukti pembayaran.
 
"Nomor rekening itu dikirim ke saya, lalu saya edit, dan saya kirimkan kembali ke istri saya sebagai bukti transfer. Padahal itu adalah struk palsu yang saya buat sendiri," jelas Anwar.
 
Setelah menerima struk palsu, pelaku mengambil barang dari pedagang dan membawanya ke mobil untuk dijual kembali. Hasil penjualan barang tersebut sebagian digunakan untuk membeli narkoba dan kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
 
"Barang yang saya ambil itu saya jual lagi, dan sebagian uangnya saya pakai untuk beli kebutuhan sehari-hari, sisanya untuk beli narkoba. Kami sudah melakukan penipuan ini selama satu tahun di Makassar dan Kabupaten Gowa," ungkap Anwar.
 
Menanggapi kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Gowa mengimbau para pedagang agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pembayaran non tunai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Kami imbau kepada pedagang untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan pembayaran non tunai. Pastikan terlebih dahulu bahwa uang sudah masuk ke rekening sebelum menyerahkan barang," tutup Bahtiar.(Itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Kepala Kejari Kabupaten Bandung Nurmajayani mengatakan pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah jaksa penuntut umum menyatakan berkas perkara tersangka telah lengkap.
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada 8 September 2026.
Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Satgas di bawah pimpinan Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Pono Darmadi bergerak cepat menuju lokasi. 
Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille resmi merilis pengumuman untuk skuad di laga kontra Real Betis. Timnas Indonesia bisa mencetak sejarah di Liga Champions melalui Calvin Verdonk.
Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru di SMAN 1 Pamanukan terus menjadi perhatian dan viral di media sosial. Begini curhatan korban.
Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Tim Anggota Unit 5 Subdit 3 Tahbang/Resmob meringkus wanita berinisial SAP alias Caca (20) yang melakukan pencurian di sejumlah rumah kosong, wilayah Jakarta Timur

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT