GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ringkus Sepasang Kekasih yang Membuang Bayi di Tanralili Maros

Kepolisian meringkus sepasang kekasih berinisial N (20) & F (21) yang tega membuang bayi yang baru dilahirkannya .
Kamis, 9 Januari 2025 - 13:58 WIB
Kepolisian meringkus sepasang kekasih berinisial N (20) & F (21) yang tega membuang bayinya.
Sumber :
  • wawan setyawan
Maros, tvOnenews.com - Kepolisian meringkus sepasang kekasih berinisial N (20) & F (21) yang tega membuang bayi yang baru dilahirkannya di Desa Purna Karya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Pelaku N melahirkan mandiri kemudian meletakkan bayi tersebut didepan rumahnya.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar bahwa pelaku pembuangan bayi telah kami amankan sepasang kekasih, dimana perempuan berinisial N (20) yang tidak bekerja alamat Desa Purnakarya, Tanralili," ujar Iptu Aditya Pandu, Kasat Reskrim Polres Maros, Rabu (8/1/2025).
 
Pelaku N diamankan polisi di Kecamatan Tanralili, Maros, kemudian dilakukan pengembangan dan ditemukan pacar pelaku berinisial F di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
 
"Kemudian kami lakukan pengembangan kepada pacar pelaku berinisial F (21) yang berhasil kami amankan di Kabupaten Gowa," ujarnya.
 
Aditya Pandu menerangkan terungkapnya pembuangan bayi perempuan malang tersebut, bermula saat penyidik mencurigai pelaku N yang pertama kali menemukan bayi dalam keadaan sakit.
 
N pun dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan, hasilnya n dinyatakan dalam keadaan lemas lantaran baru saja melahirkan. Polisipun mengontrogasi dan pelaku mengakui perbuatannya.
 
"Diperiksa di puskesmas ternyata baru melahirkan, dilakukanlah pemeriksaan dan mengaku bayi ini hasil hubungan gelap dengan kekasihnya F," jelasnya.
 
"Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kami berhasil menemukan identitas pasangan yang membuang bayi tersebut. Mereka adalah seorang pria berinisial AR (25) dan seorang wanita berinisial FN (22), yang merupakan pasangan kekasih," jelas AKBP Andi Makkasau.
 
*Motif dan Kronologis*
 
Menurut penyelidikan polisi, pasangan kekasih ini membuang bayi tersebut karena merasa tertekan dan tidak siap menjadi orang tua.
 
Pasangan ini mengaku panik dan akhirnya memutuskan untuk melahirkan secara mandiri kemudian membuat skenario agar bayi tersebut ditemukan didepan rumah pelaku N.
 
"Pengakuannya takut orang tuanya tahu sehingga membuangnya didepan rumahnya sendiri, dibawa jendela itu," ungkap Aditya.
 
Kasatres Polres Maros, mengungkapkan pelaku yang telah berhenti kuliah selama ini tinggal dengan orang tuanya dengan menyembunyikan kehamilannya. Ia melahirkan mandiri pada pukul 04.00 Selasa (7/1)dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Setelah disimpan depan rumaH, dia tanya bapaknya ada suara bayi menangis sehingga dicari dan ditemukanlah dalam kantong plastik," bebernya.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT