News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Curi Minuman Kemasan Bocah Di Takalar Dianiaya, Polisi Minta Keluarga Cari Saksi

Polres Takalar memanggil MY (11), korban penganiayaan yang dilakukan oleh dua pemuda di Dusun Tarembang, Desa Tarembang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. MY diduga dianiaya setelah dituduh mencuri minuman kemasan.
Selasa, 25 Maret 2025 - 15:49 WIB
MY didampingi oleh pamannya dan kedua orang tuanya. Mereka menuju ke ruang Unit II PPA Satreskrim Polres Takalar.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Takalar, tvOnenews.com – Polres Takalar memanggil MY (11), korban penganiayaan yang dilakukan oleh dua pemuda di Dusun Tarembang, Desa Tarembang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. MY diduga dianiaya setelah dituduh mencuri minuman kemasan.

"Saya disuruh mencari saksi yang melihat anak saya dipukul. Saya bilang kalau yang bisa jadi bukti ya video yang tersebar, karena orang-orang yang ada di tempat kejadian saat itu semuanya berteman dengan pelaku," ungkap Diana, ibu korban, Senin (24/3/25).   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Diana, penyidik meminta dirinya untuk mencari saksi yang melihat langsung anaknya dipukul.  

Diana menambahkan, ada seorang saksi yang melihat kejadian tersebut selain pelaku dan teman-temannya. Namun, saksi tersebut masih anak-anak berusia sekitar tujuh tahun dan duduk di bangku kelas satu SD.  

"Penyidik juga meminta agar saksi, termasuk anak SD itu, bisa dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Selain meminta saksi, Diana juga menjelaskan kepada penyidik jika anaknya dianiaya setelah dituduh mencuri minuman kemasan

"Saya juga dibtanya seputaran kronologi kejadian yang menimpa anak saya, dan saya sudah jelaskan kalau anak saya di pukul dan ditendang oleh dua orang gegara dituduh mencuri," pungkasnya.

Diana berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.  

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Takalar, IPTU Sumarwan, mengonfirmasikan bahwa orang tua korban telah resmi melaporkan kejadian tersebut, dan laporan sudah diterima oleh pihak kepolisian.  

"Semalam sudah melapor, dan kami sudah terima laporannya. Hari ini kami telah melakukan penyelidikan terkait laporan kekerasan terhadap anak. Korban sudah dimintai keterangan oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Takalar dengan didampingi kedua orang tuanya," kata Sumarwan, Senin (24/3/2025).

Ia mengungkapkan bahwa ada dua terduga pelaku dalam kasus ini.

"Salah satu pelaku, bernama Akmal, telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan," bebernya.

Sementara itu, satu pelaku lainnya, yang mengenakan sweater merah, masih dalam pelarian dan sedang dalam pencarian pihak kepolisian.  

"Kita sementara mencari seorang pelaku yang mengenakan sweater merah. Karena pelaku tidak ada dirumahnya."Ujarnya.

Sumarwan menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu, remaja yang merekam aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur ini juga akan dipanggil sebagai saksi.

Terduga Pelaku Adalah Tetangga Korban

Pelaku yang diduga memukul dan menendang MY (11) hingga terjatuh di sawah diketahui bernama Harumi warga Dusun Tarembang, Desa Tarembang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, yang tidak lain tetangga korban.

Harumi atau yang dikenal dengan panggilan Gading itu melakukan penganiayaan dengan cara meninju dan menendang korban hingga terjung kesawah seperti didalam video yang beredar viral di media sosial.

Menurut ibu korban, Anaknya dianiya karena dituduh mencuri minuman kemasan.

"Anak saya dituduh mencuri minuman kemasan pop ice, dari situlah anak saya di aniaya dua orang"Selasa (25/3/25)

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku kemudian melarikan diri, sementara satu orang pelaku lainnya bernama Akmal telah di amankan dan kini menjalani pemeriksaan di Polres Takalar.

Kata KBO Reskrim Polres Takalar, Iptu Sumarwan seorang pelaku yang mengenakan switer warna belum di amankan.

"Sekarang kami mencari seorang pelaku yang memakai switer warna merah, karena melarikan diri. Kalau pelaku satunya lagi sudah diamankan"Ungkap Iptu Sumarwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumarwan berjanji akan segera menangkap pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap anak berusia 11 tahun yang kini videonya viral di berbagai media sosial.(Itg/frd)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terlihat Akrab, Lesty Kejora dan Asila Maisa Jadi Saksi Kasus Dugaan Fitnah Perselingkuhan Rizky Billar

Terlihat Akrab, Lesty Kejora dan Asila Maisa Jadi Saksi Kasus Dugaan Fitnah Perselingkuhan Rizky Billar

Lesty Kejora dan Asila Maisa diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya soal laporan Rizky Billar soal dugaan fitnah perselingkuhan yang menyeret nama mereka.
Daftar Opposite Utama Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Satu-satunya dari Asia

Daftar Opposite Utama Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Satu-satunya dari Asia

Daftar opposite utama Liga Voli Korea 2026-2027 yang siap menjadi tumpuan klub masing-masing. Megawati Hangestri menjadi satu-satunya pemain asal Asia di antara tujuh pemain asing yang akan berlaga musim depan.
Siapa Nadhea Devi? Brand Manager OT yang Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Brand Manager OT yang Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Nadhea Devi, Brand Manager OT dituding oleh netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Alasan India Pilih Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 dan Batal Lawan Timnas Indonesia: Ini Kesempatan Sekali Seumur Hidup

Alasan India Pilih Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 dan Batal Lawan Timnas Indonesia: Ini Kesempatan Sekali Seumur Hidup

Timnas India membuat keputusan besar dengan meninggalkan FIFA ASEAN Cup 2026 demi menghadapi Brasil pada FIFA Matchday. Mereka tadinya adalah calon lawan Timnas Indonesia.
Bertemu Serikat Buruh, DPR Ungkap Usulan Draf RUU Ketenagakerjaan Rampung Awal Oktober

Bertemu Serikat Buruh, DPR Ungkap Usulan Draf RUU Ketenagakerjaan Rampung Awal Oktober

Dasco menjelaskan RUU Ketenagakerjaan ini menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 31 Oktober 2024 lalu.
Bangun Infrastruktur di Pelosok, Prabowo: Rakyat Sendiri Akui TNI-Polri Kerja Siang Malam

Bangun Infrastruktur di Pelosok, Prabowo: Rakyat Sendiri Akui TNI-Polri Kerja Siang Malam

Prabowo mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang bekerja membangun berbagai infrastruktur dasar di daerah dengan kondisi yang tidak mudah.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT