GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Angkutan Dibunuh Penumpang di Kendari, Polisi Ringkus Pelaku yang Sempat Melarikan Diri

Kepolisian Sektor (Polsek)Baruga berhasil mengamankan pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir mobil angkutan umum bernama Dedi (54) yang terjadi di Terminal Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada beberapa waktu lalu.
Kamis, 8 Mei 2025 - 14:22 WIB
pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir mobil angkutan umum bernama Dedi (54) yang terjadi di Terminal Baruga, Kota Kendari
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Kepolisian Sektor (Polsek)Baruga berhasil mengamankan pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir mobil angkutan umum bernama Dedi (54) yang terjadi di Terminal Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada beberapa waktu lalu.

Pelaku berinisial AA (57)diringkus polisi saat bersembunyi di rumah keluarganya di Desa Lalokateba Kecamatan Dangia Kabupaten Kolaka Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Baruga AKP Marjuni menjelaskan kronologi kejadian yang bermula pada Jumat (5/5) malam saat pelaku bertemu dengan korban di terminal dan sepakat untuk diantar ke Desa Asri Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan.

“Pelaku sudah berada di terminal sejak hari Jumat, dan tengah malam itu bertemu dengan korban. Mereka sepakat untuk berangkat keesokan harinya karena sudah larut malam,” ujar AKP Marjuni Rabu, (7/5/2025).

Namun, pada Sabtu dini hari, pelaku sempat tidak menemukan mobil korban yang meninggalkan terminal tanpa memberitahunya. Hal ini memicu kecurigaan dan kemarahan pelaku, terutama karena barang-barangnya telah berada dalam mobil korban.

Kata Marjuni, saat korban kembali ke terminal, terjadilah pertengkaran. Pelaku  sempat meminta barang-barangnya untuk pindah mobil.

"Dia mau mengambil barang-barang yang ada dalam mobil korban dan di situ sempat mereka bertengkar. Sempat ribut.  Pada saat ribut pertama di situ ada kesempatan pelaku ini mengambil batu," ujarnya.

Dalam pertengkaran tersebut, pelaku mengambil batu ganjal mobil dan memukul korban dua kali di bagian kepala. Tak hanya itu, pelaku juga mengambil tas miliknya yang berisi badik (senjata tajam), lalu menusuk korban sebanyak tiga kali di kepala, perut, dan dada.

“Setelah menusuk korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Korban sempat membawa mobilnya sendiri ke Polsek dan melaporkan kejadian sebelum akhirnya menuju ke Rumah Sakit Bahteramas,” tambah  Marjuni.

Sementara itu pihak keluarga menyayangkan ulah pelaku yang telah tega membunuh korban padahal sudah diberi tumpangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi masih melakukan pencarian terhadap barang bukti yang dibuang pelaku di sekitar terminal. (emr/frd)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan seluruh investor tetap wajib mematuhi regulasi nasional, terutama di sektor strategis mineral kritis.
Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, akhirnya kembali ke lintasan setelah absen dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang. 
Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Berdasarkan hukum, LPDP melihat status alumni penerima beasiswa Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas tidak ada masalah. Tapi suaminya, Arya Iwantoro diduga melanggar aturan.
Beli Pasokan Energi AS Senilai US$15 Miliar, Bahlil Pastikan Bukan Penambahan Kuota Impor Nasional

Beli Pasokan Energi AS Senilai US$15 Miliar, Bahlil Pastikan Bukan Penambahan Kuota Impor Nasional

Pemerintah Indonesia memastikan kesepakatan pembelian energi dari Amerika Serikat senilai sekitar US$15 miliar atau setara lebih dari Rp240 triliun tidak akan membuat Indonesia semakin bergantung pada impor.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Nasib Suami Dwi Sasetyaningtyas di Ujung Tanduk Usai Terseret Polemik Anak Jadi WNA Inggris, Dana Beasiswa LPDP Terancam Dikembalikan

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Nasib Suami Dwi Sasetyaningtyas di Ujung Tanduk Usai Terseret Polemik Anak Jadi WNA Inggris, Dana Beasiswa LPDP Terancam Dikembalikan

Kasus ini bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas di media sosial yang memperlihatkan anaknya memperoleh kewarganegaraan Inggris. 
Di Tengah Penguatan Hubungan Dagang dengan AS, Indonesia Optimistis Kepemilikan Freeport Capai 63 Persen

Di Tengah Penguatan Hubungan Dagang dengan AS, Indonesia Optimistis Kepemilikan Freeport Capai 63 Persen

Pemerintah Indonesia mempercepat langkah strategis untuk memperbesar kendali atas PT Freeport Indonesia di tengah penguatan hubungan dagang dengan Amerika Serikat.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT