GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Jenazah Tidak Boleh Dimandikan Sebelum Bayar Utang

Warga net dibuat geger oleh aksi seorang rentenir asal kabupaten Jeneponto yang menagih utang kepada warga kabupaten Takalar dengan cara menahan jenazah agar tidak dimandikan sebelum membayar utang, viral di berbagai media sosial.
Rabu, 27 April 2022 - 14:13 WIB
Suasana rumah korban jenazahnya di larang dimandikan oleh rentenir asal Jeneponto sebelum bayar utang di dusun Bontoloe Desa Bontoloe Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • Tim Tvone-Wawan Setiawan

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan - Warga net dibuat geger oleh aksi seorang rentenir asal kabupaten Jeneponto yang menagih utang kepada warga kabupaten Takalar dengan cara menahan jenazah agar tidak dimandikan sebelum membayar utang, viral di berbagai media sosial.

Dalam rekaman video yang viral, yang di unggah oleh akun milik Arnida Putri Bungsu, melalui siaran langsung dengan caption "seorang rentenir datang melarang jenazah dimandikan, mengaku almarhum punya utang tapi tidak ada bukti", memperlihatkan seorang pria yang diketahui adalah ponakan dari orang yang ditagih rentenir tersebut mengamuk dan memaki maki wanita yang menagih utang kepada warga yang sudah meninggal melalui istrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan video ini telah dibagikan sebanyak 4.774 oleh netizen. Belakang diketahui, kejadian tersebut berada di Dusun Bontoloe, Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Kata Kepala Dusun, kejadia tersebut berlangsung pada hari Senin tanggal 25 April 2022, sekitar pukul 10:11 Wita.

Dimana saat itu seorang wanita asal kabupaten Jeneponto bernama Daeng Ngembong, mendatangi rumah Rabainna Daeng Sunggu (37) yang tidak lain sepupu satu kalinya sendiri yang berada di dusun Bontoloe, desa Bontoloe.

Rentenir tersebut, lansung menagih utang suami dari Rabainna Daeng Sunggu atas nama Rusli Daeng Sutte (39) yang saat itu jenazahnya akan dimandikan.

"Benar, ada seorang wanita asal kabupaten Jeneponto bernama Daeng Ngembong, mendatangi rumah Rabainna Daeng Sunggu (37) yang tidak lain sepupu satu kalinya sendiri, tujuannya menagih utang suaminya yang sementara jenazahnya akan dimandikan," ungkap Kardi Situju, kepala dusun Desa setempat.

Lanjutnya, rentenir tersebut menagih utang dengan cara menahan jenazah almarhum Rusli Daeng Sutte yang hendak dimandikan.

"Rentenir itu tidak membolehkan jenazah tersebut dimandikan sebelum istrinya melunasi utangnya," tutur Kepala Dusun.

Kejadian saat itu pun menjadi tegang, saat sejumlah warga dan keluarga almarhum geram melihat ulah rentenir yang menagih utang disaat lagi berduka.

Beruntung, Rentenir tersebut di amankan kerumah warga, dan utang yang ditagihnya dibayarkan oleh ponakan almarhum dengan cara patungan, sebesar 2 juta rupiah.

Sementara itu, istri almurhum Rusli Daeng Sutte mengaku jika ia pernah meminjam uang kepada sepupunya itu 4 tahun lalu.

Katanya, ia datang ke rumah sepupunya meminta meminjam uang sebesar 500 ribu rupiah tanpa ada perjanjian bunga utang.

"Memang saya pernah meminjam uang kepada sepupu saya sendiri dan itu sudah lama sekali 4 tahun lalu, uang itu sebenarnya untuk teman suami saya karena butuh sekali uang, jadi saya pinjam uang ke sepupu untuk teman suami saya, tapi atas nama suami saya," ungkap Rabainna Daeng Sunggu.

Lanjutnya, saat ia hendak mengembalikan uang tersebut suaminya jatuh sakit, sehingga uang yang hendak ia kembalikan dipakai untuk berobat suaminya.

Rabainna Daeng Sunggu juga mengaku, jika ia hanya meminjam 500 ribu rupiah saja, namun sepupunya justru menagih utang sebanyak 2 juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementa itu, Hendri ponakan almarhum Rusli Daeng Sutte mengaku sudah melunasi utang almarhum sebesar 2 juta rupiah meskipun sang rentenir tidak memperlihatkan bukti utang almarhum senilai uang yang diminta.

"Saya sudah lunasi utang om saya hari itu juga, karena jenazah om saya dilarang dimandikan sebelum utangnya dilunasi," jelas Henri keponakan almarhum.(wsn/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia, Sumardji Dapat Tugas Khusus dari PSSI

Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia, Sumardji Dapat Tugas Khusus dari PSSI

Erick Thohir mengungkap hasil evaluasi Timnas Indonesia dalam rapat Exco PSSI. Sumardji diminta menyiapkan seluruh tim putra dan putri untuk agenda berikutnya.
Rosan Roeslani Pastikan Pertumbuhan Sektor Perumahan Miliki Dampak Ekonomi di Indonesia

Rosan Roeslani Pastikan Pertumbuhan Sektor Perumahan Miliki Dampak Ekonomi di Indonesia

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa rumah juga perlu memenuhi aspek kelayakan, keamanan, dan kenyamanan, terlebih di Indonesia yang memiliki risiko bencana seperti gempa bumi.
Ribuan Warga Pontianak Ikuti Shalat Istisqa dan Doa Memohon Hujan di Tengah Kabut Asap

Ribuan Warga Pontianak Ikuti Shalat Istisqa dan Doa Memohon Hujan di Tengah Kabut Asap

Shalat Istisqa itu dilakukan di tengah kondisi kualitas udara Kota Pontianak yang memburuk akibat kabut asap dan telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir.
Reaksi Warga Korea soal Keputusan Ko Hee-jin Mundur dari Red Sparks

Reaksi Warga Korea soal Keputusan Ko Hee-jin Mundur dari Red Sparks

Keputusan Ko Hee-jin mundur dari kursi pelatih Red Sparks memicu beragam reaksi dari warga Korea. Sebagian mendukung langkah dan sebagian lagi beri kecaman.
Islam Makhachev Prediksi Alexander Volkanovski Bakal Tumbang dari Movsar Evloev, Singgung Faktor Ini

Islam Makhachev Prediksi Alexander Volkanovski Bakal Tumbang dari Movsar Evloev, Singgung Faktor Ini

Islam Makhachev menilai Alexander Volkanovski sudah tidak berada di puncak performanya seperti beberapa tahun lalu. Jelang duel melawan Movsar Evloev di UFC 333
Piala Indonesia Kembali dengan Nama League Cup, Erick Thohir Sambut Duel 36 Klub

Piala Indonesia Kembali dengan Nama League Cup, Erick Thohir Sambut Duel 36 Klub

League Cup 2026-2027 segera bergulir pada 3 November dengan 36 klub Super League dan Championship. Erick Thohir menilai turnamen ini penting.

Trending

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Ruben Onsu Ajukan Permohonan Penundaan Pemeriksaan hingga 4 September, Ini Alasannya

Ruben Onsu Ajukan Permohonan Penundaan Pemeriksaan hingga 4 September, Ini Alasannya

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo mengatakan surat permohonan tersebut telah diterima penyidik pada Kamis (27/8/2026).
Persija Vs Brisbane Roar Jadi Panggung Reuni, Shin Tae-yong dan Jordi Amat Bertemu Sosok dari Masa Lalu

Persija Vs Brisbane Roar Jadi Panggung Reuni, Shin Tae-yong dan Jordi Amat Bertemu Sosok dari Masa Lalu

Pertandingan uji coba antara Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar ternyata menyimpan sederet cerita di luar kepentingan kedua tim mempersiapkan musim baru.
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT