News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunjungan Lapangan Proyek Rumah Susun DOB Papua Tengah: Progres Fisik Capai 94,7 Persen

Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Imran, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Rumah Susun Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah yang berlokasi di Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.
Jumat, 28 November 2025 - 12:25 WIB
Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Imran, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Rumah Susun Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Imran, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Rumah Susun Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah yang berlokasi di Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 18.30 WIT dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, BPKP, PLN, serta pihak penyedia konstruksi dan manajemen konstruksi.

Progres Pembangunan Rusun DOB Papua Tengah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peninjauan yang berlangsung pukul 11.00–13.00 WIT, progres fisik pembangunan telah mencapai 94,696 persen dengan deviasi -0,495 persen. Realisasi keuangan mencapai 88,50 persen atau setara Rp 89,53 miliar. Dari total durasi kontrak, 441 hari telah terpakai dengan sisa waktu 22 hari menuju batas akhir pelaksanaan.

Proyek ini telah melalui sembilan addendum kontrak yang mencakup penyesuaian kebutuhan administratif, optimalisasi, hingga perubahan direktur perusahaan. Sementara itu, Manajemen Konstruksi yang dilaksanakan oleh Yodya Karya (Persero) KSO mengalami peningkatan nilai kontrak menjadi Rp 3,82 miliar dengan progres keuangan saat ini berada pada angka 20 persen.

Identifikasi Isu dan Permasalahan

Dalam rapat koordinasi pukul 13.00–15.00 WIT, sejumlah isu teknis teridentifikasi, antara lain:

- Saluran drainase eksisting milik Bina Marga bersifat buntu dan berpotensi menimbulkan genangan.

- Jaringan listrik PLN belum tersedia di lokasi pekerjaan dan seluruh aktivitas masih bergantung pada tiga unit genset, di mana satu unit mengalami kerusakan.

- Terdapat indikasi biaya tinggi untuk pembongkaran jaringan udara sementara yang harus diganti dengan kabel tanam permanen.

- Progres pembangunan Power House masih mencapai 85,28 persen sehingga belum dapat digunakan secara optimal.

- Infrastruktur di kawasan Pusat Ibu Kota Papua Tengah, termasuk kantor Pemerintah Provinsi, belum tersedia.

- Diperlukan peningkatan pengamanan rusun menyusul laporan kehilangan barang.

- Dokumen PBG telah lengkap dan sedang menunggu penerbitan.

Imran, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan
Imran, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan
Sumber :
  • Antara

 

Langkah Tindak Lanjut

Kementerian telah menyiapkan beberapa langkah percepatan, antara lain:

1. Kontraktor membuat sodetan/gorong-gorong sepanjang ±30 meter menuju sungai untuk mengatasi saluran buntu, disertai Berita Acara resmi bersama Bina Marga.

2. Permohonan kebutuhan jaringan listrik telah disampaikan kepada PLN sejak 16 Oktober 2025.

3. Fasilitasi penyusunan draft MoU antara PLN dan Pemerintah Provinsi terkait skema pembiayaan infrastruktur listrik telah dilakukan.

4. Jaringan listrik ditargetkan mulai tersambung pada 19 Desember 2025.

5. Kementerian akan mendorong percepatan serah kelola kepada Pemerintah Provinsi guna mendukung keamanan dan pemanfaatan fasilitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dilakukan agar PBG dapat terbit pada Desember 2025.

Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan rusun DOB Papua Tengah berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan daerah otonomi baru.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

Pada perdagangan sesi II Rabu (28/1), IHSG melemah 718,44 poin atau turun 8,00 persen ke level 8.261,78 pada pukul 13.43 WIB sehingga BEI terpaksa lakukan trading halt.
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Hanya Ada Agenda Pelantikan Pengurus DEN

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Hanya Ada Agenda Pelantikan Pengurus DEN

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan tidak ada reshuffle kabinet pada Rabu (28/1/2026). 
Timnas Indonesia Ikut Disorot Media Belanda Usai Maarten Paes Kian Dekat ke Ajax Amsterdam

Timnas Indonesia Ikut Disorot Media Belanda Usai Maarten Paes Kian Dekat ke Ajax Amsterdam

Sejumlah media Belanda ramai-ramai menyoroti Timnas Indonesia dalam isu kepindahan kiper FC Dallas yakni Maarten Paes ke jawara Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Ogah Ambil Risiko Besar, Bojan Hodak Pastikan Tak akan Bawa Layvin Kurzawa dalam Laga Persis vs Persib Bandung

Ogah Ambil Risiko Besar, Bojan Hodak Pastikan Tak akan Bawa Layvin Kurzawa dalam Laga Persis vs Persib Bandung

Bojan Hodak tidak mau mengambil risiko dengan memaksakan debut pada Layvin Kurzawa. Mantan bek PSG tersebut dipastikan tak akan ikut tanding di Persis vs Persib
Kondisi Finansial Zodiak 29 Januari 2026: Aries hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?

Kondisi Finansial Zodiak 29 Januari 2026: Aries hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 29 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Tak Pikir Panjang, Shayne Pattynama Bongkar Proses Gabung Persija Jakarta: Saya Langsung Tertarik!

Tak Pikir Panjang, Shayne Pattynama Bongkar Proses Gabung Persija Jakarta: Saya Langsung Tertarik!

Shayne Pattynama mengungkap proses cepat bergabung dengan Persija Jakarta. Bek Timnas Indonesia mengaku langsung tertarik dengan hal ini.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT