Aniaya Warga Hingga Luka Parah Diduga Akibat Miras Lima Oknum Prajurit TNI AL Ditahan
- marwan diaz aswan
Ia menegaskan, insiden ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh dalam pembinaan dan pengawasan prajurit TNI AL. Aparat gabungan TNI AL, TNI, dan Polri segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrokan susulan.
Kelima oknum prajurit yang terlibat telah diamankan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Melonguane.
“Oknum anggota TNI Angkatan Laut yang terlibat langsung diamankan oleh Denpom Lanal Melonguane untuk diproses secara hukum,” tegasnya.
Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum oleh prajurit.
“Atas nama pimpinan TNI Angkatan Laut, kami tidak mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum yang dilakukan oleh anggota TNI Angkatan Laut,” katanya.
Saat ini, kelima oknum tersebut telah ditahan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Melonguane dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
“Saat ini oknum-oknum TNI Angkatan Laut yang terlibat sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Pihak TNI AL memastikan kondisi keamanan di Melonguane kini telah kembali kondusif. Korban telah menerima bantuan pengobatan serta tali asih, dan mediasi dilakukan secara kekeluargaan dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban.
“Namun demikian, proses hukum tetap berjalan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Kepulauan Talaud untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
“Kami memastikan proses hukum terhadap oknum aparat TNI Angkatan Laut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (mdz/asm)
Load more