Kadin Indonesia Soroti Peran PSBM XXVI 2026 dalam Menggerakkan Ekonomi Nasional
- ist
Makassar, tvOnenews.com - Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026 kembali digelar sebagai momentum strategis untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi para pengusaha asal Sulawesi Selatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui jejaring saudagar yang kuat, forum ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas peluang investasi, serta menghadirkan sinergi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
Salah satu sosok berdarah bugis yang hadir adalah Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Dr Andi Yuslim Patawari yang menegaskan PSBM tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum kolaborasi pengusaha dari berbagai sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita bersyukur karena saudara-saudara kita dari Makassar dan Sulawesi Selatan terus berkontribusi dalam peningkatan ekonomi. Di forum ini hadir para pengusaha dari berbagai sektor, dan harapan kita PSBM bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata pria kelahiran Kabupaten Bone ini.
Ia menjelaskan bahwa semangat kolaborasi yang dibangun dalam PSBM sejalan dengan konsep Indonesia Incorporated, yaitu pengusaha besar membantu pengusaha menengah, pengusaha menengah membantu pengusaha kecil, dan masyarakat yang belum berusaha didorong untuk mulai berusaha.
“Dengan konsep Indonesia Incorporated, diharapkan terjadi kolaborasi ekonomi yang kuat dan bisa membantu pencapaian target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 8 persen,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan data Kadin Indonesia, saudagar Bugis Makassar memiliki pengaruh besar dalam perekonomian di berbagai daerah di Indonesia karena jumlah dan kualitas pengusahanya yang tersebar di banyak wilayah.
“Saudara-saudara dari Makassar ini kalau kita lihat secara kualitas dan kuantitas ada di mana-mana, dan itu mempengaruhi ekonomi suatu daerah,” ujarnya.
Selain berkontribusi di bidang ekonomi, masyarakat Sulawesi Selatan juga dinilai memiliki kontribusi besar di bidang pemerintahan dan politik nasional.
“Tadi hadir sembilan gubernur yang memiliki darah Sulawesi Selatan. Ini membuktikan bahwa kontribusi masyarakat Sulawesi Selatan bukan hanya di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang politik dan pemerintahan. Beberapa menteri di kabinet juga berasal dari Sulawesi, karena Presiden menaruh kepercayaan besar kepada tokoh-tokoh dari Sulawesi Selatan,” katanya.
Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, ia menilai kontribusi pengusaha dari Sulawesi Selatan juga terlihat dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi barang, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Load more