GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Ibu di Makassar Diduga Tega Jual Anaknya, Wamen PPPA Veronica Tan: Ini Alarm Serius

Veronica Tan menyoroti kasus dugaan perdagangan anak yang berujung pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena terhimpit persoalan ekonomi, di Makassar, Sulawesi Selatan,
Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:26 WIB
Veronica Tan, Wamen PPPA saat hadir di PSBM ke 26 di Makassar
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menyoroti kasus dugaan perdagangan anak yang berujung pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena terhimpit persoalan ekonomi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27/3/2026).

Kejadian tersebut menyusul kasus seorang ibu inisial ML (38) diduga tega anaknya, hingga akhirnya ditangkap polisi usai dilaporkan suaminya Anto (40).

Menurut Veronica, bila dilihat selama setahun terakhir sejumlah kasus terhadap perempuan dan anak cukup banyak. Namun demikian, sejauh ini pihak keluarga sudah berani speak up atau berbicara atas apa yang dialami korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Polri telah meresponsnya dengan membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dirtipid PPA-PPO).

Direktorat ini setelah diluncurkan kemudian diaktifkan untuk menangani kasus-kasus perempuan dan anak tersebar di 11 Polda dan 22 Polres se Indonesia serta pimpinannya perempuan dari Polwan.

"Sebenarnya, kalau dibicarakan dari ujung kekerasan yang terjadi, atau ada orang tua yang melukai anak sendiri, bahkan menjual anaknya sendiri, kita lihat memang kurang, mungkin beban keluarga, beban kemiskinan, beban percekcokan, beban ekonomi yang menjadi dasar juga beban pendidikan," ungkapnya.

Selain kasus di Makassar, kata dia, kasus kekerasan disertai pencabulan anak di sekolah terjadi di Batam. Veronica bilang, kasus seperti ini tidak bisa dilihat satu persatu, sehingga perlu langkah bersama sebagai upaya pencegahan di lingkungan setempat.

"Kita melihat, mendengar itu juga. Jadi, artinya di setiap daerah ini menjadi sebuah challenge (tantangan) bagi kita, bahwa begitu banyak masalah yang terjadi, akarnya itu apa?," tuturnya lagi.

Sementara itu, Direktur Reserse PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan PPO (Perlindungan Perempuan dan Organisasi), Kombes Pol. Osva mengatakan kepolisian telah mengamankan dua perempuan berinisial ML dan NL setelah adanya laporan dari seorang suami yang menduga anaknya dijual oleh istrinya sendiri. Kasus ini mengungkap dugaan praktik transaksi anak dengan modus adopsi yang disertai pemberian uang.

"Fakta penyelidikan kami tidak menemukan empat anak dijual. Hanya satu yang benar terjadi transaksi penjualan, sementara satu lainnya sempat ditukarkan," ujar Direktur Reserse PPO dan PPA Polda Sulsel Kombes Osva kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

Peristiwa ini bermula pada 10 Januari 2026. ML diduga menyerahkan CHY, anak dari pernikahannya dengan RM yang telah meninggal dunia, kepada NL dengan alasan untuk diadopsi. Dalam proses tersebut, ML meminta imbalan uang sebesar Rp4 juta yang diberikan secara tunai.

"Namun, sembilan hari kemudian atau pada 19 Januari 2026, NL mengembalikan CHY kepada ML dan meminta uang yang telah diberikan sebelumnya dikembalikan.Karena alasan ekonomi, ML tidak mampu mengembalikan uang tersebut. Sebagai gantinya, ML menawarkan bayi lain yang masih berusia dua bulan, berinisial A, untuk ditukar dengan CHY," jelasnya.

Dalam proses penukaran tersebut, ML kembali meminta tambahan uang sebesar Rp1 juta kepada NL, yang juga diberikan secara tunai.

Polisi menegaskan bahwa informasi yang menyebut ada empat anak yang dijual dalam kasus ini tidak benar. Berdasarkan hasil penyelidikan, hanya dua anak yang terlibat dalam dugaan transaksi tersebut, yakni CHY dan bayi A.

CHY diketahui telah dikembalikan kepada ML, sementara bayi A ditukarkan kepada NL.

Sementara itu, anak kandung kedua yang sempat diduga ikut dijual karena tidak pernah terlihat oleh ayahnya, diketahui dalam kondisi aman dan berada bersama ML.

Saat ini, bayi A telah diamankan dan berada dalam pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan setelah ditemukan di wilayah Jeneponto (ant/frd)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat terkait aksi anarkis yang mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Tamansari, Bandung, awal Mei 2026. 
Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Saat kunjungan kerja ke Pasar Galala, Sofifi beberapa waktu lalu, ibu-ibu para pedagang kompak meneriakkan dua periode Gubernur Malut kepada Sherly Tjoanda.
Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Dunia olahraga kembali dipenuhi kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai soal Khamzat Chimaev hingga Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT