News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Saksikan Kerja Sama PSEL, Makassar Siap Kelola Sampah Jadi Energi

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyaksikan perjanjian kerjasama (PKS) Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL), di Makassar.
Minggu, 5 April 2026 - 05:46 WIB
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyaksikan perjanjian kerjasama PSEL, di Makassar.
Sumber :
  • Abdullah Daeng Sirua
Makassar, tvOnenews.com - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyaksikan perjanjian kerjasama (PKS) Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL), di Makassar, Sulawesi Selatan.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penandatanganan PKS PSEL ini, dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan dihadiri Pemerintah Provinsi dan Kota Makassar, serta Pemerintah Kabupaten Maros dan Gowa, juga pihak Danantara.
 
"Atas saran Bapak Presiden, kita semua kemudian mendukung pembangunan waste to energy atau pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau PLTSa atau PSEL," kata Hanif usai penandatanganan MOU PSEL, di Makassar, Sabtu (4/4/2026).
 
Hanif mengatakan pengelolaan ini diharap mampu memotong generasi dari pengelolaan sampah di tiga Kabupaten Kota, yakni Makassar, Maros, dan Gowa.
 
"Jadi selama ini sampah legacy yang cukup banyak, kemudian timbunan sampah yang hampir mencapai 2.000 ton per day untuk 3 kabupaten-kota tadi, maka penyelesaian yang paling cepatnya tentu waste to energy," katanya.
 
Perjanjian kerjasama terkait proyek PSEL ini sebelumnya dilakukan di daerah Tamalanrea kota Makassar, namun mendapat penolakan dari masyarakat setempat, dan pemerintah harus mengikuti Perpres 109 terkait PSEL.
 
"Ditender ulang. Wajib ya, Jadi Pak Gubernur juga meyakinkan kita, kita juga ini perintah perpres 109, semua kontrak yang sudah ada wajib diakhiri. Itu pasalnya bunyi demikian. Sehingga Pak Gubernur pasti akan taat," ujarnya.
 
Sementara itu,  Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan bahwa pihaknya mengakhiri perjanjian dengan pemenang tender sebelumnya, karena adanya proses peralihan Perpres 109
 
"Ini yang paling pertama adalah ada pengakhiran perjanjian dengan pemenang tender yang sebelumnya," ujarnya.
 
Menurutnya, pengelolaan sampah di Kota Makassar sendiri kurang lebih 800 ton perhari, dan masih bisa di maksimalkan, meski ada tambahan angkutan yang akan masuk dari gowa sebanyak 150 ton per hari dan Maros 50 ton per hari.
 
"Karena kapasitas angkut yang dibiliki pemerintah kota Makassar itu cuma di angka 67%, sehingga memang harus dimaksimalkan untuk menambah kemampuan untuk daya angkut ini," ujanrnya.
 
Munafri Arifuddin mengatakan bahwa segala persyaratan teknis akan dimaksimalkan untuk bisa memastikan bahwa area di TPA Tamangapa ini menjadi area yang bersyarat untuk dijadikan lokasi pembangunan pembangkit listrik, energi listrik dari sampah.
 
Dalam proyek PSEL ini, pihak pemerintah menyiapkan dana investasi sebesar 3 Triliun, yang disuport dari pemenang tender dan pihak Danantara sebagai subsidi biaya listrik sebesar 20 sen per KWH.
 
"Nilai investasinya kurang lebih 3 triliun yang akan tersupport oleh Pemenang tender bersama dengan danantara. Danantara masuk untuk mensubsidi biaya listrik sebesar kurang lebih 20 sen per KWH," kata Appi.
 
Appi sapaan akrab Wali Kota menyebut, sekitar 7 Hektar lahan akan disiapkan untuk proses pembangunan PSEL di TPA Tamangngapa.
 
Lahan tersebut nantinya bakal menjadi algomorasi untuk daerah sekitar, yaitu Kabupaten Maros dan Gowa.
 
"Karena 20-25 persen sampah yang ada di TPA masih bisa dipakai sebagai bahan baku untuk menambah kekurangan-kekurangan," jelasnya.
 
Selain itu, Appi mengungkap pemerintah juga bakal melakukan pembebasan lahan, sehingga lahan yang akan disiapkan kurang lebih 10 hektar.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu pasti akan ada pembebasan lahan yang akan kita sudah menyiapkan kurang lebih 10 hektare yang akan kita petakan menjadi 7 hektar," pungkasnya. (ads/frd)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkapkan penyebab beberapa stasiun mengalami blackout hingga gangguan operasional pada sore hari ini.
Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk sesi ceramah ibadah shalat Jumat, dengan judul "Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal".
Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

Berikut ini enam item yang sering menjadi andalan jungler assassin untuk menghadapi hero dengan pertahanan tinggi.
Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, berhasil menutup putaran pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil yang manis.
Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Haji Her diperiksa KPK terkait kasus Bea Cukai. Ia mengaku tidak kenal tersangka dan menyebut menginap di hotel mewah karena mampu.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT