News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Gowa Gulirkan Hak Angket Usai Nilai Jawaban Bupati Tak Memuaskan

Sebanyak 40 anggota DPRD Gowa di luar unsur pimpinan resmi menandatangani pengusulan penggunaan Hak Angket DPRD,
Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB
Seluruh Fraksi di DPRD Gowa Sepakat Dorong Hak Angket
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Sebanyak 40 anggota DPRD Gowa di luar unsur pimpinan resmi menandatangani pengusulan penggunaan Hak Angket DPRD, sebagai respons atas berbagai polemik pemerintahan yang dinilai tidak lagi bisa diselesaikan lewat klarifikasi normatif dan jawaban administratif semata.

Langkah politik tersebut muncul setelah DPRD Gowa menerima surat jawaban resmi Bupati Gowa atas rekomendasi hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, mayoritas anggota dewan menilai jawaban tersebut tidak menyentuh substansi persoalan yang dipersoalkan DPRD dan justru dianggap menghindar dari tanggung jawab etik serta pengawasan publik.

Dukungan terhadap Hak Angket datang dari seluruh fraksi di DPRD Gowa. Kondisi ini disebut sebagai sinyal kuat bahwa hubungan politik antara legislatif dan eksekutif tengah berada dalam titik paling serius dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Ketua DPRD Gowa, Taufik Suruhlah, menegaskan bahwa pengusulan Hak Angket bukan bentuk serangan politik personal terhadap kepala daerah, melainkan langkah konstitusional DPRD dalam menjaga marwah lembaga dan memastikan pemerintahan berjalan sesuai prinsip hukum, etika, dan akuntabilitas publik.

“Kalau hampir seluruh anggota DPRD di luar unsur pimpinan sudah menandatangani pengusulan Hak Angket, maka ini bukan lagi dinamika biasa, "ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

"Ini alarm politik dan kelembagaan bahwa ada persoalan serius yang wajib dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Taufik, DPRD sebelumnya telah memberi ruang klarifikasi melalui rekomendasi resmi hasil RDPU. Namun surat jawaban Bupati dinilai hanya dipenuhi argumentasi normatif seperti dalil sub judice dan asas praduga tak bersalah tanpa menjawab inti persoalan yang dipertanyakan DPRD.

“DPRD Gowa tidak sedang mengadili seseorang secara pidana. Fungsi kami adalah pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Jadi sangat tidak tepat kalau fungsi pengawasan DPRD dibenturkan dengan alasan sub judice,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Gowa yang dinilai tidak serius menanggapi rekomendasi DPRD. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain disampaikan melewati tenggang waktu yang diberikan, klarifikasi dari pihak bupati juga disebut hanya berbentuk surat internal tanpa penjelasan terbuka kepada publik.

“Yang diminta DPRD adalah pertanggungjawaban etik dan transparansi publik. Kalau klarifikasi hanya berupa surat yang terlambat dan tidak menjawab pokok rekomendasi, maka DPRD berhak menilai rekomendasi itu tidak dijalankan secara patut,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT