News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Genap Dua Bulan Disandera Perompak Somalia, Keluarga Pelaut Indonesia Desak Pemerintah Serius Bertindak

Kondisi para awak kapal dilaporkan semakin memprihatinkan akibat krisis makanan, kekurangan air bersih, tekanan psikologis, hingga munculnya berbagai penyakit di kalangan kru.
Jumat, 26 Juni 2026 - 19:03 WIB
4 WNI disandera kelompok perompak bersenjata di perairan Somalia.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Genap dua bulan empat warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal tanker minyak MT Honour 25 masih berada dalam penyanderaan kelompok perompak bersenjata di perairan Somalia. 

Kondisi para awak kapal dilaporkan semakin memprihatinkan akibat krisis makanan, kekurangan air bersih, tekanan psikologis, hingga munculnya berbagai penyakit di kalangan kru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah ketidakpastian nasib para sandera, keluarga korban mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah dan perusahaan pemilik kapal dalam memperjuangkan pembebasan para awak kapal yang hingga kini masih berada di tangan perompak Somalia.

Salah satu keluarga korban adalah Syamsuddin Dg Ngawing (67), warga Dusun Moncong Loe, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

Putranya, Azhari Samadikun, merupakan kapten kapal MT Honour 25 yang menjadi salah satu dari empat WNI yang masih disandera sejak 21 April 2026 lalu.

Penyanderaan yang telah berlangsung selama dua bulan itu membuat Syamsuddin hidup dalam kecemasan. Ia mengaku tidak lagi mengetahui secara pasti kondisi putranya karena komunikasi telah terputus selama tiga minggu terakhir.

"Itu kondisi sekarang, sama sekali pihak perusahaan tidak ada yang peduli terhadap orang-orang yang ada di atas kapal," Ujarnya dengan mata berkaca-kaca, saat di temui dirumahnya. Minggu (21/06/2026). 

"Dan pemerintah Indonesia juga tidak ada sama sekali negosiasi ke perompak. Begitu pun perusahaan tidak ada negosiasi sama sekali sehingga anak saya terkatung-katung keadaannya," sambung Syamsuddin.

Menurutnya, selama dua bulan terakhir keluarga hanya menerima berbagai informasi yang menyebutkan bahwa upaya-upaya sedang dilakukan. 

Namun hingga kini ia mengaku belum melihat hasil nyata yang dapat memberikan harapan bagi pembebasan para sandera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut informasi yang kami terima tidak ada sama sekali negosiasi dari perusahaan maupun pemerintah, yang datang hanya berita-berita yang menyampaikan supaya kami tenang, sudah ada usaha, sudah ada begini, tetapi sampai sekarang tidak ada hasilnya," ujarnya sambil menahan tangis. 

Syamsuddin mengaku kondisi psikologis putranya terus memburuk akibat ketidakjelasan nasib mereka di atas kapal. Tekanan yang dialami para awak kapal disebut semakin berat karena tidak adanya kepastian kapan penyanderaan akan berakhir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Puji Keindahan Parade Tenun Atambua sebagai Penggerak Ekonomi NTT

Mendagri Tito Karnavian Puji Keindahan Parade Tenun Atambua sebagai Penggerak Ekonomi NTT

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara "Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show" yang digelar di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Pembiayaan Tanpa Riba Makin Dilirik, Sektor Ultra Mikro Jadi Pendorong Utama

Pembiayaan Tanpa Riba Makin Dilirik, Sektor Ultra Mikro Jadi Pendorong Utama

Minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah terus menunjukkan tren peningkatan, termasuk di sektor pembiayaan ultra mikro.
Pemain Keturunan Indonesia Malah Jadi Sasaran Kritik Meski Belanda Menang Meyakinkan di Piala Dunia 2026

Pemain Keturunan Indonesia Malah Jadi Sasaran Kritik Meski Belanda Menang Meyakinkan di Piala Dunia 2026

Pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, jadi sasaran kritik meski Belanda sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tunisia di Piala Dunia 2026.
Ajak Pelajar NTT Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045, Ketum TP PKK: Kalian akan Jadi Penerus Bangsa Ini

Ajak Pelajar NTT Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045, Ketum TP PKK: Kalian akan Jadi Penerus Bangsa Ini

Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian menegaskan para pelajar perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi untuk menyongsong Generasi Emas 2045.
Sistem Baru Kemenkes Ubah Standar Rumah Sakit, Kini Fokus ke Kompetensi Layanan

Sistem Baru Kemenkes Ubah Standar Rumah Sakit, Kini Fokus ke Kompetensi Layanan

Kondisi tersebut juga sejalan dengan perubahan sistem layanan rumah sakit yang kini mengarah pada pendekatan berbasis kompetensi sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan.
Mengungkap Misteri Penyebab ASN Bangkalan Tewas di Bandara Juanda, Sejumlah Perhiasan Hilang hingga Ponsel Aman

Mengungkap Misteri Penyebab ASN Bangkalan Tewas di Bandara Juanda, Sejumlah Perhiasan Hilang hingga Ponsel Aman

Kuasa hukum keluarga RYS, Risang Bima Wijaya mengungkap perhiasan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bangkalan yang tewas di Bandara Juanda, dilaporkan hilang.

Trending

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Sudah di jalan menuju hotel, korban MAAC syok dapati agenda manasik ternyata fiktif: Dugaan penipuan kursus Bahasa Arab Madinah dan umrah. Puluhan korban kini -
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Paraguay dan Australia harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Turnamen Kapolda Jateng Cup 2026 Digelar, Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports

Turnamen Kapolda Jateng Cup 2026 Digelar, Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports

Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe Convention Hall dalam gelaran Kapolda Jateng Cup 2026, turnamen eSports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang menjadi ajang seleksi menuju Kapolri Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT