News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Aborsi 7 Janin, Dokter Ahli Kandungan Ingatkan Bahaya Resiko Kanker Rahim

Dokter ahli kandungan Fadli Ananda mengingatkan bahaya aborsi dari tinjauan medis yang dilakukan hingga 7 kali oleh tersangka NM sejak tahun 2012 hingga 2022.
Kamis, 16 Juni 2022 - 18:05 WIB
dr Fadli Ananda, dokter ahli kandungan.
Sumber :
  • Tim Tvone-Abdullah daeng sirua

Makassar, Sulsel - Kasus penyimpanan 7 janin hasil aborsi yang kini ditangani Polrestabes Makassar, dokter ahli kandungan mengingatkan bahaya aborsi yang berulang kali dilakukan tersangka sejak tahun 2012 dari tinjauan medis kedokteran.

“Makanya dengan kondisi begini bisa ada pengeluaran janin, cuma tanpa pengawasan medis yang baik ini bisa menyebabkan banyak masalah juga seperti pendarahan yang berlebihan, infeksi,sepsis, nyeri panggul hebat hingga bisa terjadi kematian dan yang paling sering terjadi adalah nyeri panggul pada saat lahir  terjadi kontraksi dalam panggulnya," ujar dr Fadli Ananda, dokter ahli kandungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fadli Ananda Juga mengungkapkan ada literasi yang mengatakan bahwa orang yang telah melakukan aborsi lebih dari dua kali tingkat resiko terjadinya kanker serviks hingga 4,52 persen.

Lebih lanjut, Fadli Ananda juga mengimbau bahwa aborsi–aborsi yang dilakukan secara ilegal atau secara kriminalis ini berdampak hukum yang lebih besar dan bisa menyebabkan kematian.

"Bisa menyebabkan bahaya untuk ibunya, termasuk bisa terjadi pendarahan hebat kalau dengan dosis yang berlebihan dan tanpa penanganan yang benar dan kerusakan organ pada rahim yang bisa terjadi pada ibunya juga  infeksi yang menyebabkan sepsis dan menyebabkan nyeri radang panggul, serta bisa menyebabkan yang terjadi nantinya susah hamil kalau umpama tidak bersih dalam rahimnya karena aborsi," paparnya.

Sebelumnya, Rabu (15/6/2022) polisi merampungkan pemeriksaan dan pengambilan sampel DNA terhadap dua sejoli pelaku aborsi yakni perempuan NM dan kekasihnya SM.

Polrestabes Makassar juga melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka perempuan dengan inisial NM, berupa visum hidup pasca penemuan 7 jasad janin di dalam box. Polisi hingga kini menunggu hasil dari pemeriksaan pencocokan sampel DNA dari tim ahli di Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi masih terus melakukan upaya pendalaman lainnya yakni mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam kasus tindak kriminal aborsi yang dilakukan dua sejoli sejak tahun 2012 hingga tahun 2017.

Terungkapnya dugaan tindak aborsi ini, berawal dari pemilik kos, yang hendak membersihkan salah satu kamar yang telah ditinggal selama enam bulan oleh penghuninya yang merupakan seorang perempuan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT