News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Korupsi Berjamaah DPRD Palopo, Jaksa: Sudah Sidik

Dugaan korupsi berjamaah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, saat ini masih terus diselidiki penyidik Kejaksaan Negeri Palopo, Sulawesi Selatan. Terbaru, penyelidikan itu sudah dinaikkan statusnya kepenyidikan. Dugaannya ada biaya perjalanan dinas tahun 2020 yang dimarkup.
Jumat, 8 Juli 2022 - 14:04 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo.
Sumber :
  • Tim Tvone-Haswadi

Palopo, Sulsel - Dugaan korupsi berjamaah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, saat ini masih terus diselidiki penyidik Kejaksaan Negeri Palopo, Sulawesi Selatan. Terbaru, penyelidikan itu sudah dinaikkan statusnya kepenyidikan. Dugaannya ada biaya perjalanan dinas tahun 2020 yang dimarkup.

"Statusnya sudah sidik, tapi penyidikannya masih secara umum. Nanti setelah ada hasil audit BPK baru bisa kami simpulkan," kata Yanto Musa, Kasi Intel Kejari Palopo, Jumat (8/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yanto menambahkan, meski sudah berstatus sidik, penyidikan lanjutan dugaan markup ini masih menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK. 

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, sejumlah anggota DPRD Palopo, telah mengembalikan dugaan kerugian negara ke jaksa. Padahal belum ada hasil audit dari BPK. Pengembalian ini juga diduga dimanipulasi nilainya di bawah Rp50 juta, dengan tujuan agar tidak diproses hukum setelah dugaan markup tersebut terendus.

Sebelumnya jaksa telah melakukan permintaan keterangan pada 25 orang anggota DPRD Palopo, termasuk sekretariat. Adapun Ketua DPRD Palopo, Nurhaenih, tidak merespon saat dikonfirmasi.(Has/Ask)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rivalitas 90 Menit, Shin Tae-yong Soroti Peran Vital Pihak Ini di Laga Persija Vs Persib

Rivalitas 90 Menit, Shin Tae-yong Soroti Peran Vital Pihak Ini di Laga Persija Vs Persib

Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Dalam laga ini, Shin Tae-yong menekankan bahwa rivalitas di lapangan hanya 90 menit. 
Lionel Messi Sepakat Beli 100 Persen Saham Klub Spanyol, Jadi Bos Baru CD Eldense

Lionel Messi Sepakat Beli 100 Persen Saham Klub Spanyol, Jadi Bos Baru CD Eldense

Lionel Messi selangkah lagi menjadi pemilik CD Eldense setelah sepakat membeli 100 persen saham klub Segunda Division Spanyol, sebagai persiapan masa depan.
Krim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Menpora Targetkan Kontingen Indonesia Bawa Pulang Empat Medali Emas

Krim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Menpora Targetkan Kontingen Indonesia Bawa Pulang Empat Medali Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, membeberkan target yang diberikan kepada federasi pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar, Kubu Eks Jampidsus Sebut Kesaksian Tan Kian Hanya Dugaan

Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar, Kubu Eks Jampidsus Sebut Kesaksian Tan Kian Hanya Dugaan

Kubu eks Jampidsus, Febrie Adriansyah meragukan kabar yang menyebut Jaksa Agung ST Burhanuddin turut menerima aliran dana senilai Rp40 miliar.
Banggar DPR Soroti Bunga Cicilan KDMP Rp13,4 Triliun: APBN Jangan Sampai Terbebani

Banggar DPR Soroti Bunga Cicilan KDMP Rp13,4 Triliun: APBN Jangan Sampai Terbebani

Banggar DPR menyoroti bunga cicilan pinjaman KDMP Rp13,4 triliun yang dinilai membebani APBN di tengah ruang fiskal pemerintah yang terbatas.
Respons Pernyataan AHY soal Kekuasaan, NasDem Harap Semua Parpol Koalisi Pemerintah Tetap Solid

Respons Pernyataan AHY soal Kekuasaan, NasDem Harap Semua Parpol Koalisi Pemerintah Tetap Solid

Partai NasDem menghormati sikap politik Partai Demokrat dan pernyataan AHY yang jadi sorotan. Namun, Saan Mustopa mengingatkan bahwa semua pihak harus tetap menjaga kebersamaan.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT