News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Suku Togutil dan Pembunuhan Berantai di Hutan Halmahera Kepulauan Maluku

Nama Suku Togutil mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Maluku Utara. Suku yang hidup tersebar di pedalaman Hutan Halmahera memang dikenal sangat tertutup.
Sabtu, 17 Desember 2022 - 15:10 WIB
Suku Togutil
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta – Nama Suku Togutil mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Maluku Utara. Suku yang hidup tersebar di pedalaman Hutan Halmahera Utara, Halmahera Tengah dan Halmahera Timur ini memang dikenal sangat tertutup. Beberapa kelompok memang sudah mulai bisa menerima dan bersosialisasi dengan masyarakat umum sekitar. Tapi mayoritas dari suku Togutil lebih memilih menutup diri, dan hidup berpindah pindah di area hutan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat lebih dari 15 kasus pembunuhan dan beberapa kasus orang hilang sepanjang 47 tahun di hutan Halmahera. Yang ga tercatat mungkin lebih banyak. Korban rata rata di temukan dengan kondisi yang mengenaskan. Bahkan beberapa kasus tercatat, korban di temukan terpotong menjadi beberapa bagian. Sebagian tidak di temukan isi perutnya. Beberapa korban yang sempat tercatat antara lain adalah penambang, pencari kayu gaharu, anggota babinsa sampai penduduk yang sedang berkebun.

Pembunuhan yang tergolong sadis, memang kerap terjadi di hutan Halmahera. Tepatnya diantara Halmahera timur dan Halmahera utara. Di pedalaman hutan disana memang masih di diami oleh beberapa kelompok suku pedalaman yang lebih di kenal dengan nama Suku Togutil.

Suku togutil sendiri merupakan suku yang mempunyai tingkat kewaspadaan tinggi. Mereka cenderung menaruh rasa curiga, terhadap orang luar yang mereka temui. Mereka merasa keberadaan orang di luar kelompok mereka adalah sebuah ancaman bagi mereka. Dan jika sudah merasa terancam (menurut versi mereka sendiri), mereka akan melakukan penyerangan. Dan ga sedikit dari penyerangan ini yang akhirnya menimbulkan korban jiwa.

Sementara kelompok yang sudah bisa bersosialisasi, kadang mereka keluar hutan untuk meminta sumbangan beras, makanan dan rokok. Kelompok yang ini biasanya cenderung lebih friendly. Walaupun tetap sulit untuk di ajak berkomunikasi. Karena mereka hanya berbicara bahasaTobelo (Halmahera Utara) Kuno. Bahasa yang bahkan sudah di tinggalkan oleh masyarakat tobelo itu sendiri. Bahkan ga banyak masyarakat Tobelo yang tau bahasa tobelo kuno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok suku Togutil biasanya hidup dari berburu binatang dan bercocok tanam. Bahkan menurut narasumber saya, beberapa dari kelompok mereka masih ada yang kanibal. Konon beberapa kasus mutilasi dan isi perut yang hilang, katanya dijadikan santapan oleh mereka. Saya sendiri kurang tau kebenarannya. Tapi cerita ini kemudian memang di iyakan oleh beberapa masyarakat setempat. Cerita kanibalisme suku Togutil memang sudah ga asing buat masyarakat halmahera. Mengingat korban korban yang di temukan, kerap kali sudah terpotong potong, dan bagian isi perutnya kerapkali hilang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Denda Besar Menghantam Lukaku, Napoli Siap Melepas di Musim Panas?

Denda Besar Menghantam Lukaku, Napoli Siap Melepas di Musim Panas?

Striker Napoli, Romelu Lukaku, dilaporkan menerima denda besar dari klubnya usai absen tanpa izin selama lebih dari dua pekan.
Prediksi Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska, Siapa Ratu Baru?

Prediksi Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska, Siapa Ratu Baru?

Prediksi Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska di laga Grand Final sektor putri Proliga 2026. Laga penentuan juara yang sarat gengsi dan kualitas sejak awal Final Four
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Tips Jaga Gigi Tetap Putih Meski Sering Minum Kopi dan Teh, No.7 Jangan Sampai Lupa!

Tips Jaga Gigi Tetap Putih Meski Sering Minum Kopi dan Teh, No.7 Jangan Sampai Lupa!

Merawat gigi di era modern bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan kebiasaan sederhana dan pemanfaatan inovasi yang tepat, siapa pun bisa menjaga senyum
Pantau Revitalisasi Gedung Sate, KDM Murka Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut Imbas Banyak Tumpukan Sampah

Pantau Revitalisasi Gedung Sate, KDM Murka Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut Imbas Banyak Tumpukan Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat pantau revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu. Ia melihat tata ruang Kota Bandung kumuh dan masih banyak sampah.

Trending

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT