News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjebak Rayuan, Bocah 11 Tahun Dibunuh Dua Remaja untuk Dijual Organnya Seharga Rp1,2 M

Kepolisian Makassar, Sulawesi Selatan berhasil menangkap dua orang tersangka kasus penculikan dan pembunuhan terhadap bocah 11 tahun bernama Fadli Selasa..
Selasa, 10 Januari 2023 - 20:34 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto (tengah) menunjukkan barang bukti
Sumber :
  • Tim tvOne/Muhammad Noer

Makassar, Sulawesi Selatan - Kepolisian Makassar berhasil menangkap dua orang tersangka kasus penculikan dan pembunuhan terhadap bocah 11 tahun bernama Fadli Selasa (10/1/2023).

Sadisnya, dua tersangka yang masih remaja tersebut, AR (17) dan AF (14), membunuh korban untuk dijual organnya sehatra 80 ribu dollar atau sekitar 1.2 miliar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto kemudian mengungkapkan kronologi kejadian pembunuhan bocah 11 tahun tersebut. Menurut Budhi, pelaku berpura-pura meminta bantuan untuk membersihkan rumah sebelum kemudian korban dieksekusi.

"Pelaku AF merayu untuk membantu membersihkan rumahnya di Jalan Ujung Bori selanjutnya mereka bertiga menuju rumah AR di Jalan Batua Raya 14 untuk dieksekusi," kata Kombes Pol Budhi Haryanto.

Tersangka penculikan dan membunuh bocah 11 tahun di Makassar
Tersangka penculikan dan membunuh bocah 11 tahun di Makassar (tim tvOne)

Tersangka kemudian, lanjut Budhi, mencekik korban dan membenturkan kepalanya ke tembok hingga tewas.

"AR mencekik korban dari belakang serta membenturkan korban ke tembok sebanyak 3 sampai 5 kali lalu pelaku mengikat kaki korban dan memasukkan ke dalam kantong plastik warna hitam,” ujar Budhi

“(korban) lalu dibuang di bawah jembatan di Jalan Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-Nipa Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros," lanjutnya.

Selain itu, Kombes Pol Budhi Haryanto juga menjelaskan mengenai tiga aspek yang akan ditinjau dalam penanganan kasus penculikan dan pembunuhan ini.

"Pelaku sudah kami tangkap, dan kita tahan, adapun peristiwa ini kita lihat dari 3 aspek, pertama aspek sosiologis, kedua aspek psikologis dan ketiga aspek yuridis," ujar Kombes Pol Budhi Haryanto.

Berdasarkan aspek sosiologis, diketahui keluarga tersangka ataupun lingkungan pergaulan tersangka ini diwarnai dengan hal negatif seperti mengonsumsi konten negatif di internet.

Terkait motif tersangka dalam melakukan jual beli organ tubuh, karena terpengaruh, ingin menjadi kaya. Ia ingin memiliki harta dengan cepat sehingga memunculkan niatnya melakukan pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari situ, tersangka berencana untuk menjual organ tubuh dari anak yang diculik dan dibunuh tersebut.

Selanjutnya untuk peninjauan aspek Psikologis, setelah ini tim penyidik akan mendatangkan psikolog untuk mengetahui sejauh mana alasan tersangka ini tega melakukan perbuatan pembunuhan ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT