News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Bolmong Amankan 4.500 Liter Minuman Keras Jenis Cap Tikus

Jajaran Kepolisian Polres Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, lagi-lagi berhasil mengamankan sebanyak 4.500 Liter minuman keras jenis Cap Tikus yang berasal dari Minahasa Selatan serta Minahasa Tenggara yang rencananya akan dijual bebas ke wilayah Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (9/2/2023).
Kamis, 9 Februari 2023 - 12:28 WIB
Minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 4.500 liter yang berhasil diamankan ini merupakan hasil operasi kepolisian sejak bulan Desember hingga bulan Januari 2023.
Sumber :
  • Tim Tvone-Rifandi Kamaru


Kotamobagu, tvOnenews.com - Jajaran Kepolisian Polres Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, lagi-lagi berhasil mengamankan sebanyak 4.500 Liter minuman keras jenis Cap Tikus yang berasal dari Minahasa Selatan serta Minahasa Tenggara yang rencananya akan dijual bebas ke wilayah Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (9/2/2023).

"Ribuan liter minuman keras yang berhasil disita aparat kepolisian dilakukan melalui operasi dan mendapati adanya minuman keras yang dikemas di dalam kantong plastik dan kemudian disimpan di dalam stereofoam ikan, bahkan ada beberapa liter minuman keras lainnya juga disimpan di dalam karung beras dengan tujuan bisa luput dari pemeriksaan polisi," ujar Kapolres AKBP Slamet Ramelan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Konferensi Pers yang di gelar di Kantor Polres Bolang Mongondow, Kapolres AKBP Slamet Ramelan mengaku minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 4.500 liter yang berhasil diamankan ini merupakan hasil operasi kepolisian sejak bulan Desember hingga bulan Januari 2023.

Operasi tersebut berhasil menemukan adanya ribuan liter minuman keras jenis Cap Tikus yang diangkut menggunakan mobil truk dan rencananya akan diedarkan di beberapa kios yang ada di wilayah Kecamatan Dumoga.

Bahkan untuk mengelabui petugas, ribuan liter minuman keras yang rencananya akan dijual bebas ini, selain dikemas di dalam jerigen minyak goreng, ada juga yang dikemas didalam kantong plastik dan kemudian disimpan di dalam stereofoam ikan. Bahkan ada beberapa liter minuman keras lainnya juga disimpan di dalam karung beras dengan tujuan agar bisa luput dari pemeriksaan polisi terutama di pintu masuk Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Menurut Kapolres Bolaang Mongondow, operasi minuman keras yang dilakukan pihak kepolisian ini, tak lain untuk menciptakan rasa aman serta mencegah adanya konflik antar Desa di Wilayah Kecamatan Dumoga yang disebabkan pengaruh minuman keras. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi sebelumnya wilayah Kecamatan Dumoga  Kabupaten Bolang Mongondow  merupakan wilayah yang sering terjadi pembunuhan hingga bentrokan antar kampung yang dipicu akibat minuman keras.

"Operasi miras ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya kasus pembunuhan hingga konflik antar desa yang dipicu karena minuman keras," tambah AKBP Slamet Ramelan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Penurunan harga juga dialami emas Antam logam mulia. Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam anjlok hingga Rp300 ribuan.
Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.

Trending

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Daftar pemain berdarah Indonesia yang belum mengambil keputusan untuk membela Timnas Indonesia kembali bertambah. Jayden Oosterwolde ikuti jejak Pascal Struijk.
Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: John Herdman tetapkan standar ketat naturalisasi Timnas Indonesia, peluang juara Manchester United, dan Persebaya disorot.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT