GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejaksaan Tinggi Bengkulu Terapkan Metode Pembuktian Ilmiah Soal Kasus Korupsi Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung

Kejaksaan Tinggi Bengkulu terapkan metode pembuktian ilmiah dalam proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan tol Bengkulu-Taba Penanjung.
Minggu, 5 Maret 2023 - 03:24 WIB
Gerbang tol Bengkulu-Taba Penanjung
Sumber :
  • Antara

Kota Bengkulu, tvOnenews.com -  Kejaksaan Tinggi Bengkulu terapkan metode scientific evidence atau pembuktian ilmiah dalam proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan tol Bengkulu-Taba Penanjung.

Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu Danang Prasetyo Dwiharjo di Kota Bengkulu, Sabtu (4/3/2023), mengatakan bahwa terkait dengan perluasan alat bukti dalam penyidikan kasus korupsi tersebut penyidik pidana khusus Kejati Bengkulu menggunakan metode pembuktian ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memastikan bahwa penyidikan dugaan korupsi pembebasan lahan tol Bengkulu-Taba Penanjung terus berlanjut hingga ke penetapan bakal calon tersangka hingga ke penuntutan," kata Danang Prasetyo. 

Dengan penerapan metode pembuktian ilmiah atau scientific evidence dapat menemukan bukti bukti yang selama ini sulit untuk dibuktikan secara umum yang membutuhkan penjelasan serta metode ilmiah oleh ahli dalam proses pembuktiannya. 

tvonenews

Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu Danang Prasetyo Dwiharjo menjelaskan penelitian tersebut menggunakan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan bersifat preskriptif. Sebab, penyidikan dugaan korupsi pembebasan lahan tol Bengkulu-Taba Penanjung pada 2019 - 2020 bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp200 miliar. 

"Saat ini kami memiliki kemajuan yang signifikan karena selain telah memeriksa ratusan saksi dan tim penyidik juga menggunakan metode pembuktian ilmiah sebagai perluasan bukti kasus tersebut," ujarnya. 

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Heri Jerman menyebutkan bahwa prakiraan kerugian kasus pembebasan lahan tol Bengkulu - Taba Penanjung pada 2019-2020 mencapai Rp13 miliar. 

"Terkait kasus pembebasan lahan jalan tol perhitungan kerugian negara masih kami lakukan dan untuk sementara ini sudah diketemukan senilai Rp13 miliar," terang dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kasus pembebasan lahan tersebut diduga adanya kelebihan bayar (mark up) dengan modus penambahan biaya pada komponen bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTP) dan biaya notaris yang seharusnya tidak termasuk dalam komponen pembebasan lahan. 

Untuk lokasi dugaan indikasi kasus korupsi pada ganti rugi tanam tumbuh tersebut berada di beberapa titik sepanjang lahan di area pembangunan tol tahap pertama yaitu Bengkulu-Taba Penanjung. (ant/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari ini, 50.636 Warga Tinggalkan Jakarta  Melalui Stasiun Gambir-Pasar Senen

Hari ini, 50.636 Warga Tinggalkan Jakarta  Melalui Stasiun Gambir-Pasar Senen

Puluhan ribu warga tercatat akan meninggalkan Kota Jakarta menggunakan moda transportasi kereta api, jelang hari raya Idul Fitri 2026, di Stasiun Pasar Senen hingga Stasiun Gambir, pada Jumat (20/3/2026).
Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Transjakarta Tambah Unit Bus Wisata Atap Terbuka saat Libur Lebaran

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Transjakarta Tambah Unit Bus Wisata Atap Terbuka saat Libur Lebaran

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meluncurkan program “Mudik ke Jakarta” untuk momen libur Lebaran 2026.
Miliano Jonathans Gigit Jari, Timnas Indonesia Kepincut Winger Australia Berdarah Medan yang On Fire di A-League

Miliano Jonathans Gigit Jari, Timnas Indonesia Kepincut Winger Australia Berdarah Medan yang On Fire di A-League

Timnas Indonesia kembali membuat gebrakan dalam perburuan pemain diaspora. Kali ini, sorotan mengarah ke winger yang tengah bersinar di Australia, Luke Vickery.
Konvoi Kendaraan Saat Takbir Keliling Dilarang di Banyumas

Konvoi Kendaraan Saat Takbir Keliling Dilarang di Banyumas

Guna mencegah potensi gangguan keamanan, keselamatan warga, serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kepolisian Resor Kota Banyumas melarang takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor.
Listrik dan SPKLU Aman saat Malam Takbir dan Lebaran 2026

Listrik dan SPKLU Aman saat Malam Takbir dan Lebaran 2026

Menjelang Idulfitri 1447 H, PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan pada objek-objek vital.
Sekjen PDIP Ungkap Isi Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana

Sekjen PDIP Ungkap Isi Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Merdeka pada Kamis (19/3/2026).

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT