GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemotongan Upah Buruh 25 Persen, FSPTN Sumut Nilai Kebijakan yang Tidak Manusiawi

Keputusan pemerintah yang mengizinkan pengusaha berorientasi ekspor memangkas upah buruh atau pekerja maksimal 25 persen, menuai protes berbagai eleman buruh di
Sabtu, 18 Maret 2023 - 14:58 WIB
Federasi Sirikat Pekerja Transportasi Nusantara Sumatera Utara (FSPTN)
Sumber :
  • Tim Tvone/ Martinus Sitorus

Medan, tvOnenews.com - Keputusan pemerintah yang mengizinkan pengusaha berorientasi ekspor memangkas upah buruh atau pekerja maksimal 25 persen, menuai protes berbagai eleman buruh di Indonesia. Kebijakan itu semakin menyengsarakan para pekerja.

Ketua Federasi Sirikat Pekerja Transportasi Nusantara Sumatera Utara (FSPTN), Sahat Simatupang menilai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penyesuaian Waktu Kerja dan Pengupahan Pada Perusahaan Industri Padat Karya Tertentu Berorientasi Ekspor yang Terdampak Perubahan Ekonomi Global hingga berdampak pada pemotongan gaji buruh atau pekerja pada perusahaan ekspor hingga 25 persen dinilai sangat tidak manusiawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa dasar perhitungan Kemenaker sehingga berani mengeluarkan peraturan Menaker pemotongan gaji hingga 25 persen berlaku 6 bulan. Bukan kah 6 bulan itu waktu yang sangat lama. Apalagi buruh akan memasuki Idul Fitri dan anak-anak akan memasuki tahun ajaran baru sekolah dan tahun ajaran baru perkuliahan yang memerlukan biaya besar,” ujar Sahat.

Meskipun Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2023 tetap dibayarkan, namun pemotongan upah hingga 25 persen akan berdampak pada penurunan daya beli dan pertambahan angka kemiskinan dalam kurun waktu setidaknya hingga akhir 2023.

Sebab, menurutnya, pemotongan gaji hingga 25 persen selama enam bulan tersebut akan menambah beratnya beban hidup buruh terutama sopir truk dan operator angkutan yang bekerja di perusahaan ekspor yang terdampak Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2023 tersebut. 

Sahat menambahkan, yang seharusnya dilakukan Kemenaker bukan memotong gaji karyawan melainkan memutus pungutan liar (pungli) kepada pengusaha yang berorientasi ekspor. Pungli ini sesungguhnya menambah beban pengusaha sehingga jalan pintas ditempuh, yakni gaji buruh dipotong demi alasan turunkan rasio PHK akibat perekonomian global yang sedang terganggu. Pungli ini mencapai 25 persen dari ongkos produksi, terlebih lagi yang dialami pekerja sektor transportasi.

"Saya menyerukan agar pengusaha tidak memotong gaji karyawan dengan alasan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2023. Dan batalkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2023-2028 yang merugikan buruh atau pekerja, termasuk pekerja transportasi darat, laut dan udara serta sungai, danau dan penyeberangan,” tegasnya (mss/wna) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman untuk FIFA Matchday Lawan Oman dan Mozambik, Ada Nama Kejutan?

Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman untuk FIFA Matchday Lawan Oman dan Mozambik, Ada Nama Kejutan?

Prediksi 25 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026 lawan Oman dan Mozambik, ada sinyal kuat John Herdman panggil skuad terbaik Garuda ke SUGBK.
KNKT Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan Terkait Kecelakaan Maut Kereta Api di Bekasi

KNKT Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan Terkait Kecelakaan Maut Kereta Api di Bekasi

Fakta-fakta mencengangkan usai Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selidiki kasus kecelakaan maut kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi
Telah Umumkan 16 Nama untuk Skuad Timnas Voli Indonesia, PBVSI Resmi Panggil Dua Pemain Lagi ke Pelatnas

Telah Umumkan 16 Nama untuk Skuad Timnas Voli Indonesia, PBVSI Resmi Panggil Dua Pemain Lagi ke Pelatnas

Setelah mengumumkan daftar skuad Timnas Voli Indonesia untuk gelaran SEA V League 2026 dan AVC Nation Cup, PBVSI justru kembali memanggil dua pemain tambahan.
Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Nama Aman Yani mulai ramai diperbincangkan setelah disebut dalam sidang kasus pembunuhan lima anggota keluarga Haji Sahroni yang terjadi pada Agustus 2025
Gagal Dapatkan Mathew Baker, Australia Bajak Pemain Keturunan Timor Leste di Piala AFF U-19 Indonesia

Gagal Dapatkan Mathew Baker, Australia Bajak Pemain Keturunan Timor Leste di Piala AFF U-19 Indonesia

Australia tak mendapatkan kekuatan dari pemain keturunan Indonesia, Mathew Baker yang akhirnya kembali memilih bergabung dengan skuad Garuda. 
Gara-gara Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Rela Lakukan Hal ini saat Draft Pemain Asing KOVO

Gara-gara Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Rela Lakukan Hal ini saat Draft Pemain Asing KOVO

Tim asal Suwon, Hyundai Hillstate telah resmi menjatuhkan pilihan kepada Megawati Hangestri untuk menjadi pemain kouta Asia mereka pada V league 2026/2027.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT