News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyerahan Puluhan Peluru Tajam dan Magazen ke TNI, Pangdam I/BB: Saya Apresiasi Langkah Warga Demi Keamanan

Hal itu disampaikan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI A Daniel Chardin. Ia mengatakan keberhasilan dengan melakukan pembinaan teritorial di wilayah operasi.
Minggu, 26 Maret 2023 - 14:41 WIB
Peluru dan Magazen yang Berhasil Diamankan Petugas.
Sumber :
  • Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan, mengapresiasi personel Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti yang telah berhasil dan mampu menyadarkan warga di Kampung Yowong, Kabupaten Keerom, Papua, yang telah menyerahkan puluhan peluru tajam beserta magazen.

Hal itu disampaikan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI A Daniel Chardin. Ia mengatakan keberhasilan dengan melakukan pembinaan teritorial di wilayah operasi, menggugah hati dan kesadaran warga di sekitar perbatasan RI-PNG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana warga di Kampung Yowong telah menyerahkan sebanyak 28 butir peluru tajam dan magazen kepada Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti.

“Benar, saya telah mendapatkan laporan. Personel Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti kita di sana dan telah menjalankan langkah terbaik dalam pembinaan teritorial di wilayah operasinya. Warga di sana (Kampung Yowong) telah menyerahkan puluhan peluru tajam dan magazen ke personel kita,” kata Mayjen TNI A Daniel Chardin, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/3/2023) kepada tvOnenews.com di Medan.

Lebih lanjut Pangdam mengaku, pihaknya sangat mengapresiasi langkah warga untuk memberikan amunisi tajam itu ke petugas. Menurutnya, upaya itu bisa membuat warga lainnya melakukan hal serupa demi keamanan bersama.

“Kita semua berharap niat baik warga disana untuk memberikan amunisi tajam ke personel  Satgas Pamtas Yonif 132/Bima Sakti. Ke depannya dapat sejalan dengan warga lainnya di Kabupaten Keerom, Papua,” harap Daniel Chardin.

Pangdam menambahkan, diketahui, seorang warga di Kampung Yowong, Kabupaten Keerom, Papua menyerahkan 28 butir amunisi kepada Satgas Pamtas Yonif 132/BS, Selasa (21/3/2023) kemarin. 

Penyerahan amunisi ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab warga karena ikut menjaga keamanan di Papua.

"Amunisi tajam tersebut diserahkan warga bernama Jaya yang merupakan warga pendatang asal Sulawesi Selatan yang bekerja sebagai buruh konstruksi di Papua. Kepada personel kita di sana, Jaya mengaku menemukan amunisi tajam dan perlengkapan senjata itu sejak 3 bulan lalu di Gedung LPSE Pemkab Keerom pada Desember 2022,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan Mayjen TNI A Daniel Chardin, dalam catatan selama melaksanakan Pamtas RI-PNG, Yonif 132/BS sebanyak 13 kali berhasil menggagalkan peredaran dan penyelundupan narkoba jenis ganja kering dengan kumulatif seberat 14,55 Kg. 

Kemudian menggagalkan penyelundupan amunisi tajam kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm oleh warga Papua Nugini, dan menangkap pelintas batas ilegal yang tidak dilengkapi dokumen resmi masuk ke Papua. (zul/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT