News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

POBSI Sumut Yakin Johnny Chandra Mampu Berikan Kejutan di SEA Games Cabor Biliar

Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia ( POBSI) Sumatera Utara yakin Johnny Chandra mampu memberikan kejutan di SEA Games XXXII Kamboja, 5-17 Mei.
Minggu, 9 April 2023 - 17:10 WIB
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Sumber :
  • Antara

Medan, tvOnenews.com - Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia ( POBSI) Sumatera Utara yakin Johnny Chandra mampu memberikan kejutan di SEA Games XXXII/2023 di Kamboja, 5-17 Mei, dengan mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Johnny Chandra adalah salah satu atlet biliar asal Sumatera Utara yang terpilih menjadi bagian dari kontingen Indonesia di SEA Games XXXII/2023 di Kamboja. Ia akan turun di nomor caroom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski ini adalah pengalaman pertamanya di SEA Games, tapi kami optimistis dia mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia dengan membawa pulang medali," kata Sekretaris Umum POBSI Sumut, Halomoan Samosir, Minggu (9/4/2023).

Menurut Halomoan, terpilihnya Johnny Chandra memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games Kamboja di luar dugaan karena Sumatera Utara memiliki atlet berpengalaman di nomor caroom yaitu Hotmaruli Simarmata, namun kurang beruntung saat seleknas SEA Games.

"Sebelumnya, yang lebih diharapkan bisa tampil di SEA Games mendatang adalah Hotmaruli, tetapi justru Johnny Chandra lolos seleknas dan menjadi salah satu atlet andalan Indonesia di SEA Games nanti," katanya.

"POBSI Sumut tetap merasa bangga atas terpilihnya Johnny Candra, semoga di Kamboja nanti dia bisa membuat kejutan sekaligus membuktikan bahwa dia bukan pilihan yang salah," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, POBSI Sumut sedikit kecewa karena hanya ada satu atlet binaan yang tampil di SEA Games Kamboja. 

Padahal berdasarkan hasil seleknas ada lima pebiliar Sumut yang dinyatakan lolos yakni Marlando Sihombing, Jaka Kurniawan Gunting, Punguan Sihombing, Chandra Wijaya dan Johnny Chandra.

"Tidak tahu pasti apa alasan KOI, kenapa hanya Johnny Candra yang terpilih sementara empat atlet lainnya tidak diberangkatkan. Tentunya kami dari POBSI Sumut sangat kecewa dengan keputusan itu," katanya.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) akan menurunkan enam atlet untuk tampil di SEA Games XXXII/2023 Kamboja, yaitu Feri Satriyadi, Ismail Kadir, Johnny Chandra, Herowanto, Dhendy Krhistanto, dan Gebby Adi Wibawa Putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh atlet terus melakukan persiapan demi mendapat hasil terbaik pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-32 tersebut.

"Persiapan kami baik. Saya kira para atlet sudah siap dan matang. Mental dan 'skill' terus diasah. Biliar itu kuncinya satu, yaitu jangan grogi. Kalau grogi sedikit bisa miring (pukulan),” kata ketua umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo. (ant/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT