News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersangka Pelaku Pembacokan 1 Keluarga Diamankan Polisi, Motif Cemburu, Ponakan Tega Membunuh Tantenya dan Lukai 2 Sepupu

Setelah sempat buron, akhirnya petugas Reskrim Polres Binjai bekerja sama dengan Polsek Binjai Barat berhasil mengamankan pelaku pembunuhan dan pembacokan 1 keluarga
Selasa, 18 April 2023 - 12:06 WIB
Tersangka Pelaku Pembacokan 1 Keluarga Diamankan Polisi
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Binjai, tvOnenews.com - Setelah sempat buron, akhirnya petugas Reskrim Polres Binjai bekerja sama dengan Polsek Binjai Barat berhasil mengamankan pelaku pembunuhan dan pembacokan 1 keluarga yang terjadi di Jalan Umar Baki Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai pada 12 April 2023 lalu.  Hal ini disampaikan langsung Kapolres Binjai, AKBP Hendrick Situmorang saat menggelar temu pers,  Senin (18/4/2023).

Kapolres Binjai, AKBP Hendrick Situmorang mengatakan pelaku diamankan di salah satu rumah kosong tak jauh dari lokasi kejadian. Kepada petugas pelaku juga menceritakan kronologis hingga motif perbuatan yang dilakukan pelaku. 
 
"Sebelum kejadian pelaku AU (25) sempat nongkrong di warung kopi di samping rumah. Kemudian pelaku kembali ke rumah dan membuka pintu dengan menggunakan kunci serap. Setelah sampai di rumah dia mengambil air minum di ruang tamu, selanjutnya pelaku AU masuk kekamar dan melihat korban OC (18) sedang tertidur nyenyak, pelaku berbaring di samping OC namun pelaku tidak bisa tidur  memikirkan kelakuan tantenya RS (41) yang memiliki hubungan asmara dengan salah satu pekerjanya. Lebih kurang 15 menit tiba-tiba pelaku berpikir dan mengambil pisau di dapur. Setelah itu pelaku mendatangi kamar RS yang saat itu pintu kamarnya tidak tertutup. Pelaku masuk ke dalam kamar dan melihat RS tidur dalam keadaan terlentang, sedangkan korban EKS (16) anaknya juga tidur di sebelah kiri RS. Kemudian pelaku menusukkan pisau yang sudah disiapkannya ke leher korban RS dan di tekan dengan kedua tangannya, lalu korban RS terbangun dan berusaha berontak, sehingga anaknya EKS juga terbangun, lalu pelaku menarik pisau belati tersebut namun gagangnya terlepas dari pisau sehingga pisaunya tetap tertancap di leher korban," ucap Kapolres Binjai menyampaikan kronologis dan pengakuan dari pelaku. 
 
Lebih lanjut, Kapolres Binjai didampingi Kasat Reskrim, AKP Ryan Permana dan Kapolsek Binjai Barat, AKP Antonius P Sitepu mengatakan setelah pelaku berlari ke dapur,  kemudian pelaku mengambil parang di bawah kompor gas dan kembali ke kamar korban RS. 
 
"Setelah mendapatkan parang,  pelaku kembali ke kamar RS, namun RS dan EKS berusaha untuk menutup pintu. Tapi pelaku mendorongnya dan saat pintu terbuka pelaku langsung membacokkan parangnya sehingga RS langsung terjatuh telungkup di lantai, melihat kejadian tersebut EKS keluar dari kamar namun pelaku membacoknya dan EKS tetap berlari kearah kamar abangnya OC (18) tetapi pelaku AU tetap mengejarnya. Sesampainya di kamar OC pelaku langsung melakukan pembacokan ke kaki kanan OC yang saat itu sedang terbaring, sehingga OC langsung berdiri tetapi pelaku AU tetap melakukan pembacokan dengan cara berulang-ulang, namun OC melakukan penangkapan dengan menggunakan kedua tangannya. Setelah itu pelaku langsung kabur dari rumah tersebut," jelas Kapolres Binjai. 
 
Setelah kejadian pembunuhan berencana dan penganiayaan satu keluarga tersebut, lanjut Kapolres Binjai, tim Polres Binjai bersama tim Polsek Binjai Barat dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku AU yang saat itu sedang bersembunyi di sebuah rumah kosong di Payaroba Kecamatan Binjai Barat. 
 
"Setelah tim bekerja akhirnya berhasil mengamankan pelaku, sementara akibat dari kejadian tersebut korban RS mengalami luka tusuk pada bagian leher dan mengalami luka bacok pada tangan sebelah kiri serta meninggal dunia, sedangkan terhadap OC mengalami 4 luka gores pada tangan kanan dan 2 luka gores pada tangan kiri serta 1 luka gores pada kaki kanan sedangkan terhadap EKS mengalami luka robek pada bagia kepala dan 2 luka robek pada tangan kiri, sementara motif dari pembunuhan ini adalah karena rasa cemburu atas hubungan tantenya dengan salah seorang pekerjanya sejak 3 bulan lalu," tegas Kapolres Binjai. 
 
Selain mengamankan pelaku,  petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 bilah pisau belati tanpa gagang dan 1 bilah parang panjang, 1 unit HP merk Oppo A3F, potongan rambut, 1 helai baju berlumuran darah dan 1 celana pendek berlumuran darah. 
 
Atas kejadian tersebut tersangka AU (25) didakwa melanggar pasal 340 subsider pasal 338 dan pasal 351 ayat(2) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun. (tht/lno)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT