News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri, Kepala Dinas PRKPP Lahat Bersama 31 Orang Pegawainya, Kompak Bolos Ngantor

Hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemkab Lahat SumateraSelatan pasca libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1444 H, ratusan ASN Pemkab Lahat bolos kerja
Kamis, 27 April 2023 - 13:41 WIB
Bupati Lahat Cik Ujang saat melakukan sidak hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemkab Lahat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ahmad Yudiansyah

Lahat, tvOnenews.com - Hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan pasca libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1444 H, ratusan ASN Pemkab Lahat bolos kerja. Bupati Lahat Cik Ujang yang melakukan sidak ke kantor - kantor dinas dan instansi mendapati banyak kantor yang kosong akibat banyaknya ASN yang bolos tidak masuk bekerja. Bahkan, saat mendatangi kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP), Bupati Lahat mendapati Kepala Dinas PRKPP bersama 31 orang ASN yang berdinas di sana kompak bolos kerja.

"Ini contoh buruk. Saat dihubungi alasannya sungguh tidak masuk akal, yaitu menunggu pegawai datang ke rumah untuk halal bihalal sehingga tidak masuk kantor hari ini. Masa dari 42 orang yang masuk kerja cuma 11 orang," sesal Cik Ujang, Rabu, (26/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya di Dinas PRKPP, Bupati Lahat juga mendapati ratusan ASN yang bolos, seperti di Dinas PU Bina Marga, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPKAD, dan Bappeda. Alasan para ASN tak masuk kerja pun juga beragam. Mulai dari acara halal bi halal, menghadiri acara keluarga, hingga alasan lain.

"Kan sudah diberi waktu libur yang cukup panjang kemarin. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk kegiatan - kegiatan halal bi halal dan acara lainnya. Kerja ini merupakan prioritas utama kita sebagai abdi negara. Jangan karena alasan ada yang sedang hajatan kita jadi bolos kerja," tegas Cik Ujang.

Akibat banyaknya ASN yang bolos kerja, Cik Ujang memastikan pihaknya akan segera mengambil langkah tegas, dengan memanggil seluruh ASN yang tidak masuk kerja pada hari ini untuk diberikan sanksi sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Padahal, sebelumnya Cik Ujang sudah mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tidak membolos atau menambah waktu libur, usai perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

"Sudah kita ingatkan, kalau waktunya masuk kerja ya harus masuk. Jangan minta tambah waktu libur. Nanti ini akan kita panggil dan berikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya. (ayh/lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo siap untuk menjadi embarkasi haji penuh, didukung kesiapan fasilitas Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, Kabupaten Gorontalo, dan fasilitas asrama haji sesuai persyaratan.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Respons beragam datang dari para pemain Timnas Indonesia setelah Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai rekrutan Persija Jakarta. Reaksi Ivar Jenner jadi sorotan.
KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan usulan supaya almarhumah istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Hoegeng diberi Bintang Bhayangkara karena jasanya.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 Seri Malang, yang akan langsung diramaikan oleh big match di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi. 

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT