Limbah Kapal (Bangkai Kapal) Masuk ke Batam Tanpa Izin Bongkar
- Tim TvOne/Alboin
Batam, tvOnenews.com -Ā Satu unitĀ Potongan Kapal kargo yang terbakar di Perairan Sri Lanka sekitar setahun lalu, masuk keĀ Kota Batam tanpa izin bongkar.Ā
Limbah barupa bangkai kapal besertaĀ muatan diangkut ke Kota Batam menggunakan kapal khusus bernama Fan Zhou 10 berbendera China. Diduga kapal Fan Zhou pernahĀ ditolak beberapa negara karena mengangkut limbah berupa bangkai kapal.Ā
Dari data manifestĀ yang didapat tvOnenews.com, Kapal Fan Zhou 10 jenis kapal pengangkut beban berat menurunkan bangkai kapal tersebut digalangan kapal di daerah Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, tanggal 28/04/2023 pada pukul 06:30 WIB.
Potongan kapal tersebut berupa badan atauĀ lambung kapal bagian mesin dan tanki BBM. Diduga bangkai kapal akan di jadikan bisnis sekrap besi tua.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M Takwim Masuki, menegaskan pihaknya tidak memberikan izin untuk melakukan bongkar kargo kapal tersebut.Ā
"Ada agen yang minta izin bongkar, tetapi kami tidak berikan," tegas Takwim di kantornya Kamis (4/04/2023).Ā
Menurutnya,Ā sebelum bersandar pihak agen kapal harusnyaĀ mengirimkan surat pemberitahuanĀ kepada Syahbandar kemana tujuan kapal dan jenis muatan kapal.
"Mereka belumĀ malakukan prosedur itu, tiba-tiba mereka sudah bongkar tanpaĀ izin", katanya.
Untuk itu lanjut Takwim, pihaknyaĀ telah menurunkan tim penyidik PPNS untuk melakukan pemeriksan lebih lanjut.
"Saya sudah turunkan tim kesana, kalau terbukti ada kesalahan kita tindak. Ada sanksi dan aturan yang jelas", tutupĀ Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M Takwim Masuki. (ahs/haa)
Load more