News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apresiasi Pihak Pemberi Video Kejadian - LPSK Beberkan Sederet Hal Aneh Ini di Kasus Penganiayaan Ken Admiral

Wakil Ketua III LPSK, Edwin Partigi SH ikut menyaksikan jalannya 27 adegan penganiayaan Ken Admiral di dalam Mako Polda Sumut, Senin (8/5/2023). Dalam kesempatan itu, ia pun sempat memberikan penjelasannya ke pada sejumlah awak media
Selasa, 9 Mei 2023 - 13:39 WIB
Wakil Ketua III LPSK, Edwin Partogi Berikan Penjelasan Kasus Penganiayaan Ken Admiral
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan, tvOnenews.com - Wakil Ketua III LPSK, Edwin Partigi SH ikut menyaksikan jalannya 27 adegan penganiayaan Ken Admiral di dalam Mako Polda Sumut, Senin (8/5/2023). Dalam kesempatan itu, ia pun sempat memberikan penjelasannya ke pada sejumlah awak media. 

Edwin Partogi SH menyampaikan apresiasi kepada siapapun oknum pemberi video detik kejadian penganiayaan Ken Admiral pada Kamis 22 Desember 2022 lalu, di Rumah Mewah AKBP Achiruddin Hasibuan, Jalan Guru Sinumba Raya, Lingkungan 10, nomor 168, Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahwa kita juga gak tau siapa, caranya tah bagaimana, kemudian dapatlah video itu yang kemudian bermanfaaat membuka kasus ini sampai prosesnya cepat,” ujar Edwin. 

Lalu Edwin pun menyampaikan harapannya terkait adanya senjata api laras panjang dalam kasus penganiayaaan Ken Admiral. 

Di mana adanya senpi laras panjang organik Polri itu telah dipastikan ada oleh pihak Polda Sumut. Karna senpi disebut jenis SS2V2 tanpa magazine itu telah ditemukan dan disita oleh Polda Sumut beberapa waktu lalu. 

"Ya itu perlu didalami oleh penyidik ya. Terutama pada proses etik ya. Apakah penggunaaan senjata laras panjang senjata dinas itu sering digunakan atau digunakan hanya ketika peristiwa kejadian.” 

"Artinya penggunaaan senjata api laras panjang organik Polri itu sudah sesuai prosesur atau enggak sih,” Kata Edwin. 

Edwin lalu menjabarkan bahwa senjata api itu adalah senjata kedinasan.Namun dipakai untuk kepentingan di luar kedinasan.  Bahkan dikuasai dan dipakai oleh seorang sipil. Jadi itu dari pihak kepolisian secara etik atau pidana mestinya memiliki rumusan untuk itu. 

"Kami sudah kordinasikan dan sampaikan kepada penyidik dan Pak Kapolda Sumut. Itukan secara kedinasan itu. Senjata api laras panjang organik itu milik Polri.”

Ditanya jenis senjata api laras panjang organik Polri itu jenis SS2B2, Edwin mengaku tidak tahu jenisnya. Namun ia membenarkan adanya penggunaaan senjata api laras panjang organik milik kedinasan Polri tersebut. 

"Jenis senjatanya saya tidak tahu. Dan yang kami dengar seperti itu. Senjata api laras panjang organik Polri tersebut sudah dimiliki dan dikuasai AKBP Achiruddin Hasibuan ketika berpangkat AKP dengan jabatan Kanit di Ditres Narkoba Polda Sumut,” katanya sembari berharap kepada penyidik segera mengungkap asal usul serta izin kepemilikan dari senjata api laras panjang legal itu. 

Singgung Keanehan Penyidik Polrestabes Medan di LP Awal Dibuat oleh Keluarga Ken Admiral 

 Edwin Partigi menegaskan terkait Laporan Pengaduan Tersangka Aditya Hasibuan sebelumnya di Polrestabes Medan tentang tindak pidana penganiayan dengan terlapor Ken Admiral.

"Kan laporan penganiayaan yang dibuat Aditya Hasibuan kan sudah di SP 3 oleh penyidik. Seperti yang sampaikan bahwa undang-undang perlindungan saksi dan korban, di mana saksi atau korban penganiayaan tidak boleh lagi digugat atau dilaporkan pidana atau perdata.” 

"Jadi dalih itu tadi dikatakan adanya pemukulan yang dilaporkan Aditya dan dilaporkan kepada Ken  itu kan sudah terbantahkan dengan adanya pencabutan atau adanya SP3 dsri penyidik. Artinya, dan bisa dikategorikan laporan atau keterangan itu laporan Aditya Hasibuan sebelumnya itu palsu. Ini kan saat ini masih prosesnya sebatas penjelasan penyidik, tapi kalau didalami lagi sama Poldasu, ini kan bisa masuk kategori laporan palsu,” tegas Edwin kemudian. 

Terkait penolakan adegan tersangka ketika berlangsungnya adegan, Edwin lalu mengomentarinya itu merupakan hal dari tersangka untuk mengiyakan atau menolaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir Edwin menjelaskan wajar saja timbul pertanyaan kepada Penyidik Polrestabes Medan yang menerima dan memproses laporan pengaduan Aditya pasca Ken Admiral melaporkan terlebih dahulu terkait kasus penganiayaan. Hingga berproases lama Laporan Pengaduan Ken Admiral sebelumnya. 

"Proses penyelidikan awal di Polrestabes Medan, itu tidak banyak menggali banyak hal dari peristiwa tersebut ya. Sebenarnya yang mana di balik kejadian ini. Dan kemudian muncul split saling adu. Dan Bagaimana anehnya kemudian ada peranan oknum penyidik perkara ini dalam hal itu oknum Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, yang kemudian bisa ikut terlibat dalam proses mediasi dengan keluarga korban,” beber Edwin.(ysa/lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Murni Beraksi Seorang Diri

Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Murni Beraksi Seorang Diri

Polda Metro Jaya telah menggelar kasus pembunuhan disertai mutilasi di Depok. Diketahui pelaku beraksi seorang diri.
Waduh! Sebelum Tantang Hafalan Ad-Dhuha, Sempat Ada Tawaran Baca Surat Al-Ikhlas di Booth Newport

Waduh! Sebelum Tantang Hafalan Ad-Dhuha, Sempat Ada Tawaran Baca Surat Al-Ikhlas di Booth Newport

Bukan cuma Ad-Dhuha, seseorang di booth Newport awalnya juga janjikan sebotol miras gratis andai bisa membaca surat Al-Ikhlas menurut kesaksian pengunjung.
Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

PIHPS Nasional BI melaporkan, harga beras kualitas bawah I naik Rp 800 di Rp 15.600 per kg, diikuti harga beras kualitas bawah II yang naik Rp 750 di Rp 15.350 per kg.
Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Rabu pukul 9.29 WIB turun Rp30.000 ke angka Rp2.680.000 dari semula Rp2.710.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) juga turun ke angka Rp2.516.000 per gram
Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Kinerja positif sejumlah BUMN sepanjang semester pertama tahun ini menjadi salah satu prestasi yang paling disorot dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, Selasa (11/8/2026).

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT