Terungkap, pengakuan mengejutkan Kompol Dedi Kurniawan atau Kompol DK soal isap pod getar atau Vape Narkoba. Hal itu dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Sumut,
Kasus skandal dugaan penipuan dan penggelapan melalui modus pemalsuan QRIS yang menimpa Toko The Exclusive Tailor Medan kini memasuki babak baru, bahkan jadi
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Kompol DK. Putusan ini diambil setelah
Masih ingat Kompol Dedi Kurniawan atau Kompol DK? anggota Polda Sumut yang viral usai menghisap vape (rokok elektrik) berisi narkoba di media sosial (medsos).
Pod Getar, nama itu digunakan sebagian warga Indonesia khususnya Medan sebagai nama vape mengandung narkotika. Bahkan, fenomena Pod Getar menjadi pembicaraan
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah perwira menengah berpangkat Komisaris Polisi yang saat ini bertugas di Ditsamapta Polda Sumut.
Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Utara, Diduga melepaskan 15 orang pekerja tambang emas ilegal berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal, Su
Penanganan dipusatkan di dua desa terdampak, yakni Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol. Selain mempercepat pemulihan fisik, kehadiran personel Brimob juga memberikan dukungan moral, sosial, dan spiritual bagi warga yang tengah bangkit dari situasi sulit.
Kericuhan di luar arena Musda XI Golkar Sumut (Musda Golkar Sumut) telah resmi dilaporkan ke Polda Sumatera Utara. Akan tetapi, sejauh ini pihak penyidik
Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, mengatakan operasi ODOL rutin dilakukan untuk mencegah kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih masuk ke jalan tol karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lain serta merusak konstruksi jalan tol.
Danton I Kompi 2/C Satuan Brimob Polda Sumut, Iptu Erwinsyah Putra Siregar, mengatakan kehadiran dapur lapangan dan kerja bakti merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat pascabencana.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama.
Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.