GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Kapendam: Tidak Benar Anggota TNI Aniaya Warga di Medan

Kodam I/ Bukit Barisan mengklarifiskasi informasi penganiayaan warga Medan Denai oleh oknum TNI yang beredar dan viral di media sosial.
Sabtu, 13 Mei 2023 - 12:06 WIB
Kapendam I/BB, Kolonel Inf. Rico Siagian.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Fahmi

Medan, tvOnenews.com - Kodam I/ Bukit Barisan mengklarifiskasi informasi penganiayaan warga Medan Denai oleh oknum TNI yang beredar dan viral di media sosial. Kodam I Bukit Barisan mengatakan peristiwa yang terekam dalam video itu, bukan tindakan penganiayaan, melainkan intimidasi para sekelompok Ormas yang sengaja merekam video dengan maksud ingin memviralkan anggota TNI AD Kodim 0201/Medan tersebut.

Adapun kejadian sebenarnya, personil TNI AD yang ada di lokasi adalah personil dari Kodim 0201/Medan yang memang bertugas membantu pendampingan terhadap kegiatan proyek Pemkot Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut sesuai permintaan dari Pemkot Medan dikarenakan proyek pengaspalan jalan tersebut sering kali mendapat intimidasi dan gangguan dari oknum ormas yang akan dikerjakan oleh Pemkot Medan tersebut.

Klarifiskasi ini disampaikan, Kapendam I/BB Kolonel Inf. Rico Siagian menjelaskan, oknum-oknum ormas tersebut merasa tidak senang karena tidak dapat melancarkan aksi premanismenya, untuk meminta sejumlah uang kepada pekerja proyek Pemkot Medan, karena personil Kodim 0201/Medan yang ditugaskan dengan sigap menjaga proyek pemkot tersebut.

Tambah, Kapendam I/BB mengatakan, oknum-oknum Ormas berusaha menarik perhatian warga, dengan mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan teriak-teriak sehingga suasana menjadi ramai di lokasi.

"Melihat situasi yang tidak kondisif dan oknum Ormas semakin maju maka anggota Kodim 0201/Medan itu pun mengambil alat garuk dari pekerja proyek tersebut, untuk menghalau oknum-oknum Ormas dari lokasi tersebut" jelas Rico, Sabtu (13/05/2023).

"Artinya situasi ini dimanfaatkan oleh oknum Ormas untuk memperoleh dukungan warga dengan cara memvideokan kejadian tersebut sambil teriak-teriak bahwa oknum TNI AD tersebut memukuli warga,” sebutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolonel Inf. Rico Siagian juga menjelaskan, sebagian warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut menerangkan bahwa tidak benar adanya personil Kodim 0201/Medan yang telah memulai penganiayaan dan memukuli warga.

“Pada kejadian saat itu, bahwa tidak benar adanya personil Kodim 0201/Medan memulai penganiayaan dan memukuli warga,” tegasnya. (zul/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.
Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim medis memastikan 11 bayi yang dievakuasi dari rumah penampungan di wilayah Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dalam kondisi tidak terdekteksi mengidap penyakit menular.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT