GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Mengadu ke Menko Polhukam, Cut Nina Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan untuk Klaim Tanah

Seorang wanita cantik bernama Cut Nina dilaporkan ke Polres Nagan Raya setelah mengadu kepada Menko Polhukam dan tampil dalam podcast artis terkenal, Uya Kuya.
Kamis, 25 Mei 2023 - 10:53 WIB
Cut Nina, wanita asal Nagan Raya dilaporkan ke polisi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir

Nagan Raya, tvOnenews.com - Cut Nina, seorang wanita cantik asal Aceh, dilaporkan ke Polres Nagan Raya setelah mengadu kepada Menko Polhukam, Mahfud MD, dan tampil dalam podcast artis terkenal Uya Kuya. Dia mengeluhkan bahwa laporan yang diajukannya terkait dugaan perusakan lahan oleh sejumlah warga tidak diproses oleh aparat kepolisian Polres Nagan Raya.

Sekarang, Cut Nina dilaporkan ke Polres Nagan Raya oleh Yayasan Advokasi dan Keadilan (YBLH-AKA) atas dugaan pemalsuan tanda tangan pada dokumen kepemilikan tanah seluas 101 hektar di Desa Cot Rambong, Kecamatan Kuala Pesisir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammad Dustur, Direktur YLBH AKA Distrik Nagan Raya, menyatakan bahwa Cut Nina dilaporkan kepada polisi karena diduga melakukan pemalsuan tanda tangan pada Surat Kepemilikan Tanah (SKT) dan mengklaim tanah tersebut sebagai milik pribadinya.

"Dugaan kepemilikan tanah seluas 101 hektar yang diklaim oleh Cut Nina dan kawan-kawannya sebenarnya merupakan Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki oleh perusahaan PT Ambya Putra, bukan milik pribadi," kata Dustur pada Rabu (24/05/2023).

Dustur menjelaskan bahwa tanda tangan pada Surat Kepemilikan Tanah (SKT) Nomor: 16/CR/NR/KP/2008 yang dimiliki oleh Cut Nina merupakan palsu karena Cut Nina sendiri tidak pernah menandatanganinya.

"Hari ini, saya bersama warga termasuk saksi yang ada tanda tangan pada surat yang dimiliki oleh Cut Nina melaporkan indikasi pemalsuan ini ke Polres Nagan, karena mereka mengaku tidak pernah menandatangi surat tersebut," jelasnya.

Dustur menambahkan bahwa tanah yang merupakan HGU perusahaan PT Ambya Putra tersebut diberikan oleh Negara sejak tahun 1995 untuk perkebunan kelapa sawit, namun hingga saat ini tanah tersebut belum digarap atau dioperasikan.

"Sudah 30 tahun sejak pemberian izin HGU, namun tidak ada aktivitas di atas tanah tersebut. Biasanya, jika tidak ada aktivitas selama 20 tahun, izin HGU tersebut akan dikembalikan kepada negara," ungkapnya.

Dustur menyebut bahwa klaim yang diajukan oleh Cut Nina dan kawan-kawannya sudah mendapatkan dua kali teguran dari Dinas Perkebunan Nagan Raya karena tidak ada aktivitas usaha di atas tanah negara tersebut.

"Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi Negara, instansi, atau Menteri Polhukam untuk menanggapi laporan yang tidak memiliki dasar," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dustur juga meminta Cut Nina untuk mencabut pernyataannya yang telah menyebabkan kehebohan di publik Nagan Raya dengan tampil dalam acara podcast milik artis terkenal, Uya Kuya, serta mengadu kepada Menteri Menkopolhukam, Mahfud MD, dengan tuduhan bahwa aparat hukum di Polres Nagan tidak menerima laporan yang diajukannya terkait perusakan lahan.

"Informasi ini sebenarnya terbalik, dan tidak ada bukti cukup untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Cut Nina harus mencabut pernyataan palsunya karena telah memicu kegaduhan di publik Nagan Raya," pungkasnya. (kha/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT