GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengelolaan Dana Desa Tidak Transparan, Warga Aceh Selatan Segel Kantor Desa

Warga Desa Gampong Hulu, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan menyegel kantor Desa Setempat. Penyegelan dilakukan warga dengan menggunakan spanduk. Warga
Jumat, 26 Mei 2023 - 14:10 WIB
Warga sedang swafoto di depan kantor desa yang sudah di segel
Sumber :
  • Tim TvOne/Chaidir Azhar

Aceh Selatan, tvOnenews.com - Warga Desa Gampong Hulu, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan menyegel kantor Desa Setempat. Penyegelan dilakukan warga dengan menggunakan spanduk. Warga menyegel kantor desa setempat karena kepala desa dinilai tidak transparan dalam mengelola dana desa.

Dalam aksi yang digelar secara damai itu, warga menyegel dengan menempelkan baliho bertuliskan Disegel dan juga terdapat kalimat lainnya yang menuntut kepala desa untuk mundur, serta pesan agar dana desa tidak dikorupsi dan juga diminta tidak menipu masyarakat dalam penggelolaan anggaran desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator aksi penyegelan kantor Desa Hulu, Putra menyebutkan, warga desa setempat melakukan aksi guna mempertanyakan penggunaan anggaran ketahanan pangan Rp 91 juta dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2022.

Kata Putra anggaran, puluhan juta itu warga tak terlaporkan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DD Desa Hulu.

"Inti permasalahan terjadinya aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah warga Gampong Hulu itu disebabkan dana ketahan pangan 91 juta rupiah hilang di telan bumi," kata Koordinator aksi penyegelan kantor Desa Hulu, Putra, Jumat (26/5/2023).

Sebutnya, tidak masuknya laporan tersebut maka secara jelas LKPJ penggunaan dana desa setempat belum selesai seratus persen, namun anehnya kata dia Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Selatan malah mencairkan APBDes 2023.

Harusnya, kata dia, melihat LKPJ yang belum mencapai seratus persen itu DPMG tidak mencairkan terlebih dahulu APBDes 2023. Ia bahkan menyebut belum selesainya LKPJ secara penuh dan hilangnya anggaran ketahanan pangan sebesar Rp91 juta tersebut harus ditanggapi secara serius.

"Seharusnya segera di Plt kan Keuchik Gampong (kepala desa) Hulu dengan yang lain sebagai penganti Keuchik yang bermasalah ini, dan kadis DPMG harus segera turun tangan melihat kondisi dilapangan, jangan hanya mengucurkan Dana Desa tersebut," ucap Putra.

Cairnya DD milik Desa Hulu, sementara LKPJ belum selesai secara pernuh menunjukkan buruknya kinerja DPMG. Bahkan ia menunding DPMG setempat bekerja hanya menerima laporan tanpa melakukan peninjauan dan pendampingan di desa itu.

'Terlihat sekali Dinas DPMG Aceh Selatan hanya menerima laporan asal Bapak senang, padahal kondisi dilapangan yang tidak jauh dari Dinas DPMG itu, ada segudang persoalan dan terkesan amburadul," sebutnya.

Sejumlah warga setempat sangat berharap kepada pihak terkait agar mengambil langkah dan memproses persoalan yang terjadi saat ini akibat ketidak percayaan warga kepada oknum Keuchik. 

Selain berharap adanya tindakan yang harus segera diambil DPMG, warga setempatkata Putra, warga juga berharap Aparat Penegak Hukum menindak lanjuti persoalan tersebut lewat proses hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Juga warga punya harapan besar kepada APH, menindaklanjuti persoalan anggaran Dana Desa Gampong Hulu yang sarat masalah. Dan kami atas nama warga Gampong Hulu sangat kecewa pada Dinas DPMG yang mengucurkan Dana Desa saat ini, karena sudah tau LKPJ tahun 2022 sarat masalah alias tidak lengkap pertanggung jawabanya," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan tim tvonenews.com belum berhasil memperoleh keterangan dari Kepala Desa Hulu,Yulizar Iskandar.(kha/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT