GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bea dan Cukai Khusus Kepri, Mengamankan 6828 Botol Minuman Beralkohol Ilegal dengan Nilai Barang Rp 4,5 Miliar

Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, berhasil melakukan penegahan kapal KM Indo King yang membawa 6828 botol minuman beralkohol ilegal di perairan timur laut
Kamis, 1 Juni 2023 - 11:12 WIB
Petugas Bea Cukai Menunjukkan Minuman Ilegal yang Diamankan
Sumber :
  • Tim TvOne/Jupri

Karimun, tvOnenews.com - Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, berhasil melakukan penegahan kapal KM Indo King yang membawa 6828 botol minuman beralkohol ilegal di perairan timur laut perairan berakit, Minuman Beralkohol tersebut dibawa dari Singapura tanpa Dokumen Resmi.

Penangkapan kapal yang bermuatan ribuan minuman beralkohol ini dilakukan setelah tim patroli bea cukai khusus Kepulauan Riau menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kegiatan impor minuman beralkohol ilegal, kemudian tim patroli melakukan pengejaran di perairan selat Singapura pada Selasa (30/05/2323).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapal tersebut berlayar diperairan Internasional tanpa menggunakan AIS (Automatic Identification System) setelah melakukan pemantau kemudian kapal mengubah arah menuju perairan indonesia stelah 35 mil timur laut perairan berakit.

"Setelah dilakukan penegahan tim patroli menemukan 6828 botol minuman beralkohol ilegal yang dibawa oleh KM Indo King", Ucap Kabid Pelayanan Bea Cukai DJBC Khusus Kepri Abdul Rasyid Kamis (01/06/2023).

Rasyid menjelaskan, penangkapan Kapal yang membawa minuman tanpa Pita Cukai atau ilegal ini berkat laporan dari masyarakat dan kecurigaan tim patroli dikarenakan kapal tidak menghidupkan ASI kapal.

"Karena ada kecurigaan oleh petugas akhirnya dilakukan pengejaran hingga ke perairan berakit, setelah dilakukan pemeriksaan tim patroli mengamankan ribuan minuman beralkohol tanpa pita cukai", ucapnya.

Lanjutnya untuk kapal sudah diamankan di kantor kanwil Bea cukai Karimun beserta ABK.

"Untuk nilai barang diperkirakan sebesar Rp 4,5 miliar sedangkan untuk kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 3,3 miliar", ucap Abdul Rasyid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul Rasyid mengatakan, untuk tersangka dan pemilik barang masih dilakukan pengembangan.

"Untuk tersangka masih dilakukan pemeriksaan sedangkan untuk pemilik barang masih dalam tahap pengembangan", ucapnya.(aji/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT