GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Skandal Pencabulan di Sekolah: Oknum Guru Cabuli 12 Siswa SMP di Labura dengan Memanfaatkan Kedekatan

Oknum guru di Labura ditangkap polisi atas tuduhan pencabulan dan kekerasan terhadap 12 siswa di berbagai tempat di sekitar sekolah dalam kurun waktu 1 tahun.
Kamis, 1 Juni 2023 - 11:24 WIB
Oknum guru berinisial MS diamankan polisi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Edi

Labuhan Batu Utara, tvOnenews.com - Seorang oknum Guru SMP di Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, yang berhubungan dekat dengan anak didiknya, telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu atas tuduhan kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak.

Dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan pada Rabu (31/5/2023), Kapolres Labuhanbatu, AKBP James H. Hutajulu, mengungkapkan bahwa tersangka bernama MS (27), warga Damuli Kecamatan Kualuh Selatan, melakukan kejahatan seksual sejak Juni 2022 hingga terungkapnya perbuatan tersebut pada Mei 2023 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terhitung pelaku telah melakukan pencabulan dan kekerasan terhadap siswa selama lebih dari 1 tahun di beberapa lokasi di sekitar sekolah," kata AKBP James.

Dari penyidikan yang dilakukan, terungkap bahwa ada 12 korban pencabulan dan kekerasan di sekolah tersebut.

Tindakan pencabulan tersebut dilakukan oleh AKBP James di beberapa tempat, termasuk Asrama Putra sebanyak 18 kali dan Asrama Pengasuh sebanyak 2 kali.

"Selain itu, terdapat juga kejahatan kekerasan yang dilakukan pelaku sebanyak 17 kali, termasuk di Masjid Al Hamidi SMP IT Pesantren Al-Zauhar sebanyak 13 kali dan di Lapangan Posko Sekolah SMP IT sebanyak 4 kali," tambah AKBP James.

Pelaku, MS, secara sembunyi-sembunyi memanfaatkan kedekatannya sebagai guru dan pengasuh untuk melakukan pencabulan. Menurut kesaksian para korban, pelaku masuk ke dalam kamar mereka dan bermalam tanpa sepengetahuan mereka. Ketika para siswa sedang tidur, pelaku secara acak mengincar targetnya, menyingkap kain sarung korban, dan melakukan pencabulan.

Salah satu siswa yang menjadi korban terbangun saat merasa dicabuli. Namun karena ruangan yang gelap, korban tidak dapat melihat pelaku yang telah kabur dengan memanfaatkan situasi tersebut.

Awalnya, korban mengira bahwa perbuatan tersebut dilakukan oleh teman sekamarnya. Namun, setelah saling bertukar informasi antara siswa lain, diketahui bahwa pelakunya adalah MS. Korban trauma dan enggan pergi sekolah serta bertemu dengan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mendengar keluhan tersebut, orang tua korban melaporkan kejadian ini kepada pihak sekolah dan bersama-sama melaporkannya kepada polisi.

Selama ini, para korban tidak berani melaporkan perbuatan tersebut karena takut akan pengaruh posisi MS sebagai guru dan pengasuh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Sosok yang dulu menjadi “korban” smash petir Megawati Hangestri justru akan menjadi rekan satu timnya di Suwon Hyundai Hillstate musim 2026/2027. Takdir kemudian membawa
Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana sebesar Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan kepada pemerintah dalam sebuah prosesi yang digelar di Lapangan Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Dana tersebut berasal dari hasil denda administratif, pemulihan kerugian negara, penerimaan pajak, hingga pembayaran denda lingkungan hidup atas pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.
Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU kali ini fokus pada penguatan ketahanan pangan terpadu, kerja sama BUMD pangan, penguatan ketahanan energi, hingga dukungan terhadap pembangunan Giant Sea Wall Pantura.
AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

Persib Bandung tetap membawa pulang uang dari AFC Champions League Two 2025/2026, tetapi jumlahnya terpangkas setelah terkena denda AFC hingga Rp3,49 miliar.
Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Operasional BCA, BNI, BRI hingga Mandiri Selama Libur 14-17 Mei

Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Operasional BCA, BNI, BRI hingga Mandiri Selama Libur 14-17 Mei

Jadwal operasional BCA, BNI, BRI, dan Mandiri selama long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Simak layanan cabang, ATM, dan mobile banking.
Usai Teken MoU, BPJPH-Barantin Sidak MBM dan Daging Impor

Usai Teken MoU, BPJPH-Barantin Sidak MBM dan Daging Impor

Inspeksi dilakukan terhadap produk meat bone meal (MBM) atau pakan ternak berbasis daging dan tulang hewan, serta daging sapi impor.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT