GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Telur Tembus Rp 57.000 dan Daging Ayam Rp 40.000, Pedagang: Naik Begini Masyarakat Ya Makan Tahu Tempe

Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Medan terus melonjak tajam, bahkan dalam sepekan terakhir harga daging
Jumat, 9 Juni 2023 - 14:14 WIB
Pedagang Telur dan Daging Ayam di Pasar Tradisional Simpang Limun Medan
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Medan terus melonjak tajam, bahkan dalam sepekan terakhir harga daging ayam mencapai Rp 40.000 per kilogram. Sebelumnya harga ayam hanya berada di harga Rp 33.000 per kilogram.

“Harga ayam apalagi sudah mendekati Idul Adha pasti naik, saat ini daging ayam Rp 40.000 per kilogram, sebelumnya Rp 33.000 per kilogram, itu pun dua minggu yang lalu,” ucap Eva, salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, jumat (09/06/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Eva, kenaikan harga daging ayam potong saat ini disebabkan harga pakan ayam yang masih tinggi, sementara di peternakan juga mengalami kosongnya ayam ras.

“Itu sih, ayamnya lagi kosong tidak ada dikandang. Makanan ayam pun lagi naik harganya,” ujarnya.

Menurut Eva, kenaikan harga daging ayam potong ini pun berimbas pada omzet penjualan pedagang yang menurun sebesar 30 persen. Sehingga masyarakat nantinya akan bisa beralih mengkonsumsi makan tahu dan tempe, akibat dampak kenaikan harga daging ayam.

“Akibatnya ya penjualan sih turun drastislah dari 100 persen jadi 30 persen. Biasanya orang konsumsi untuk jualan ada sebagian untuk makan sehari-hari. Kalau naik gini orang-orang bisa hanya makan tahu tempe, karena ayam kan lagi mahal,” tegasnya.

Selain daging ayam, harga telur ayam juga dikeluhkan pedagang telur ayam karena hingga saat ini harganya terus merangkak naik. Satu papan telur ayam di bandrol dengan harga Rp 48.000 untuk ukuran kecil atau Rp 1.600 per butirnya. Sedangkan ukuran besar harganya mencapai Rp 57.000 per papan atau Rp 1.900 per butirnya.

“Naik, sekarang paling kecil Rp 1.600 per butirnya, kalau yang besar Rp 1.900. Jadi satu papan dia paling murah Rp 48.000, paling mahal harganya Rp 57.000 per papan,” kata Putra, pedagang telur di Pasar Tradisional Simpang Limun Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra mengaku, kini pelanggan yang biasa memesan dagangannya mulai mengurangi jumlah pembelian. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus ia akan mengalami kerugian.

“Memang harga telur naik tetap ada yang beli, tapi jadi berkurang biasa langgananku ambil sebanyak tiga sampai empat papan, ya sekarang hanya dua papan, ya abang lihat tadi pembeli, hanya beli dua papan sajakan, begini terus, buntung kami sebagai pedagang,” ucap Putra.(zul/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT