GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gedung DPRD OKU Dikunci Paksa, Diduga Oknum Anggota DPRD 'Ngambek' Permintaannya Tidak Dipenuhi

Gedung DPRD OKU digembok oleh anggota dewan yang merajuk karena permintaannya tidak dipenuhi. Gedung dan perangkat kantor DPRD diserahkan kepada Pemkab OKU.
Rabu, 5 Juli 2023 - 11:26 WIB
Gedung DPRD OKU.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Herman

Gedung dan pagar DPRD OKU kembali menjadi sasaran pemblokiran yang diduga dilakukan oleh seorang anggota DPRD setempat. Kejadian ini merupakan kali kedua terjadi dalam waktu singkat yaitu pada Senin (3/7/2023) hingga Selasa (4/7/2023). Diduga, tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpuasan oknum anggota dewan tersebut atas tidak dipenuhinya permintaannya oleh pihak eksekutif.

Aksi penggembokan gedung DPRD ini menyita perhatian sejak dilakukan pada pukul 17.00 WIB. Selain itu, terjadi juga perintah dari oknum dewan yang belum diidentifikasi untuk mengambil perangkat mobiler yang ada di ruang paripurna dan memindahkan kantor Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD OKU beserta para stafnya ke kantor Pemkab OKU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 52 unit kursi, 2 unit meja, 3 buah papan nama, dan 4 kursi roda unsur pimpinan diketahui telah diserahkan oleh pihak DPRD OKU ke Pemkab OKU pada Senin (3/7/2023) sore berdasarkan data dari Pos Pengamanan Satpol PP yang berada di Pemkab OKU.


Pagar Gedung DPRD OKU yang dikunci paksa.

Penjabat Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, juga dilaporkan mengalami pemindahan paksa saat foto yang ada di ruang rapat paripurna ikut diserahkan ke Pemkab OKU.

Sumber-sumber terpercaya di DPRD OKU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aksi 'merajuk' para anggota dewan ini berkaitan dengan permintaan mereka untuk memastikan sejumlah nama lulus dalam penerimaan siswa baru di salah satu SMP Negeri terkemuka di daerah tersebut. Permintaan ini sebelumnya telah disetujui oleh pihak eksekutif untuk diakomodasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD OKU. Namun, saat hari kelulusan tiba, tidak ada satupun permintaan tersebut yang diterima, yang menyebabkan ketidakpuasan di kalangan anggota DPRD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi peristiwa ini, Setwan DPRD OKU, A Karim, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa pelaku di balik penggembokan gedung DPRD tersebut. Karim juga mengungkapkan bahwa motif di balik aksi tersebut masih belum jelas.

Karim menegaskan bahwa DPRD OKU pada hari itu sebenarnya sedang mengadakan rapat di Kantor Pemkab OKU, yang menyebabkan beberapa anggota dewan mengusulkan agar DPRD juga pindah ke kantor tersebut. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi, dan Karim akan segera meminta agar penggembokan di DPRD OKU segera dibuka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar, Tiga DPO Masih Diburu

Polisi Tangkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar, Tiga DPO Masih Diburu

Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor yang terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
6 Tim Telah Resmi Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League 2026/2027, Megawati Hangestri jadi Satu-satunya....

6 Tim Telah Resmi Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League 2026/2027, Megawati Hangestri jadi Satu-satunya....

Hyundai Hillstate jadi tim terakhir yang mengumumkan pemain kuota Asia mereka untuk V League musim depan setelah umumkan kesepakatan dengan Megawati Hangestri.
Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Sosok yang dulu menjadi “korban” smash petir Megawati Hangestri justru akan menjadi rekan satu timnya di Suwon Hyundai Hillstate musim 2026/2027. Takdir kemudian membawa
Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana sebesar Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan kepada pemerintah dalam sebuah prosesi yang digelar di Lapangan Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Dana tersebut berasal dari hasil denda administratif, pemulihan kerugian negara, penerimaan pajak, hingga pembayaran denda lingkungan hidup atas pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.
Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU kali ini fokus pada penguatan ketahanan pangan terpadu, kerja sama BUMD pangan, penguatan ketahanan energi, hingga dukungan terhadap pembangunan Giant Sea Wall Pantura.
AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

Persib Bandung tetap membawa pulang uang dari AFC Champions League Two 2025/2026, tetapi jumlahnya terpangkas setelah terkena denda AFC hingga Rp3,49 miliar.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT