GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bus Lintas Medan Aceh Dilempar Batu, Polisi Tangkap Pelaku

Bus lintas dilempar batu di Jalan Lintas Medan - Aceh. Polisi berhasil tangkap pelaku. Supir mengalami kerugian hingga Rp 5 juta.
Rabu, 26 Juli 2023 - 10:32 WIB
Pelaku pelemparan bus di Jalan Lintas Medan - Aceh.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Aksi pelemparan bus lintas dengan menggunakan batu kembali terjadi di Jalur lintas Sumatera Utara (Sumut) menuju Aceh, tepatnya di Kecamatan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Polsek Pangkalan Brandan berhasil mengamankan pelaku setelah mendapat laporan dari Supir Bus lintas. Kejadian ini terjadi pada Selasa (25/7/2023) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra Sihombing, menjelaskan bahwa peristiwa pelemparan terjadi saat bus Harapan Indah melaju dari Medan menuju Aceh. Saat tiba di kawasan Tugu 100, Dusun Securai, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, sekelompok remaja berdiri di tepi jalan dan meminta supir bus menghidupkan klaksonnya (telolet), yang akhirnya menyebabkan terjadinya pelemparan kaca bus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat pelapor sedang mengendarai bus Harapan Indah dengan nomor plat BL 7990 AA tujuan Banda Aceh, tiba-tiba di jalan lintas Medan Banda Aceh, tepatnya di simpang Tugu 100, pelapor melihat beberapa anak laki-laki berdiri di pinggir jalan sambil meminta untuk menghidupkan klakson (telolet). Kemudian pelapor mendengar suara pecahan kaca, dan kondektur bus menyatakan bahwa bus mereka dilempar. Pelapor segera melapor ke Polsek Brandan. Saat berada di Polsek Pangkalan Brandan, pelapor melihat bahwa kaca samping kiri bus yang berada pada urutan kedua dari depan sudah dalam keadaan pecah/remuk, dan ditemukan sebuah batu koral di bangku nomor 3B. Pelapor segera melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian," ucap Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra Sihombing.

Lebih lanjut, AKP Bram Chandra Sihombing menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas bersama pelapor dan kernet bus mendatangi lokasi dan menemukan sekelompok anak laki-laki yang masih berkumpul. Dilakukan interogasi oleh petugas untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

"Dengan adanya laporan tindak pidana pengrusakan (pelemparan kaca bus) di jalan lintas Medan Banda Aceh simpang Tugu 100, saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Sihar M.T Sihotang untuk melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Dengan gerak cepat, petugas mendatangi lokasi dan menemukan sekelompok anak laki-laki yang masih berkumpul, lalu dilakukan interogasi hingga akhirnya berhasil mengamankan MM yang mengakui perbuatannya serta mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek," jelas AKP Bram Chandra Sihombing.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu gudang minyak di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dan polisi sedang menyelidiki kasusnya.
Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu gudang minyak di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dan polisi sedang menyelidiki kasusnya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT