News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinilai Belum Optimal, Satgas PPS Pusat Minta Kepri Maksimalkan Intervensi Stunting dari Hulu

Satgas Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Pusat meminta Satgas PPS tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) lebih mengoptimalkan langkah intervensi stunting dar
Kamis, 3 Agustus 2023 - 18:43 WIB
Satgas Percepatan Penurunan Stunting (PPS) melakukan monitoring dan evaluasi Tim PPS Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang, Kamis (3/8/2023).
Sumber :
  • Antara

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Satgas Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Pusat meminta Satgas PPS tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) lebih mengoptimalkan langkah intervensi stunting dari hulu, yakni 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Program Manager Sekretariat Satgas PPS Pusat, Ipin Z.A Husni menjelaskan, intervensi stunting melalui 1.000 HPK dimulai dari masa kehamilan sampai anak lahir di bawah usia dua tahun atau baduta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fase ini disebut periode emas, di mana stunting bisa dicegah secara optimal, ketimbang anak itu sudah stunting baru diobati, jauh lebih sulit dibanding upaya preventif," kata Ipin saat melakukan monitoring dan evaluasi Tim PPS Kepri dan kabupaten/kota di Kota Tanjungpinang, Kamis (3/8/2023).

Selain itu, katanya, fokus intervensi stunting juga bisa dimulai dari calon pengantin yang akan menikah, dengan cara memberikan informasi, edukasi sekaligus pemeriksaan kesehatan guna mencegah kasus anak stunting.

Kemudian pada masa kehamilan, dilakukan pemeriksaan rutin ke pelayanan kesehatan seperti Puskesmas untuk memastikan kondisi ibu hamil dan bayi dalam kandungan sehat dan mendapatkan nutrisi yang cukup.

"Ibu sehat sudah pasti melahirkan bayi yang sehat pula, sehingga terhindar stunting," ujarnya.

Begitu juga setelah bayi lahir enam bulan pertama, harus diberikan air susu ibu (ASI) ekslusif. Lalu, setelah enam bulan, diberikan makanan tambahan/pendamping ASI. Namun, ASI tetap diberikan kepada bayi selama dua tahun.

"Kita semua sepakat, intervensi stunting harus dilakukan sejak awal. Dengan begitu, kecil kemungkinan terjadi anak stunting," ujar Ipin.

Lanjut Ipin menyampaikan dari hasil monitoring dan evaluasi, didapatkan informasi bahwa Tim PPS di Kepri belum optimal dalam hal konvergensi dan rapat koordinasi terkait intervensi stunting di daerah tersebut.

Kendati belum optimal, sambungnya, prevalensi stunting di Kepri sejauh ini sudah bagus, yakni berada di urutan terendah keempat secara nasional yang sebesar 15,7 persen.

"Logikanya, kalau koordinasi Tim PPS baik provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan/kelurahan lebih optimal, saya yakin angka stunting di Kepri lebih turun dari kondisi sekarang," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Satgas PPS Pusat turut memberikan apresiasi kepada Gubernur Kepri, Bupati/Wali Kota serta seluruh stakeholder terkait atas komitmen menurunkan angka stunting, yang mana sesuai target Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2024, prevalensi stunting turun menjadi 14 persen.

Satgas menilai Kepri dalam kondisi yang beruntung, karena prevalensi stunting sebesar 15,7 persen, sudah mendekati target penurunan stunting secara nasional sebesar 14 persen. Sementara ada provinsi lain di Indonesia, harus menghadapi prevalensi stunting yang masih di angka 30 persen.

"Saya yakin, penurunan 14 persen angka stunting di Kepri tahun 2024 dapat tercapai, bahkan di bawah target tersebut," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas pun memuji tim pendamping keluarga (TPK) stunting di Kepri, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan dan desa yang telah bekerja keras mencegah sekaligus menurunkan kasus anak stunting di tengah sulitnya akses yang dijangkau, karena daerah ini terdiri dari gugusan ribuan pulau.

"Kepri ini daerah kepulauan, akses dari satu ke pulau lain cukup jauh, apalagi Natuna dan Anambas. Ini jadi salah satu tantangan menangani stunting, namun tetap harus maksimal, sebab stunting sudah menjadi isu nasional," katanya menegaskan. (ant/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Keluarga YTR menolak keras permintaan maaf dari Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya di Bandung selama 3 tahun.
Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun mesin partai yang kuat hingga tingkat desa sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 15,5% atau setara sekitar 2 juta ton CO2 ekuivale

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT